<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060</id><updated>2012-02-17T00:51:19.080-08:00</updated><title type='text'>Iman Katolik dalam Agama dan Gereja Katolik</title><subtitle type='html'>Misi dari Iman katolik sebagai media informasi lewat dunia maya, untuk pengenalan awal bagi mereka yang merasa terpanggil (bdk Yoh 15:16) untuk mengenal lebih dekat akan ajaran Yesus Kristus dalam Gereja Katolik, sebagai langkah awal mengenal kepenuhan keselamatan yang hanya terdapat dalam Gereja Katolik, serta sebagai sarana berkatekese bagi para awam dalam mewujudkan komunitasumat basis secara konkret dalam masyarakat.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>828</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-3896177437358120217</id><published>2012-02-17T00:51:00.001-08:00</published><updated>2012-02-17T00:51:19.108-08:00</updated><title type='text'>18 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Betapa bahagianya kami berada di tempat ini&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Yak 3:1-10; Mrk 9:2-13)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. Kata Petrus kepada Yesus: &amp;quot;Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.&amp;quot;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: &amp;quot;Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.&amp;quot; Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorang pun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorang pun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan &amp;quot;bangkit dari antara orang mati.&amp;quot;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Lalu mereka bertanya kepada-Nya: &amp;quot;Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?&amp;quot;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Jawab Yesus: &amp;quot;Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia&lt;/i&gt;.&amp;quot; (Mrk 9:2-13), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Di dalam psikologi agama dikenal adanya pengalaman '&lt;i&gt;terhendak dan terpesona', &lt;/i&gt;suatu pengalaman iman yang sungguh mengesan dan mengena, menyentuh hati sehingga tergerak untuk segera melakukan sesuatu. Di dalam pengalaman atau perjalanan hidup kita masing-masing kiranya kita juga memiliki pengalaman yang demikian itu, sehingga kita menjadi pribadi yang ada pada saat ini. Maka dengan ini kami mengajak anda semua untuk mengenangkan pengalaman yang baik, entah yang bersitat menghentak atau mempesona, yang mendorong dan memotivasi kita untuk melakukan sesuatu yang baik, yang membuat kita semakin tumbuh berkembang sebagai&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; pribadi &lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;cerdas beriman, pengalaman yang membuat kita bergairah dan dinamis serta ceria dalam menghayati panggilan atau melaksanakan aneka tugas pengutusan. Jika pada masa kini kita merasa lesu, kurang bersemangat atau kurang bergairah, baiklah kita kembali ke pengalaman yang mengesan tersebut di atas. Untuk mendukung hal ini kiranya baik jika kita sering meluangkan waktu untuk mawas diri setiap hari atau mengadakan rekoleksi bulanan atau retret tahunan. Di dalam kesempatan mawas diri tersebut kita diajak untuk mengenangkan pengalaman yang menghentak atau mempesona tersebut.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; " (Yak 3:1-2). Maksud Yakobus di atas ini kiranya merupakan ajakan atau peringatan bagi kita semua agar kita tidak saling menggurui, yang berarti merendahkan atau melecehkan orang lain, melainkan saling belajar dengan rendah hati. Secara khusus kami ajak dan peringatkan siapapun yang menjadi guru atau pendidik: hendaknya melaksanakan tugas pengutusannya dengan semangat belajar yang rendah hati. Dengarkan dan cermati apa yang menjadi pengalaman para peserta didik atau murid, apa yang telah mereka miliki dan kuasai, dan kemudian bersama mereka mengembangkan pengalaman atau apa yang telah mereka miliki. Dengan kata lain marilah kita hayati salah satu motto bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantoro, yaitu '&lt;i&gt;ing madyo ambangun karso' (=pemberdayaan). &lt;/i&gt;Kehadiran dan pelayanan para guru/pendidik hendaknya membuat para peserta didik/murid menjadi bergairah dalam belajar serta mengembangkan aneka pengalaman dan keterampilan atau kecerdasan yang telah dimilikinya. Hal yang sama kami harapkan dari para orangtua dalam mendidik dan mendampingi anak-anaknya. Baik para guru/pendidik maupun orangtua kami ajak untuk menghayati fungsinya sebagai pendidik dalam semangat cintakasih dan kebebasan, dimana para peserta didik atau anak-anak sungguh merasa dikasihi dan diperhatikan serta diberi kebebasan untuk mengembangkan diri dalam cintakasih. Kita semua juga diingatkan dalam hal berkata-kata: semoga kata-kata yang keluar melalui mulut kita tidak membuat orang lain menjadi sakit hati, marah atau kecewa. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah habis, telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak manusia. Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain, mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang. Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis dan setiap lidah yang bercakap besar, dari mereka yang berkata: &amp;quot;Dengan lidah kami, kami menang! Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 12:2-5)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 18 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-3896177437358120217?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3896177437358120217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3896177437358120217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/18-feb.html' title='18 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-4858553607213077165</id><published>2012-02-16T07:50:00.001-08:00</published><updated>2012-02-16T07:50:34.160-08:00</updated><title type='text'>17 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi ia kehilangan nyawanya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Yak 2:14-24.26; Mrk 8:34-9:1)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: &amp;quot;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.&amp;quot; Kata-Nya lagi kepada mereka: &amp;quot;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 8:34-9:1), demikian kutipan Warta&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Sikap konsumptif dan materialistis sungguh telah merasuki atau menjiwai hampir semua bidang kehidupan dan pelayanan bersama di negeri kita ini. Hal itu juga didukung oleh salah satu cirikhas negeri kita yaitu sebagai pasar yang menarik dan mempesona bagi para produsen baik luar negeri maupun dalam negeri, termasuk narkoba dan aneka macam jenis sarana-prasarana elektronik. Sikap mental komsumptif, materialistis dan pasar ini kelihatan jelas dalam gejala dengan mudahnya orang membeli produk-produk baru, yang lama masih layak pakai dengan cepat ganti yang baru. Orang begitu menikmati hasil produksi tetapi tak tahu sama sekali bagaimana produk tersebut diproses. Rasanya hal ini merupakan buah system pendidikan yang lebih menekankan hafalan dan kurang memberi perhatian pada eksplorasi, lebih menekankan hasil belajar/ujian/ulangan daripada proses pembelajaran.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&amp;quot;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.", &lt;/i&gt;demikian sabda Yesus yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Menyerahkan nyawa karena Tuhan berarti mengarahkan dan mengandalkan cara hidup dan cara bertindak kepada Tuhan. Dengan kata lain semakin orang mendunia, berpartisipasi dalam seluk beluk dunia, hendaknya semakin suci atau semakin beriman, bukan semakin materialistis. Fungsikan aneka jenis harta benda dan kekayaan sebagai sarana untuk memuji, memuliakan dan mengabdi Tuhan demi keselamatan jiwa anda sendiri dan orang lain.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati&lt;/i&gt;" (Yak 2:26), demikian kesaksian iman Yakobus, yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Keunggulan hidup beriman terletak dalam tindakan atau perilaku atau perbuatan, bukan dalam wacana atau omongan. Maka marilah kita hayati apa yang sering menjadi semangat aneka lembaga swadaya masyarakat, yaitu "&lt;i&gt;Dalam semangat iman kristiani hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara". &lt;/i&gt;Semangat kristiani berarti semangat Yesus Kristus, yang telah menyerahkan nyawaNya demi keselamatan jiwa seluruh umat manusia di dunia ini. Marilah kita boroskan waktu dan tenaga kita melalui aneka pekerjaan, tugas, kesibukan, jabatan, fungsi dst..demi keselamatan jiwa kita sendiri maupun saudara-saudari kita. Tolok ukur atau barometer keberhasilan atau kesuksesan adalah keselamatan jiwa, bukan banyaknya harta benda atau uang, pangkat atau pengalaman dst.. Dalam lingkungan hidup atau kerja kita kiranya ada orang-orang yang perlu diselamatkan dan kita dipanggil tuntuk menyelamatkannya, tentu saja diri kita sendiri senantiasa dalam keadaan selamat, yaitu hidup dan bertindak senantiasa dijiwai oleh iman kita. Yakobus memberi contoh perihal orang yang kurang layak berpakaian dan kelaparan, dan hemat saya di lingkungan hidup kita ada orang-orang yang berkekurangan dalam hal pakaian dan makanan, maka hendaknya kita sumbang mereka pakaian dan makanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kiranya jika tidak ada orang yang menumpuk pakaian atau makanan di rumah atau gudangnya, hemat saya tidak ada lagi yang berkekurangan dalam hal pakaian atau makanan, tetapi karena ada orang-orang serakah dan pelit, maka terjadilah orang kelaparan dan berpakaian tidak layak. Bongkarlah simpanan anda dan sumbangkan kepada mereka yang sungguh membutuhkan.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya&lt;/i&gt;." (Mzm 112:1-6)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 17 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-4858553607213077165?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4858553607213077165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4858553607213077165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/17-feb.html' title='17 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2205608935194996414</id><published>2012-02-15T08:21:00.001-08:00</published><updated>2012-02-15T08:21:10.773-08:00</updated><title type='text'>16 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah melainkan apa yang dipikirkan manusia.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Yak 2:1-9; Mrk 8:27-33)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: &amp;quot;Kata orang, siapakah Aku ini?&amp;quot; Jawab mereka: &amp;quot;Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.&amp;quot; Ia bertanya kepada mereka: &amp;quot;Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?&amp;quot; Maka jawab Petrus: &amp;quot;Engkau adalah Mesias!&amp;quot; Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia. Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari. Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia. Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: &amp;quot;Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 8:27-33), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Cukup banyak orang masih bersikap 'lamis', artinya manis di mulut tetapi pahit dalam cara hidup dan cara bertindak atau berperilaku. Ketika memberi sambutan, pengarahan atau kotbah atau instruksi dan nasihat kelihatan sebagai orang baik dan bijak (yang nampak dalam wacana atau omongannya), namun ternyata yang bersangkutan bermoral bejat, koruptor dan suka berselingkuh. Dalam Warta Gembira hari ini dikisahkan Petrus yang mengakui Yesus sebagai Mesias, yang datang dari Allah atau Allah yang menjadi manusia, namun tak lama kemudian mengingkariNya. Petrus tidak tahu apa yang dikatakan, yaitu bahwa Mesias harus menderita sengsara dan wafat di kayu salib demi keselamatan jiwa seluruh bangsa di dunia. Rasanya hal senada juga dilakukan oleh mereka yang baru memasuki hidup baru,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;misalnya murid/pelajar/mahasiswa&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;baru, suami-isteri baru, imam/bruder/suster baru, pegawai baru, pejabat baru dst.. Mengawali hidup baru kelihatan begitu bergairah dan gembira serta sukses, namun seiring dengan perjalanan waktu ketika harus menghadapi aneka tantangan, masalah dan hambatan, kemudian menjadi kendor semangatnya serta mulai menyeleweng atau berselingkuh. Hal ini terjadi karena orang "&lt;i&gt;bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia". &lt;/i&gt;Hidup baru yang telah diterimanya merupakan anugerah Allah, maka hendaknya dihayati dalam dan dengan pikiran Allah alias sesuai dengan kehendak Allah dan bukan mengikuti keinginan atau selera pribadi. Memang mengikuti kehendak Allah tak akan pernah lepas dari aneka tantangan, masalah dan hambatan, namun demikian marilah kita hadapi semuanya itu bersama dan bersatu dengan Allah, karena dengan demikian kita akan mampu mengatasi atau menyelesaikannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Sebab, jika ada seorang masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: &amp;quot;Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!&amp;quot;, sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: &amp;quot;Berdirilah di sana!&amp;quot; atau: &amp;quot;Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!&amp;quot;&lt;/i&gt; (Yak 2:1-3). Apa yang dikatakan oleh Yakobus ini hemat saya sungguh merupakan pesan atau perintah moral yang cukup jelas, maka baiklah kita laksanakan atau hayati dengan sepenuh hati, kekuatan, jiwa dan pikiran. Kita diharapkan tidak memandang muka, membeda-bedakan karena kekayaan, jabatan, kecantikan atau ketampanan, dst.. karena kita semua adalah sama-sama ciptaan Allah, sama-sama beriman. Hendaknya jangan memandang dan menyikapi orang lain hanya tergantung apa yang kelihatan saja secara sekilas, melainkan perhatikan cara hidup dan cara bertindaknya; lihat dan dengarkan apa yang dilakukannya. Pengalaman saya pribadi dalam bergaul dengan aneka macam orang menunjukkan bahwa mereka yang kelihatannya tidak menarik dan mempesona ternyata memiliki ketundlusan hati yang sungguh menarik dan mempesona. Kerajaan Allah atau kehidupan beriman adalah kerajaan hati. Ada pepatah 'dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa tahu'. Hanya mereka yang memiliki kepekaan hati terhadap orang lain akan mampu mengalami kedalaman hati pribadi maupun orang lain. Maka dengan ini kami berharap kepada orangtua untuk sedini mungkin mendidik dan membina anak-anaknya dalam hal saling memperhatikan alias saling memberi hati satu sama lain. Tentu saja pertama-tama dan terutama orangtua harus sungguh memperhatikan anak-anaknya. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita. Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 34:2-6)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 16 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2205608935194996414?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2205608935194996414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2205608935194996414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/16-feb.html' title='16 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-3712607037608985486</id><published>2012-02-13T22:53:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T22:54:00.854-08:00</updated><title type='text'>15 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Yak 1:19-27; Mrk 8:22-26)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: &amp;quot;Sudahkah kaulihat sesuatu?&amp;quot; Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: &amp;quot;Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.&amp;quot; Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: &amp;quot;Jangan masuk ke kampung&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;!" (Mrk 8:22-26), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Mata atau penglihatan merupakan salah satu indera dari pancaindera yang vital disamping indera pendengaran atau telinga. Orang yang buta matanya tak mampu melihat dan menikmati keindahan ciptaan Allah di dunia ini, entah itu manusia, binatang atau tanaman. Maka sungguh berbahagialah siapapun yang memiliki mata yang masih sehat alias tidak buta, demikian pula si buta yang disembuhkan oleh Yesus sehingga dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Kami percaya bahwa hampir kita semua memiliki penglihatan yang baik, meskipun di antara kita juga telah dibantu dengan kacamata agar dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Maka marilah kita hayati perintah Yesus kepada si buta yang telah disembuhkan dari kebutaannya, yaitu 'pulang ke rumah kita masing-masing', artinya marilah kita lihat dan cermati dengan tekun dan teliti apa-apa yang ada di 'rumah' kita atau lingkungan hidup dan kerja kita masing-masing. Karena kita orang beriman maka marilah kita lihat segala sesuatu dengan katamata iman, artinya melihat bersama dan bersatu dengan Tuhan. Dengan melihat melalui kacamata iman diharapkan kita akan melihat segala sesuatu dengan jelas serta akan lebih melihat karya Tuhan dalam ciptaan-ciptaanNya alias lebih melihat apa-apa yang baik, indah, mulia dan luhur di lingkungan hidup dan kerja kita masing-masing. Percayalah jika kita dapat melihat dengan cara demikian itu, maka segala sesuatu sungguh indah, menarik dan mempesona, dan sekiranya ada sesuatu yang tidak indah dan baik, maka akan menarik dan mempesona bagi kita untuk memperbaiki dan membuatnya indah. Melihat bersama dan bersatu dengan Tuhan berarti ketika melihat ada yang tidak beres segera dibereskan, apa yang tidak baik segera diperbaiki, dst..&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin&lt;/i&gt;." (Yak 1:19-23). Apa yang dikatakan oleh Yakobus di atas ini kiranya sungguh merupakan perintah moral yang sangat jelas, dan kita dipanggil untuk melaksanakan atau menghayatinya. '&lt;i&gt;Mendengarkan dan melaksanakan firman atau sabda Tuhan", &lt;/i&gt;itulah yang hendaknya kita hayati atau laksanakan dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun. Keunggulan hidup orang beriman adalah dalam pelaksanaan atau penghayatan. Firman atau sabda Tuhan antara lain telah diterjemahkan atau dibahasakan ke dalam aneka tata tertib hidup dan kerja bersama yang terkait dengan hidup, panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing. Baiklah tata tertib tersebut kita laksanakan atau hayati dengan sepenuh hati, jang hanya dihafalkan saja, karena ada hubungan timbal balik antara beriman dan pelaksanaan atau penghayatan tata tertib; beriman dan penghayatan tata tertib bagaikan mata uang bermuka dua, dapat dibedakan namun tak dapat dipisahkan. Orang yang setia melaksanakan atau menghayati tata tertib akan semakin mendalam dalam iman, sebaliknya orang beriman senantiasa tergerak dan termotivasi untuk melaksanakan atau menghayati aneka tata tertib. Kami berharap anak-anak di dalam keluarga sedini mungkin dibiasakan dan dididik untuk menjadi unggul dalam penghayatan iman atau aneka ajaran dan tata tertib yang terkait. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya&lt;/i&gt;." (Mzm 15)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 15 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-3712607037608985486?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3712607037608985486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3712607037608985486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/15-feb.html' title='15 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2635497519270553293</id><published>2012-02-13T10:58:00.002-08:00</published><updated>2012-02-13T10:59:48.492-08:00</updated><title type='text'>14 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ia mengutus&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;mereka berdua-dua mendahuluiNya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Kis 13:46-49; Luk 10:1-9)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: &amp;quot;Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan. Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Luk 10:1-9), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Sirilus, pertapa, dan St.Metodeus, uskup, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Melaksanakan tugas pengutusan untuk mewartakan Kerajaan Allah atau Allah yang Meraja memang cukup berat dan sarat dengan tantangan, hambatan maupun masalah, maka tak mungkin dilaksanakan sendirian saja. Tugas pengutusan tersebut harus kita laksanakan bersama-sama, saling membantu satu sama lain alias harus bergotong-royong. Dua santo yang kita kenangkan hari ini berbeda satu sama lain dalam tugas pekerjaan mereka serta kita kenangkan bersama-sama; dengan kata lain dalam rangka mengenangkan dua santo hari ini kita diingatkan pentingnya kerjasama dalam hidup, panggilan dan tugas pengutusan. Kerjasama itu sungguh kita butuhkan karena kita berbeda satu sama lain. Pertama-tama marilah kita ingat, sadari dan hayati bahwa masing-masing dari kita adalah buah kerjasama bapak-ibu kita masing-masing bersama dengan Tuhan. Karena kita adalah buah kerjasama, maka hanya akan tumbuh berkembang dengan baik, serta kemudian dapat melaksanakan tugas pekerjaan maupun menghayati panggilan, jika kita bekerjasama. Untuk dapat bekerjasama dengan baik hemat kami kita harus bersikap rendah hati, terbuka dan rela berkorban. Pengorbanan kita wujudkan dengan mengerahkan kemampuan, bakat, keterampilan bagi saudara-saudari kita, sedangkan rendah hati berarti kita terbuka atas kebaikan dan sumbangan saudara-saudari kita. Dengan demikian kita akan saling belajar dan mengajar, saling memberi dan menerima, sehingga kita semakin diperkaya satu sama lain. Dalam kerjasama hendaknya masing-masing menyadari dan menghayati fungsinya sendiri, dan dengan sungguh-sungguh berfungsi ketika dibutuhkan; selain itu hendaknya kita juga peka terhadap yang lain, lebih-lebih mereka yang membutuhkan bantuan kita. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;.&amp;quot; (Kis 13:47), demikian pesan atau sabda Tuhan kepada Paulus, yang selayaknya kita hayati juga sebagai pesan kepada kita semua umat beriman. Kita semua dipanggil untuk menjadi 'terang' bagi saudara-saudari kita, semua bangsa di dunia. Kehadiran, sepak terjang, cara hidup dan cara bertindak kita dimana pun dan kapan pun diharapkan menjadi 'terang' bagi siapapun, artinya dapat menjadi fasilitator bagi orang lain dalam rangka melaksanakan tugas pengutusan atau menghayati panggilan. Memang untuk itu kita sendiri diharapkan senantiasa berada di dalam 'terang' alias berjalan dalam kehendak Tuhan. Secara konkret hal itu berarti kita setia pada panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing: sebagai imam, bruder, suster atau suami-isteri yang baik serta layak menjadi teladan atau inspirator bagi rekan-rekan sepanggilan dan setugas pengutusan. Fungsi menjadi 'terang' secara khusus kiranya perlu dihayati oleh mereka yang menjadi pemimpin, guru/pendidik atau siapapun yang berpengaruh bagi kehidupan dan kerja bersama. Cara hidup dan cara bertindak mereka hendaknya menjadi 'terang' bagi orang lain: bawahan, peserta didik dst..&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tentu saja kita semua umat beriman dipanggil untuk saling menerangi satu samaa lain, maka baiklah ketika kita melihat saudara-saudari kita yang berada di dalam kegelapan alias sedang bingung, frustrasi atau tertekan, hendaknya segera didatangi dan ditolong, jangan dibiarkan saja. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 116:1-2)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 14 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Note: "Happy Valentine Day", Marilah kita hidup saling mengasihi dengan segenap hati. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2635497519270553293?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2635497519270553293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2635497519270553293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/14-feb.html' title='14 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-415415809594357802</id><published>2012-02-13T10:58:00.001-08:00</published><updated>2012-02-13T10:58:18.060-08:00</updated><title type='text'>13 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Mengapa&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;angkatan ini meminta tanda?"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Yak 1:1-11; Mrk 8:11-13)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: &amp;quot;Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.&amp;quot; Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 8:11-13), demikian&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kutipan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Warta&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Orang-orang Farisi merasa tersaing oleh kehadiran dan pelayanan Yesus, maka mereka berusaha untuk menjebakNya, antara lain dengan mencobai Dia&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;meminta suatu tanda dari sorga bahwa Dia datang dari sorga dan Allah yang menjadi Manusia. Karena permintaan mereka bukan merupakan kerinduan akan Mesias, Penyelamat Dunia, maka Yesus tidak menanggapi permintaan mereka, melainkan meninggalkan mereka. Sebagai orang beriman, khususnya yang beriman kepada Yesus Kristus, kita diharapkan peka terhadap tanda dan kehadiran maupun karya Allah dalam hidup sehari-hari kita dimana pun dan kapanpun, demikian juga kita diharapkan percaya kepada utusan-utusan Allah, seperti para imam/pastor, pendeta, kyai dst.., yang telah dipilih dan diutus oleh Allah untuk mewartakan apa yang baik dan yang berasal dari Allah. Kami harapkan anda semua juga tidak seperti orang-orang Farisi yang iri dan merasa tersaing oleh kehadiran dan pelayanan orang-orang baru di lingkungan hidup kita yang mungkin kemudian lebih tenar, menarik dan mempesona daripada diri kita saat ini. Berbagai bentuk pembaharuan atau reformasi dibutuhkan bagi kita semua dalam kehidupan kita masa kini maupun masa mendatang, maka marilah kita senantiasa terbuka terhadap aneka macam usaha dan bentuk pembaharuan atau reformasi. Demikian juga kami berharap kepada kita semua untuk memperhatikan regenerasi: mereka yang telah tua hendaknya menyadari diri untuk pelan-pelan mengundurkan diri serta memberi kemungkinan dan keleluasaan kepada generasi muda untuk mengambil alih peran dan fungsi anda. Sebaliknya kepada generasi muda kami harapkan tidak takut dan tidak gentar untuk memperbaharui apa-apa yang sungguh dibutuhkan dan perlu di dalam hidup dan pelayanan bersama masa kini. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;i&gt;Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun&lt;/i&gt;." (Yak 1:2-4). "&lt;i&gt;Ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan" &lt;/i&gt;inilah yang hendaknya kita renungkan atau refleksikan. Tumbu berkembang dalam iman memang tak akan pernah lepas dari aneka macam tantangan, masalah dan hambatan, demikian juga mereka yang mendambakan tumbuh berkembang menjadi pribadi yang cerdas beriman. Anda semua diharapkan menjadi pribadi yang tekun dalam menghayati panggilan maupun melaksanakan tugas pengutusan. &lt;i&gt;"Tekun adalah sikap dan perilaku yang menunjukkan kesungguhan yang penuh daya tahan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan terus-menerus serta tetap semangat dalam melakukan sesuatu" &lt;/i&gt;(Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 27-28). Daya tahan generasi masa kini sungguh merosot jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya, karena pengaruh makanan dan minuman yang dikomsumsi setiap hari. Sikap mental instant yang menjadi nyata dalam hal makan dan minum maupun berkomunikasi secara pelan dan mantap telah mempengaruhi daya tahan generasi masa kini: ada tantangan, masalah atau hambatan sedikit atau kecil saja langsung mundur atau putus asa, mengeluh dan menggerutu. Maka dengan ini kami berharap kepada para orangtua untuk sedini mungkin membiasakan anak-anak di dalam keluarga dalam hal melatih diri daya tahan phisik&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan mental. Fungsikan anak-anak sesuai dengan kemampuan dan kesempatan dalam memenuhi kebutuhan hidup bersama sehari-hari, dan hendaknya jangan dimanjakan. Berbagai bentuk pemanjaan terhadap anak-anak akan membuat mereka lemah dan rapuh dalam daya tahan, sehingga juga tidak memiliki ketekunan. Ada pencobaan sedikit langsung jatuh dan hancur. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu. Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mzm 119:67-68.71-72)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 13 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;font face="Calibri" size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-415415809594357802?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/415415809594357802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/415415809594357802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/13-feb.html' title='13 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2862438979128127978</id><published>2012-02-10T18:22:00.001-08:00</published><updated>2012-02-10T18:22:48.141-08:00</updated><title type='text'>Minggu Biasa VI</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:10pt"&gt;&lt;font size="4"&gt;&lt;b&gt;Minggu Biasa VI&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;Im 13:1-2.45-46; 1Kor 10:31-11:1; Mrk 1:40-45&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;&amp;quot;Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Sebuah paroki di pedesaan Jawa Tengah selain pelayanan pastoral bagi umat katolik juga membuka pelayanan umum bagi masyarakat luas, yaitu sebuah poliklinik, bekerjasama dengan suster/biarawati serta beberapa dokter relawan. Di wilayah paroki yang bersangkutan yang cukup luas juga ada Puskesmas-Puskesmas di tiap kecamatan, yang konon cukup murah dan bahkan gratis. Suatu info yang menarik saya terima, yaitu: warga masyarakat umum ternyata lebih senang berobat ke poliklinik paroki dari pada ke Puskesmas, meskipun poliklinik paroki lebih jauh tempatnya. Konon tersebar berita di kalangan masyarakat umum bahwa pengobatan di poliklinik paroki lebih mujarab atau manjur dari pada Puskesmas-Puskesmas. Bahkan ada rumor di kalangan mereka :"&lt;i&gt;Wah kalau berobat ke poliklinik paroki itu menyenangkan, bahkan sebelum diobati pun kami terasa sudah sembuh". &lt;/i&gt;Dimana letak kemujaraban dan kemanjuran pengobatan di Poliklinik paroki, karena obat yang tersedia sama dengan obat yang ada di Puskesmas-Puskesmas? Rahasianya terletak pada pelayanan yang dilakukan oleh para dokter, suster maupun perawat. Keramahan pelayanan membuat menarik warga masyarakat, sehingga mereka bergairah mendatangi poliklinik paroki. Kegairahan pasien inilah juga merupakan rahasia kemujaraban dan kemanjuran pengobatan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;TEXT-INDENT:0.5in;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.&amp;quot;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt; (Mrk 1:40)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Seseorang yang sedang menderita penyakit kusta dengan penuh kepercayaan datang kepada Yesus dan mohon untuk disembuhkan dari penyakitnya: &lt;i&gt;&amp;quot;Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.&amp;quot;&lt;/i&gt;. Penyembuhan pasien dari penyakit hemat saya tergantung pada tiga unsur, yaitu: pribadi pasien, obat dan pelayanan para dokter maupun paramedis lainnya. Pribadi pasien yang sedang menderita sakit hendaknya tetap dalam kegairahan dan semangat, lebih-lebih kegairahan dan semangat untuk disembuhkan, karena baik obat maupun pelayanan yang lain lebih merupakan bantuan atau dukungan. Memang ada hubungan timbal balik, yaitu relasi antara pasien dan pelayan-pelayan kesehatan: semangat melayani yang dihayati oleh para pelayan kesehatan mendorong dan memotivasi para pasien tetap bergairah dan bersemangat, sebaliknya kegairahan dan semangat pasien juga membuat para pelayan kesehatan semakin bergairah untuk melayani pasien. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kegaiarahan dan semangat pasien merupakan wujud iman mereka kepada Tuhan atau Penyelenggaraan Ilahi. Kita semua mungkin sedang menjadi pasien alias sedang menderita sakit, tentu saja yang saya maksudkan tidak hanya sakit phisik, tetapi juga sakit hati, sakit jiwa maupun sakit akal budi. Mungkin kita tidak 100% (seratus persen) sakit, melainkan hanya 10, 20, 25 atau 50 %, sehingga kita mudah marah, membenci, iri hati, putus asa dst.. Maka kepada anda yang sedang menderita sakit kami harapkan bertobat dengan mengusahakan tetap bergairah dan bersemangat. Yang menyebabkan anda sakit dan tidak bergairah hemat saya adalah karena anda tidak mau mengampuni mereka yang menyalahi atau menyakiti anda. Maka berusaha untuk bergairah dan bersemangat berarti hidup dan bertindak mengampuni siapapun yang menyakiti atau menyalahi kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Aku mau, jadilah engkau tahir.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;(Mrk 1:41), demikian tanggapan Yesus atas permintaan orang kusta. Tanggapan Yesus yang demikian ini hendaknya menjadi inspirasi atau pegangan bagi para pelayan kesehatan, para dokter maupun paramedis lainnya. Dengan kata lain marilah meneladan Yesus yang segera tanggap sepenuh hati pada orang yang mohon penyembuhan. Maka kami berharap kepada para pelayan kesehatan untuk sungguh tanggap sepenuh hati terhadap keluh kesah atau harapan para pasien. Layanilah mereka dengan sepenuh hati dan keramahan. Ingat dan sadari kata Inggris 'rumah sakit' adalah 'hospital' dan dari kata 'hospital' dapat menjadi kata 'hospitality' yang berarti keramahan. Semoga siapapun yang mendatangi rumah sakit serta seluruh pelayan kesehatan dan pegawai lainnya di rumah sakit memperoleh keramahan. Pasien yang sedang menderita sakit ditanggapi dengan pelayanan yang ramah akan segera sembuh dan sehat. Selanjutnya marilah kita renungkan ajakan Paulus di bawah ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (1Kor 10:31)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;AMDG = Ad Maiorem Dei Gloriam (Demi Kemuliaan Nama Tuhan, Amrih Mulyo Dalem Gusti), &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;demikian salah satu motto St.Ignatius Loyola, yang hemat saya senada dengan nasihat Paulus di atas ini. "&lt;i&gt;Lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah", &lt;/i&gt;demikian saran atau nasihat Paulus kepada kita semua. Segala sesuatu yang ada di bumi atau dunia ini diciptakan oleh Allah, dan manusia sebagai ciptaan tertinggi atau termulia di dunia ini dipanggil untuk memfungsikan ciptaan-ciptaan lainnya demi kemuliaan Allah. Dengan kata lain melalui aneka kesibukan, pekerjaan, pelayanan, tugas atau apapun yang kita lakukan diharapkan kita semakin beriman, semakin berbakti kepada Allah , semakin suci, semakin dikasihi oleh Allah dan banyak orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Secara khusus Paulus mengingat dalam hal makan dan minum, suatu kegiatan yang menyenangkan bagi kita semua. Pertanyaannya adalah: apakah selama makan dan minum kita juga sekaligus memuliakan Allah, yang berarti aneka makanan dan minuman yang kita santap sungguh membuat tubuh segar-bugar, sehat wal'afiat, sehingga semakin bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Maka dengan ini kami mengingatkan dan mengajak anda sekalian untuk mengkomsumi jenis makanan dan minuman yang sehat, meskipun tidak nikmat di lidah. Maklum mayoritas orang masa kini sudah kena budaya pasar yang konsumptif dalam hal makanan dan minuman, sehingga mudah kena penyakit dan tidak memiliki ketahanan phisik yang handal. Bukankah banyak orang lebih senang jenis makanan instant dalam kemasan plastik atau jajan ke restaurant dan warung dari pada memasak sendiri? Dengan kata lain banyak orang mengkomsumi makanan yang kurang atau tidak sehat. Kami mengajak dan mengingatkan anda sekalian: marilah kita mengkomsumi jenis makanan dan minuman alamiah yang sehat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Orang yang sakit kusta harus berpakaian yang cabik-cabik, rambutnya terurai dan lagi ia harus menutupi mukanya sambil berseru-seru: Najis! Najis! Selama ia kena penyakit itu, ia tetap najis; memang ia najis; ia harus tinggal terasing, di luar perkemahan itulah tempat kediamannya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;." (Im 13:45-46). Kutipan ini kiranya dapat menjadi peringatan bagi kita semua agar kita jangan jatuh sakit, entah sakit apapun. Tanpa disingkirkan pada umumnya mereka yang menderita sampai menyingkirkan atau mengasingkan diri sendiri. Ia mengasingkan dari sesamanya, lingkungan hidupnya maupun tugas pekerjaannya. Saya percaya kita semua tidak mendambakan keterasingan macam itu, maka baiklah kalau kita senantiasa mengusahakan kesehatan dan kebugaran tubuh kita masing-masing. Anak-anak di dalam keluarga hendaknya sedini mungkin dibiasakan dan dididik untuk hidup sehat dan bugar, baik secara jasmani maupun rohani, phisik maupun spiritual. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;font face="Calibri" size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: &amp;quot;Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,&amp;quot; dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku" &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;(Mzm 32:1-2.5)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 12 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2862438979128127978?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2862438979128127978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2862438979128127978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/minggu-biasa-vi.html' title='Minggu Biasa VI'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-1394616371943279093</id><published>2012-02-10T02:40:00.001-08:00</published><updated>2012-02-10T02:40:56.735-08:00</updated><title type='text'>11 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;HatiKu tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Raj 12:26-32; 13:33-34; Mrk 8:1-10)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" &lt;i&gt;Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: &amp;quot;Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.&amp;quot;Murid-murid-Nya menjawab: &amp;quot;Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?&amp;quot; Yesus bertanya kepada mereka: &amp;quot;Berapa roti ada padamu?&amp;quot; Jawab mereka: &amp;quot;Tujuh.&amp;quot; Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan. Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul. Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta."&lt;/i&gt; (Mrk 8:1-10), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan serta mengenangkan Hari Orang Sakit Sedunia hari ini, saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Orang-orang yang menderita kelaparan atau sakit kiranya akan menggerakkan hati orang beriman untuk berbelaskasih kepada mereka, sebagaimana Yesus yang HatiNya tergerak oleh belaskasih karena ribuan orang kelaparan. Maka dalam rangka mengenangkan Hari Orang Sakit Sedunia ini kami mengajak dan mengingatkan anda sekalian, umat beriman, untuk mawas diri: sejauh mana kita memiliki belaskasih terhadap saudara-saudari kita yang menderita sakit maupun kelaparan. Berbelaskasih antara lain dapat diwujudkan dengan memberi perhatian, misalnya mendatangi atau mengunjungi, mendoakan, memberi sumbangan sesuai dengan yang dibutuhkan dst.. Dengan memberi perhatian macam itu, percayalah bahwa anda tidak akan menjadi miskin atau bangkrut, melainkan akan semakin diperkaya, tidak hanya secara spiritual atau rohani tetapi juga secara phisik atau jasmani. Secara spiritual atau rohani berarti kita akan menjadi semakin peka terhadap orang lain, terutama mereka yang sungguh membutuhkan bantuan atau perhatian. Secara phisik atau jasmani kita akan semakin bertatap muka dan bercurhat dengan banyak orang dan dengan demikian tambah kenalan atau sahabat. Dalam rangka mengenangkan Hari Orang Sakit Sedunia hari ini kiranya kita yang sehat diharapkan mengunjungi saudara-saudari kita yang sedang menderita sakit. Maka jika tidak ada kenalan anda yang sedang menderita sakit, silahkan anda berkunjung ke rumah sakit terdekat untuk menyapa dan mendoakan secara langsung mereka yang sedang terbaring di rumah sakit. Dalam rangka mengunjungi orang sakit hendaknya tetap setia 'mengunjungi', jangan berkotbah atau memberi pertanyaan-pertanyaan kepada mereka yang sedang menderita sakit. Kehadiran dan sapaan singkat anda sungguh merupakan kegembiraan bagi mereka. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud. Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda."&lt;/i&gt; (1Raj 12:26-27), demikian keluh kesah raja Yeroboam, yang kurang beriman atau bahwa lebih berbakti kepada berhala daripada Tuhan. Orang yang kurang atau tidak beriman memang mudah mengeluh dan mengesah, demikian juga orang sakit yang kurang beriman pasti dengan mudah mengeluh dan mengesah karena penyakitnya. Kepada anda yang sedang menderita sakit kami ingatkan: jangan mudah mengeluh dan mengesah, melainkan berpasrahlah kepada Tuhan serta bersyukur kepada Tuhan. Mengapa saya mengajak bersyukur kepada mereka yang sedang menderita sakit? Bukankah dengan menderita sakit kita dingatkan betapa arti hidup ini, sedangkan ketika kita sedang sehat-sehat saja tidak pernah mengenangkan arti hidup ini. Dengan kata lain bagi anda yang sedang menderita sakit kami harapkan memanfaatkan keheningan di rumah sakit atau di kamar sakit untuk merenungkan dan mawas diri perihal arti hidup di dunia ini. Untuk apa saya hidup, untuk apa saya diciptakan oleh Tuhan? Percayalah jika anda tidak mengeluh atau mengesah ketika sedang menderita sakit, maka anda akan cepat sembuh, apalagi ketika anda memanfaatkan waktu sakit untuk merenungkan arti hidup, yang dianugerahkan oleh Tuhan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan; mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput. Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;(Mzm 106:19-22).&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 11 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-1394616371943279093?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1394616371943279093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1394616371943279093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/11-feb.html' title='11 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-4303811501755791367</id><published>2012-02-09T01:34:00.001-08:00</published><updated>2012-02-09T01:34:58.914-08:00</updated><title type='text'>10 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Maria telah bagian yang memilih terbaik"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Kid 8: 6-7; Luk 10:38-42)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: &amp;quot;Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.&amp;quot; Tetapi Tuhan menjawabnya: &amp;quot;Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Luk 10:38-42), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Skolastika, perawan, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Di dalam perjalanan hidup, panggilan dan tugas pengutusan, kita harus menghadapi aneka macam tawaran yang harus kita pilih, olah dan geluti dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari. Jika yang ditawarkan jelas bedanya dan berbeda manfaat maupun keuntungannya, tentu dengan mudah kita akan memilih apa yang lebih bermanfaat dan mengutungkan alias memilih yang terbaik. Orang baik pada umumnya sering dihadapkan kepada tawaran atau pilihan yang sepintas kelihatan sama-sama baik, namun harus memilih satu yang terbaik, dan untuk itu kiranya tidak mudah serta membutuhkan pengorbanan ketika harus menentukan pilihan. Dalam warta gembira hari ini dikisahkan bahwa "&lt;i&gt;Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya". &lt;/i&gt;Hal yang sama kiranya juga telah dilakukan oleh St.Skolastika yang telah memilih hidup sebagai perawan, tidak menikah serta kemudian mempeesembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan. Keperawanannya tidak diserahkan kepada orang tertentu, melainkan kepada Tuhan, karena dengan demikian ia kemudian akan mampu melayani lebih banyak orang daripada hanya melayani orang tertentu yang telah diserahi keperawannya, yaitu suaminya. Maka dalam rangka mengenangkan St.Skolastika hari ini kami berharap kepada rekan-rekan perempuan yang masih perawan semoga juga ada yang tergerak untuk mempersembahkan keperawananya kepada Tuhan dengan menjadi suster atau biarawati. Sekiranya tidak menjadi biarawati atau suster baiklah mempersembahkan keperawanannya kepada lelaki yang menjadi suaminya, karena dengan demikian anda berarti juga tetap menjaga kesucian anda. Kepada anda yang telah bersuami kami harapkan setia pada suaminya serta tidak menjual diri kepada orang lain alias berselingkuh. Sebaliknya kepada para suami kami harapkan juga setia pada isterinya dan tidak berselingkuh. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina&lt;/i&gt;" (Kid 8:6-7). Kutipan ini menggambarkan dahyatnya cintakasih, yang sungguh kuat dan perkasa, tak mudah dihancurkan. Cintakasih memang merupakan hukum tertinggi dan termulia. Sekali lagi kami angkat: ingatlah, sadari dan hayati bahwa kita diciptakan, dibesarkan dan dididik dalam dan oleh cintakasih, tanpa cintakasih kita tidak dapat menjadi orang atau pribadi sebagaimana adanya pada saat ini. Maka marilah kita senantiasa hidup dan bertindak saling mengasihi kapan pun dan dimana pun. &lt;i&gt;" Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu&lt;/i&gt;." (1Kor 13:4-7), demikian ajaran Paulus perihal cintakasih. Danah Zohar dan Ian Marchall, penulis buku "&lt;i&gt;Spiritual Intelligent", &lt;/i&gt;buku yang sangat termashyur perihal kecerdasan ini, mengatakan bahwa syair cintakasih (demikian ia menyebutnya) Paulus ini merupakan ajaran cintakasih yang tiada duanya di dunia ini alias yang tertinggi, dan mereka mengajak kita semua untuk menghayati ajaran cintakasih di atas di dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari agar kita tumbuh berkembang menjadi pribadi yang cerdas spiritual. Kami berharap anak-anak sedini mungkin dididik dan dibina dalam hal kecerdasan spiritual ini, antara lain dengan menghayati ajaran cintakasih tersebut di atas. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi! Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya! , hai raja-raja di bumi dan segala bangsa, pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia; hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda! Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit."&lt;/i&gt; (Mzm 148:1-2.11-13)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 10 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-4303811501755791367?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4303811501755791367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4303811501755791367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/10-feb.html' title='10 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-487518849801840394</id><published>2012-02-08T13:59:00.001-08:00</published><updated>2012-02-08T13:59:36.045-08:00</updated><title type='text'>9 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Raj 11:4-13; Mrk 7:24-30)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya. Lalu Yesus berkata kepadanya: &amp;quot;Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.&amp;quot; Tetapi perempuan itu menjawab: &amp;quot;Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.&amp;quot; Maka kata Yesus kepada perempuan itu: &amp;quot;Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.&amp;quot; Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 7:24-30), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Hidup dijiwai oleh iman memang merupakan dambaan semua orang, tanpa pandang bulu. Namun dalam kenyataan memang tidak mudah: ada orang mengaku diri sungguh beriman dan beragama tetapi dalam kenyataan hidup, dalam cara hidup dan cara bertindak jauh dari apa yang diakuinya. Dengan kata lain pengakuannya hanya manis di mulut dan tidak sampai pada penghayatan dalam cara hidup dan cara bertindak. Perempuan dari Yunani yang datang kepada Yesus untuk mohon penyembuhan anaknya yang kerasukan setan merupakan contoh yang baik untuk kita renungkan dan tiru. Orang-orang Yunani masa itu kiranya dikenal sebagai orang-orang yang unggul dalam hal otak atau berpikir, sehingga terjebak ke kepercayaan pada apa yang dapat dipikirkan alias difahami oleh pikiran manusia. Hal ini kiranya juga terjadi pada sementara orang masa kini, yang begitu percaya dan mengandalkan diri pada apa yang dapat dipikirkan dan difahami secara manusia serta kurang percaya pada Penyelenggaraan Ilahi/Tuhan. Dengan kata lain sedikit banyak mereka lebih dikuasai oleh setan daripada Tuhan. Sabda Yesus kepada perempuan dari Yunani &lt;i&gt;&amp;quot;Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.&amp;quot;, &lt;/i&gt;mengajak dan memanggil kita untuk sungguh menghayati iman kita, tidak hanya manis di mulut saja. Iman harus menjadi nyata dalam tindakan atau perilaku. Jika cara hidup dan cara bertindak kita sungguh dijiwai oleh iman kita, maka kita akan mampu mengatasi aneka masalah, tantangan dan hambatan maupun setan yang menguasai dan menjiwai manusia. Kata-kata yang lahir dari orang yang sungguh beriman mampu menyehatkan dan menyembuhkan mereka yang sakit dan kerasukan setan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu. Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya. Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan dari padanya, satu suku akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih.&amp;quot;&lt;/i&gt; (1Raj 11:11-13), demikian sabda Tuhan kepada raja Salomo. Sabda ini kiranya baik untuk direnungkan atau direfleksikan bagi siapapun yang merasa menjadi pemimpin, di tingkat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;maupun bidang kehidupan apa pun dan di mana pun. Pemimpin hendaknya "&lt;i&gt;berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan yang telah diperintahkan Tuhan". &lt;/i&gt;Ketika diangkat menjadi pemimpin pada umumnya yang bersangkutan berjanji untuk melayani yang dipimpin serta mendambakan dapat menjadi teladan atau inspirator yang baik bagi mereka melalui&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;cara hidup dan cara bertindak yang baik, yang bermoral atau berbudi pekerti luhur. Ia juga berjanji (paling tidak dalam hati) untuk senantiasa setia pada kehendak dan perintah Tuhan serta ketetapan-ketetapanNya. Kehendak Tuhan antara lain menggejala dalam orang-orang yang berkehendak baik, yang memiliki ketulusan hati untuk senantiasa mencari Tuhan. Maka kami berharap para pemimpin dengan rendah hati mendengarkan kehendak-kehendak baik dari yang dipimpin, kemudian mengolah dan menanggapi dalam bentuk pelayanan kepada mereka. Kami percaya jika pemimpin sungguh mendengarkan dengan rendah hati apa yang hidup dan terjadi dalam lingkungan hidup dan karyanya, maka akan terjadilah persaudaraan sejati sehingga tak akan terjadi perpecahan dalam hidup bersama. Salah satu fungsi pemimpin adalah pemersatu: menyatukan semua yang dipimpin dalam derap langkah pelayanan bersama. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan keadilan di segala waktu!Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu&lt;/i&gt;" (Mzm 106:3-4)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 9 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-487518849801840394?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/487518849801840394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/487518849801840394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/9-feb.html' title='9 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-1861364490203424815</id><published>2012-02-07T09:08:00.001-08:00</published><updated>2012-02-07T09:08:50.060-08:00</updated><title type='text'>8 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Apa yang keluar dari seseorang itulah yang menajiskannya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Raj 10:1-10; Mrk 7:14-23)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: &amp;quot;Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.&amp;quot; [Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!] Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. Maka jawab-Nya: &amp;quot;Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?&amp;quot; Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi: &amp;quot;Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 7:14-23), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Yang keluar dari seseorang antara lain: kata-kata melalui mulut, keringat melalui kulit, air seni/ kencing melaui alat kelamin dan tinja melalui dubur. Apa yang keluar tersebut pada umumnya berbau, tidak sedap dan tidak enak. Dari anggota-anggota tubuh di atas juga dapat muncul percabulan atau perzinahan, sedangkan "&lt;i&gt;dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan". &lt;/i&gt;Sabda hari ini mengingatkan kita agar dari hati kita timbul apa yang sebaliknya, yaitu pikiran dan perbuatan baik atau segala tingkah laku yang membuat tubuh, hati, pikiran dan jiwa kita semakin suci, bersih dari aneka macam dosa. Dengan kata lain kita diharapkan senantiasa berpikiran positif terhadap saudara-saudari dan lingkungan kita maupun aneka macam peristiwa yang sedang terjadi, sebagaimana sering muncul dari mulut orang-orang Jawa yang baik ketika melihat sesuatu peristiwa, misalnya: ada orang jatuh, untung tidak patah kakinya, terlambat datang, untung tetap hadir dst.. Maka dengan ini kami berharap secara khusus kepada rekan-rekan laki-laki: ketika melihat gadis cantik, ayu, berpakaian bagus dst.. hendaknya tidak berpikiran cabul atau zinah, melainkan memuji Allah. Kepada kita semua: hendaknya ketika melihat uang atau barang berharga tertinggal tidak lalu berpikiran jahat untuk memilikinya, melainkan segera mengusahakan siapa pemiliknya serta menyerahkannya. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu! Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan&lt;/i&gt;" (1Raj 10:8-9), demikian pujian ratu Syeba kepada raja Salomo. Apa yang dilakukan oleh ratu Syeba kepada raja Salomo ini kiranya merupakan contoh yang baik untuk kita tiru dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun. Melihat atau menyaksikan keberhasilan atau kesuksesan orang lain hendaknya langsung memujinya bukan iri hati. Pujian macam itu hendaknya juga senantiasa dilakukan oleh para orangtua kepada anak-anaknya, para guru/pendidik kepada para murid/peserta didiknya, para pemimpin kepada para anggotanya, para atasan kepada para bawahannya dst.. Sikap mental demikian merupakan perwujudan kita dalam berpartisipasi di dalam karya Penciptaan Allah atau Penyelenggaraan Ilahi, yang bersifat menumbuh-kembangkan alias berbudaya kehidupan bukan berbudaya kematian. Jika kita ragu-ragu untuk memberi pujian kepada orang lain, kiranya juga dapat belajar dari ratu Syeba, yang menguji raja Salomo dengan aneka pertanyaan. Sebaliknya kepada mereka yang merasa sedang diuji hendaknya meneladan raja Salomo yang tidak menyembunyikan sesuatu apapun akan apa yang dilakukan atau dialami alias jujur, terbuka apa adanya dan tak ada sedikitpun yang ditutup-tutupi. Terbuka apa adanya serta tidak ada yang ditutupi sedikitpun bagaikan suami-isteri atau laki-laki dan perempuan yang sedang memadu kasih atau berhubungan seksual sebagai wujud saling mengasihi secara total itulah yang diharapkan dari kita semua, umat beriman atau beragama. Marilah kita saling memuji karena anugerah Tuhan yang telah dicurahkan kepada kita secara melimpah ruah. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang. Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum; Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"(Mzm 37:5-6.30-31)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign.8 Februari 2012 &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-1861364490203424815?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1861364490203424815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1861364490203424815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/8-feb.html' title='8 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7293045988005181788</id><published>2012-02-06T07:53:00.001-08:00</published><updated>2012-02-06T07:53:11.900-08:00</updated><title type='text'>7 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Raj 8:22-23.27-30; Mrk 7:1-13)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka; dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: &amp;quot;Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?&amp;quot; Jawab-Nya kepada mereka: &amp;quot;Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.&amp;quot;Yesus berkata pula kepada mereka: &amp;quot;Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati. Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban -- yaitu persembahan kepada Allah --, maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatu pun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan.&amp;quot; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Mrk 7:1-13), demikian kutipan Warta Gembira hari ini &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat memang bersikap mental yuridis, begitu berpegang tegung pada aneka aturan. Semua aturan dibuat atas dasar cintkasih dan diundangkan atau diberlakukan agar orang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hidup saling mengasihi, dengan kata lain yang utama dan terutama adalah cintakasih bukan peraturan. Hal senada kiranya juga terjadi dalam diri umat beragama, yaitu lebih setia dan taat pada adat-istiadat para leluhur daripada ajaran agama. Sebagai contoh konkret: ada orang yang hendak menikahkan anaknya menurut perhitungan sebagaimana diberlakukan dalam adat-istiadat perihal hari dan jam, tidak mengikuti ajaran agamanya. Sabda hari ini mengajak dan mengingatkan kita semua untuk lebih mengutamakan dan mengedepankan Firman/Sabda Allah daripada adat istiadat alias mengutamakan cintakasih daripada kebiasaan. Maka kami berharap agar anak-anak di dalam keluarga sedini mungkin untuk dididik dan dibina dalam hal cintakasih daripada kebiasaan-kebiasaan atau dalam hal etika lebih mengutamakan nilai-nilai moral daripada nilai-nilai hukum maupun sopan santun. Nilai moral lebih luas dan universal daripada nilai hukum maupun sopan santun. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini! Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini"&lt;/i&gt; (1Raj 8:28-29). Kutipan ini kiranya mengingatkan kita semua, umat beragama atau beriman untuk senantiasa "&lt;i&gt;berpaling kepada Tuhan" &lt;/i&gt;dalam cara hidup dan cara bertindak dimana pun dan kapan pun. Ingatlah dan sadari serta hayati bahwa Tuhan telah menciptakan kita serta senantiasa menyertai perjalanan hidup, panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing. PenyertaanNya antara lain dapat kita temukan dalam aneka perhatian, sapaan dan sentuhan saudara-saudari kita sebagai perwujudan kasih mereka kepada kita. Maka hendaknya senantiasa memiliki sikap terbuka terhadap saudara-saudari kita; dengan rendah hati menerima perhatian, sapaan dan sentuhan mereka, serta kemudian kita tanggapi dengan penuh syukur dan terima kasih. Kita juga diharapkan tidak pernah melupakan doa-doa harian seraya menghaturkan pujian, syukur dan terima kasih maupun permohonan-permohonan kepada Tuhan. "&lt;i&gt;Dengarkanlah doa yang hambaMu panjatkan di tempat ini". &lt;/i&gt;Dimana pun dan kapan pun kita dapat berdoa sesuai dengan kesempatan dan kemungkinan serta kebutuhan kita masing-masing, tidak hanya berdoa di tempat-tempat doa saja. Secara khusus kami berharap kepada mereka yang akan dan sedang melakukan perjalanan atau bepergian, hendaknya tidak lupa berdoa mohon perlindungan dan pendampingan Tuhan dalam perjalanan sehingga selamat sampai di tujuan. Dengan berdoa sebelum bepergian berarti anda sekaligus akan dimotivasi untuk berhati-hati selama di perjalanan. Berjalan dan bepergianlah dalam dan bersama Tuhan agar anda selamat sampai tujuan atau&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sasaran. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku! Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 84:3-4)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 7 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-7293045988005181788?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7293045988005181788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7293045988005181788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/7-feb.html' title='7 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5950742498708733889</id><published>2012-02-05T10:39:00.001-08:00</published><updated>2012-02-05T10:39:47.207-08:00</updated><title type='text'>6 Feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Mak 7:1a.20-23.27-29; Luk 12:4-9)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" (Luk 12:4-9), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Paulus Miki, imam, dan kawan-kawannya, martir hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Martir adalah orang yang sungguh bersaksi tentang imanya serta tidak takut karena imannya harus menghadapi aneka macam bentuk ancaman, intimidasi maupun terror sampai harus mati dibunuh. Maka dalam rangka mengenangkan pesta St. Paulus Miki dan kawan-kawannya hari ini saya mengajak dan mengingatkan anda sekalian, segenap umat beriman, untuk menghayati rahmat kemartiran dengan menjadi saksi iman di dalam hidup sehari-hari. "&lt;i&gt;Janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi…Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka", &lt;/i&gt;demikian sabda Yesus. Tuhan hadir dan berkarya dimana-mana, maka apapun yang kita lakukan dan katakan diketahui sepenuhnya oleh Tuhan. Hal ini juga berarti Tuhan senantiasa menyertai dan mendampingi perjalanan hidup, tugas dan panggilan kita, maka hendaknya jangan takut untuk melaksanakan atau mengerjakan tugas dan kewajiban seberat apapun, yang sarat dengan tantangan, hambatan dan masalah, karena bersama dan bersatu dengan Tuhan kita dapat mengatasinya. Paulus Miki dan kawan-kawanya ini mati disalibkan di atas sebuah bukit, sebagaimana juga terjadi dalam Yesus, Sahabat dan Penyelamatnya. Pengorbanan mereka telah menyemangati umat lainnya, dan mereka pun bersyukur dan berterima kasih menjelang kematian mereka karena boleh meneladan Yesus, Sahabat dan Penyelamat mereka. Secara khusus kami mengingatkan dan mengajak siapapun yang merasa menjadi sahabat Yesus untuk siap sedia mati demi iman atau dengan rendah hati berani menegor dan mengingatkan para koruptor di negeri tercinta ini. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;Aku tidak tahu bagaimana kamu muncul dalam kandungku. Bukan akulah yang memberi kepadamu nafas dan hidup atau menyusun bagian-bagian pada badanmu masing-masing! Melainkan Pencipta alam semestalah yang membentuk kelahiran manusia dan merencanakan kejadian segala sesuatunya. Dengan belas kasihan-Nya Tuhan akan memberikan kembali roh dan hidup kepada kamu, justru oleh karena kamu kini memandang dirimu bukan apa-apa demi hukum-hukum-Nya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (2Mak 7:22-23), demikian kata seorang ibu seraya menyaksikan tujuh anaknya dihukum mati karena imannya kepada Tuhan. Anak-anak adalah anugerah Tuhan, maka selayaknya dididik dan dibesarkan dalam dan bersama Tuhan, sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam semangat cintakasih dan kebebasan itulah prinsip mendidik yang benar, karena anak-anak pun juga diciptakan oleh Tuhan dalam cintakasih dan kebebasan yang menghidupi suami dan isteri, laki-laki yang saling mengasihi dalam cintakasih dan kebebasan. Jika kita mendidik anak-anak dalam cintakasih dan kebebasan, kami percaya mereka akan tumbuh berkembang menjadi pribadi yang sungguh beriman, membaktikan dan mengandalkan diri sepenuhnya kepada Tuhan sehingga tidak takut akan aneka tantangan, masalah dan hambatan maupun ancaman dibunuh karena imannya. Kami berharap juga kepada orangtua, khususnya para ibu, untuk meneladan ibu dari tujuh anak tersebut di atas. Hendaknya juga tidak menghalang-halangi jika anak-anak tergerak untuk membaktikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dengan menjadi imam, bruder atau suster. Sebagai orangtua kami berharap memiliki motto atau prinsip bahwa kebahagiaan sejati terjadi ketika anak-anak tumbuh berkembang sebagai orang yang sungguh beriman dan berbahagia dalam menggeluti jalan hidup atau panggilannya apapun, tentu saja yang menyelamatkan dan membahagiakan, terutama keselamatan jiwa manusia. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata: &amp;quot;Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!&amp;quot;Biarlah kaum Harun berkata: &amp;quot;Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!&amp;quot; Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: &amp;quot;Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!&amp;quot; Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN. TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan. TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 118:1-6)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 6 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5950742498708733889?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5950742498708733889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5950742498708733889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/6-feb.html' title='6 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6772768422913461339</id><published>2012-02-03T18:12:00.001-08:00</published><updated>2012-02-03T18:12:34.955-08:00</updated><title type='text'>Minggu Biasa V</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;"Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:10pt"&gt;Mg Biasa V: Ay 7:1-4.6-7; 1Kor 9:16-19;22-23; Mrk 1:29-39&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Para artis yang sungguh terkenal dan favorit pada umumnya lalu menjadi sombong, karena kemana pun ia pergi dan tampil senantiasa dikerumuni oleh banyak orang. Sebaliknya ketika mereka tidak menerima pujian atau sanjungan dapat stress atau murung atau bahkan putus asa. Demikian juga terjadi pada para imam, bruder atau suster atau penceramah/pengkotbah yang bersikap mental artis. Kesuksesan dalam tugas atau karir memang dapat menggiring atau memotivasi orang untuk sombong, lupa diri, kurang menghayati jati diri atau panggilan utamanya. Dalam melaksanakan tugas pengutusanNya, Yesus membuat aneka macam mujizat sehingga banyak orang datang kepadaNya serta mengganggu kinerja roh jahat alias setan. Karena kagum dan terpesona atas apa yang dikerjakan oleh Yesus dalam aneka penyembuhan orang-orang sakit, maka mereka tergerak untuk menahanNya di tempat mereka sebagai 'tabib yang ulung dan unggul'. Maklum mereka belum sampai memahami bahwa Yesus adalah Almasih, yang diutus untuk menyelamatkan seluruh dunia. Untuk menghindari salah faham dan pemujaan DiriNya yang tidak benar, Yesus perlu menjalin relasi dengan Dia yang mengutusNya, "&lt;i&gt;Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana&lt;/i&gt;" (Mrk 1:35). Marilah kita meneladan Yesus dalam melaksanakan tugas pengutusan maupun menghayati panggilan, antara lain tidak pernah melupakan doa dan refleksi harian setiap hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" (Mrk 1:35)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Di Indonesia ini hampir di semua wilayah di pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, dikumandangkan suara adzan dari masjid atau surau, ajakan untuk berdoa, memuji dan memuliakan Allah Yang Maha Besar dan Maha Mulia. Namun sayang ada sementara orang mengeluh dan menggerutu atau bahkan marah-marah ketika pagi-pagi benar mendengar suara adzan tersebut, karena merasa terganggu kenikmatan tidurnya. Ajakan untuk berdoa ditanggapi dengan marah-marah, mengeluh dan menggerutu, itulah yang sering terjadi dalam diri sementara orang. Di dalam komunitas biara, lebih-lebih yang kotemplatif, kiranya juga berlangsung doa atau ibadat bersama di pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap: mengawali hari dan hidup baru dengan berdoa, agar apa yang dilakukan kemudian sesuai dengan kehendak atau perintah Tuhan alias sesuai dengan charisma pendiri tarekat yang bersangkutan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;Barangsiapa bekerja berat maka butuh istirahat, sebaliknya barangsiapa tidak butuh istirahat, jangan-jangan ia telah istirahat terus-menerus alias bermalas-malasan terus-menerus", &lt;/i&gt;demikian kata seorang bijak. Jika kita sungguh-sungguh bekerja keras dalam melaksanakan tugas pengutusan atau pekerjaan kita, maka selayaknya menyisihkan waktu untuk beristirahat atau penyegaran diri kembali, entah itu yang bersifat harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Yang bersifat harian misalnya istirahat siang jam kantor/pabrik maupun doa pribadi, sedangkan yang bersifat mingguan misalnya berwisata atau berkumpul bersama seluruh anggota keluarga di hari week-end, termasuk beribadat bersama di hari Minggu bagi umat Kristen dan Katolik atau hari Jum'at bagi umat Islam, bersifat bulanan antara lain disediakan waktu satu hari untu penyegaran diri entah dengan rekoleksi atau ceramah-ceramah yang menyegarkan, sedangkan bersifat tahunan berarti cuti tahunan atau retret tahunan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Setelah atau selama penyegaran diri ada kemungkinan kita menerima pencerahan atau inspirasi baru guna memperbaharui cara hidup maupun cara bertindak kita atau bahwa yang mendorong kita untuk merubah strategi kerja atau pelayanan, sebagaimana dilakukan oleh Yesus dengan mengajak para muridNya: "&lt;i&gt;Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.&amp;quot;&lt;/i&gt; (Mrk 1:38). Apa yang dilakukan oleh Yesus ini kiranya juga dapat menjadi inspirasi dalam hal mutasi atau perpindahan tempat tugas atau bahkan promosi, artinya orang dianugerahi kenaikan pangkat atau jabatan. Karena kemampuan, kecakapan dan keterampilan kita berbeda satu sama lain, maka mutasi atau pertukaran tempat tugas sungguh penting dan dibutuhkan agar kemampuan, kecakapan dan keterampilan kita juga dapat dibaktikan di tempat lain, tidak terikat pada suatu tempat saja. Di lain pihak kita yang dimutasikan kiranya juga dapat memperoleh aneka kecakapan dan keterampilan baru di tempat tugas yang baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil"&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;(1Kor 9:16-18)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah", &lt;/i&gt;kutipan inilah yang sebaiknya kita renungkan atau refleksikan kemudian kita hayati dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari. Injil adalah kabar atau warta gembira, maka memberitakan Injil berarti memberitakan apa-apa yang menggembirakan. Hemat saya ketika kita memberitakan apa-apa yang menggembirakan maka banyak orang menjadi gembira dan kita sendiri semakin gembira juga, itulah artinya upah boleh memberitakan apa-apa yang menggembirakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Memberitakan apa-apa yang menggembirakan merupakan tugas pengutusan kita semua umat beriman. Memang agar kita dapat memberitakan apa-apa yang menggembirakan kita sendiri harus dalam keadaan gembira. Maka bergembiralah selalu dalam keadaan atau kondisi apapun. Meskipun punya masalah, hutang atau perkara berat tetaplah bergembira, karena dengan tetap bergembira kita akan mempesona, menarik dan memikat orang lain. Coba cermati: orang gila senantiasa bergembira dan senyum-senyum terus, karena masalah dan perkaranya sudah terlewati, dan dengan demikian ia senantiasa menarik bagi siapapun, ia juga tidak akan menyakiti siapapun. Punya masalah, hutang atau perkara tetap bergembira, maka pasti ada orang lain yang mempertanyakan mengapa kita gembira. Jawab saja pertanyaan mereka bahwa anda punya masalah, hutang atau perkara, maka mereka pasti akan segera membantu atau menolong anda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Dalam kegembiraan dan keceriaan berarti ada celah dan peluang untuk mencari jalan guna mengatasi masalah, hutang atau perkara, sebaliknya ketika kita punya masalah, hutang dan perkara menjadi sedih dan murung maka akan tertutuplah kemungkinan untuk mengatasi masalah, hutang maupun perkara. "&lt;i&gt;Saat sukses kita bersyukur, saat gagal pun kita bersyukur. Sesungguhnya kekayaan dan kebahagiaan sejati ada di dalam rasa bersyukur" &lt;/i&gt;(Andrie Wongso). Bersyukurlah bahwa anda dianugerahi masalah, hutang maupun tantangan, karena dengan demikian akan memperoleh aneka pembaharuan dalam cara hidup dan cara bertindak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan? Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya, demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan.Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari" &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;(Ay 7:1-4). Kutipan ini kiranya menjadi cermin bagi orang yang mudah putus asa. Jika anda memiliki pengalaman demikian, baiklah tetap bersyukur dan berterima kasih, karena dengan demikian anda disadarkan akan jati diri anda sebagai orang yang lemah dan rapuh. Jika anda sampai dengan kesadaran demikian maka terbukalah terhadap penyelenggaraan ilahi atau anugerah Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;; &lt;i&gt;Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka; Ia&lt;/i&gt; &lt;i&gt;menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga"&lt;/i&gt; (Mzm 147:1-5)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 5 Februari 2012&lt;span style="FONT-VARIANT:small-caps"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-VARIANT:small-caps;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6772768422913461339?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6772768422913461339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6772768422913461339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/minggu-biasa-v.html' title='Minggu Biasa V'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-1692428615345977932</id><published>2012-02-03T02:18:00.001-08:00</published><updated>2012-02-03T02:18:44.174-08:00</updated><title type='text'>4 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Kor 4:16-18;5:1; Yoh 15:18-21)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&amp;quot;Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; &lt;i&gt;kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.Tetapi semuanya&lt;/i&gt; &lt;i&gt;itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku&lt;/i&gt;" (Yoh 15:18-21), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Yohanes de Britto serta kawan-kawannya, para beato Serikat Yesus, imam, bruder, frater &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dan martir, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Terpanggil menjadi imam atau sahabat Yesus berarti harus ambil bagian dalam hidup, panggilan dan tugas pengutusan Yesus Kristus. "&lt;i&gt;Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu", &lt;/i&gt;demikian sabda Yesus kepada para sahabatNya. Sebagai sahabat-sahabat Yesus berarti harus hidup dan bertindak seperti Yesus, yang datang untuk melaksanakan kehendak Allah guna menyelamatkan seluruh dunia seisinya, sehingga dunia atau bumi dengan seluruh isinya yang diciptakan oleh Allah senantiasa dapat menjadi 'gambar atau citra Allah', membaktikan diri sepenuhnya kepada Allah. Mengingat dan memperhatikan kebejatan atau kemerosotan moral yang menjiwai hampir seluruh bidang kehidupan bersama masa kini, maka orang yang setia melaksanakan kehendak Allah pasti akan menghadapi aneka bentuk kebencian dari orang-orang yang tidak atau kurang bermoral, yang hidup hanya mengikuti selera atau keinginan pribadi saja. Penderitaan karena dibenci kiranya tidak sepadan atau seberapa jika dibandingkan dengan penderitaan yang dialami oleh Yesus, yang dibenci, diejek dan akhirnya disalibkan sampai wafat. Maka ketika menghadapi kebencian silahkan menatap Dia yang tergantung di kayu salib atau membuat tanda salib, karena dengan demikian jika anda percaya kepada Yesus pasti akan dikuatkan, dan bahkan anda akan tergerak untuk mengampuni orang-orang yang membenci anda, sebagaimana Yesus juga telah melakukannya. Menghayati rahmat kemartiran pada masa kini antara lain dapat kita wujudkan dengan kesetiaan kita pada panggilan dan tugas pengutusan meskipun dengan itu kita dibenci, diejek dan dicaci maki sampai diancam untuk disingkirkan atau dimusnahkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;(2Kor 4:16-18), demikian kesaksian iman Paulus. Banyak orang di dunia ini, terutama yang bersikap mental materialistis kiranya lebih memperhatikan yang kelihatan dari pada yang tak kelihatan, lebih mengandalkan diri pada ciptaan dari pada Allah yang telah menciptakan. Sebagai orang beriman kita dipanggil untuk lebih percaya dan mengandalkan diri pada Allah dari pada ciptaan-ciptaanNya maupun aneka hasil karya ciptaanNya. Bukankah beriman berarti percaya pada apa yang tidak kelihatan? Maka jika terpaksa harus menderita karena kesetiaan pada iman, hendaknya tidak mengeluh atau menggerutu, "&lt;i&gt;sebab penderitaan ringan sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami". &lt;/i&gt;Jer basuki mowo beyo, untuk emperoleh kemuliaan harus berjuang dan menderita, demikian kata sebuah pepatah. "&lt;i&gt;Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian". &lt;/i&gt;Bukankah orang harus bekerja keras lebih dahulu baru memperoleh gaji atau imbalan? Kami mengajak dan mengingatkan anda sekalian untuk mendidik dan mendampingi anak-anak agar sedini mungkin dibiasakan dalam hal berjuang dan berkorban bagi kedewasaan pribadi maupun keselamatan jiwanya sendiri maupun jiwa orang lain. Wariskan kepada anak-anak anda nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang telah anda miliki, bukan mewariskan harta benda atau uang. Utamakan lebih dahulu agar anak-anak tumbuh berkembang menjadi pribadi yang cerdas secara spiritual dari pada intelektual, lebih berkembang menjadi pribadi yang baik dari pada pintar. &lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita; maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita, maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 1124:2-5)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 4 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-1692428615345977932?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1692428615345977932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1692428615345977932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/4-feb.html' title='4 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-8933092470949721460</id><published>2012-02-02T04:18:00.001-08:00</published><updated>2012-02-02T04:18:05.638-08:00</updated><title type='text'>3 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembuh.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Rm 5:1-5; Mrk 16:15-20)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Lalu Ia berkata kepada mereka: &amp;quot;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.&amp;quot; Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" (Mrk 16:15-20), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Blasius, Uskup dan martir, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;"Menurut tradisi Gereja Timur dan Barat, hari ini dapat diberikan "&lt;b&gt;Berkat St.Blasius". &lt;/b&gt;Umat menghampiri imam seperti acara komuni. Sambil memegang dua batang lilin yang disilangkan pada leher umat ybs.imam berkata;"Semoga berkat doa St.Blasius, Uskup dan Martir, Allah membebaskan Saudara dari penyakit tenggorokan dan penyakit-penyakit lain. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin." &lt;/i&gt;(Penanggalan Liturgi 2012). Berkat ini kiranya merupakan penghayatan sabda Yesus kepada para rasul bahwa "&lt;i&gt;mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh". &lt;/i&gt;Maka dengan ini pertama-tama saya mengajak rekan-rekan imam untuk mawas diri: apakah setiap kali kita menyampaikan berkat kepada umat sungguh membuat umat yang bersangkutan sembuh dari penyakit? Mungkin tidak hanya mereka yang menderita sakit tenggorokan atau penyakit phisik lainnya, tetapi juga mereka yang sakit hati, sakit jiwa atau sakit akal budi, sehingga yang sakit hati tidak sakit hati lagi, yang sakit jiwa tidak sakit jiwa lagi, yang sakit akal budi tidak sakit akal budi lagi. Sebaliknya kami juga mengajak segenap umat yang sering menerima berkat Allah melalui tangan imam untuk mawas diri juga: sejauh mana saya percaya atas berkat tersebut, sehingga kita menghayati diri dalam hidup dan bertindak senantiasa bersama dan bersatu dengan Allah? Apakah setelah menerima berkat Allah kita tidak sakit hati lagi dan jika anda orang yang menyakiti kita kemudian segera kita ampuni? Ingatlah: hendaknya jangan membawa sakit hati sampai mati, melainkan segeralah menjadi sembuh dari sakit hati karena berkat Allah. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan&lt;/i&gt;." (Rm 5:1-4). Pesan atau peringatan Paulus kepada umat di Roma ini kiranya baik menjadi permenungan atau refleksi kita. Jika kita setia pada iman, panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing, maka kita pasti tak akan terlepas dari aneka pendeitaan dan kesengsaraan. Jika demikian adanya marilah kita imani dan hayati pesan Paulus bahwa "&lt;i&gt;kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan". &lt;/i&gt;Cukup banyak orang yang sukses dalam panggilan, tugas pengutusan maupun karir hemat saya telah menghayati pesan Paulus tersebut di atas, maka jika kita mendambakan kesuksesan atau keberhasilan yang kita cita-citakan hendaknya menghayati pesan Paulus tersebut. Dengan kata lain jika kita harus sengsara atau menderita karena kesetiaan dan ketaatan, hendaknya tetap ceria dan bergembira serta bergairah, tidak putus asa, mengeluh dan menggerutu. Dalam keceriaan, kegembiraan dan kegairahan sebagai wujud pengharapan kita akan menjadi orang yang tekun dan tahan uji dalam menghadapi aneka tantangan, masalah dan hambatan. Secara khusus kami berharap kepada mereka yang sedang memiliki tugas belajar di sekolah atau perguruan tinggi di tingkat atau jurusan apapun untuk menghayati pesan Paulus di atas. Dan tentu saja kami juga berharap kepada para rekan guru dan dosen: hendaknya tetap tekun dan tahan uji dalam menghadapi peserta didik atau mahasiwa-mahasiswi, yang kurangajar, nakal, bodoh dst.. , jangan putus asa. Hadapi dan sikapi mereka dalam dan dengan cintakasih serta kebebasan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;(Mzm 116:1-2)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 3 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-8933092470949721460?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8933092470949721460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8933092470949721460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/3-feb.html' title='3 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7358230014152502990</id><published>2012-02-01T07:32:00.001-08:00</published><updated>2012-02-01T07:32:41.303-08:00</updated><title type='text'>2 feb</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Mal 3:1-4; Luk 2:22-33)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: &amp;quot;Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah&amp;quot;, dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: &amp;quot;Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.&amp;quot; Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia&lt;/i&gt;" (Luk 2:22-33), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan Yesus Dipersembahkan di Kenisah hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Taat dan setia melaksanakan perintah atau hukum Tuhan memang tidak mudah. Kebanyakan orang hidup dan bertindak menurut keinginan atau selera pribadi serta tidak mentaati dan melaksanakan aneka tata tertib yang terkait dengan hidup, panggilan dan tugas pengutusannya, apalagi mentaati dan melaksanakan perintah atau hukum Tuhan. Keluarga Kudus dari Nazaret setia pada hukum Tuhan, yaitu harus mempersembahkan anak laki-laki sulung, yaitu Yesus, kepada Tuhan di bait Allah. Peristiwa Yesus dipersembahkan di Kenisah atau bait Allah menyentuh hati Simeon, orang benar dan saleh yang hidup sesuai dengan kehendak Roh Kudus, tergerak juga untuk mempersembahkan diri dengan berkata "&lt;i&gt;Sekarang Tuhan, biarkanlah hambaMu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firmanMu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari padaMu". &lt;/i&gt;Sebagai orang beriman kita semua juga dipanggil untuk mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan, sehingga kehadiran dan sepak terjang kita dimanapun dan kapanpun juga menyentuh orang untuk mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan, dan kita sendiri juga siap sedia sewaktu-waktu dipanggil Tuhan atau meninggal dunia. Orang yang mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan juga akan menjadi 'terang' bagi saudara-saudarinya yang sedang berada di dalam kegelapan, sehingga mereka dapat menemukan dan menelusuri jalan yang baik dan benar menuju ke kebahagiaan dan keselamatan sejati, kebahagiaan dan keselamatan jiwanya. Marilah kita saling membantu dan mengingatkan dalam melaksanakan sabda atau firman Tuhan di dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mal 3:1-2). Utusan Tuhan berarti rasul atau nabi, dan hemat saya sebagai orang beriman kita memiliki dimensi rasuli dan kenabian yang harus kita hayati di dalam cara hidup dan cara bertindak kita dimana pun dan kapan pun. Jika semua orang beriman menghayati panggilan rasuli dan kenabian dalam hidup sehari-hari, maka hidup bersama di mana pun dan kapan pun akan menggairahkan, mempesona dan memikat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;serta tidak ada seorang pun yang merasa letih dan lesu meskipun harus melakukan tugas berat yang sarat dengan tantangan dan hambatan serta masalah. Menghayati panggilan kenabian dan rasuli berarti "&lt;i&gt;seperti api tukang pemurni logam daan seperti sabun tukang penatu", &lt;/i&gt;yang berfungsi membersihkan dan memurnikan. Kiranya kita semua orang beriman dipanggil untuk saling membersihkan dan memurnikan, sehingga sebagai manusia kita semua layak disebut sebagai 'gambar atau citra Allah'. Ada kemungkinan kita tidak sungguh murni dan bersih karena dosa-dosa yang kita lakukan, maka marilah jika demikian adanya dengan rendah hati kita mohon bantuan saudara-saudari kita untuk pemurnian dan pembersihan diri, seraya mohon rahmat Tuhan agar apa yang kita dambakan, yaitu hidup murni dan bersih segera terwujud atau menjadi nyata. Kepada yang sudah murni dan bersih kami harapkan untuk saling menjaga agar tetap demikian adanya. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="TEXT-TRANSFORM:uppercase;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"A&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;ngkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! &amp;quot;Siapakah itu Raja Kemuliaan?&amp;quot; &amp;quot;TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!&amp;quot; Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! &amp;quot;Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?&amp;quot; &amp;quot;TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;!&amp;quot; (Mzm 24:7-10)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 2 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-7358230014152502990?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7358230014152502990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7358230014152502990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/02/2-feb.html' title='2 feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6379158795427474890</id><published>2012-01-31T00:45:00.001-08:00</published><updated>2012-01-31T00:45:12.211-08:00</updated><title type='text'>1 Feb</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Sam 24:2.9-17; Mrk 6:1-6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: &amp;quot;Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?&amp;quot; Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: &amp;quot;Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.&amp;quot; Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 6:1-6), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Export minded" &lt;/i&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;itulah yang cukup mendominasi banyak orang pada masa kini, tidak hanya dalam hal sarana-prasarana teknologi yang canggih, tetapi juga dalam hal makanan seperti buah-buahan dll.. Memang dalam kenyataan yang berasal dari luar negeri sering kelihatan lebih berkwalitas dan dengan harga murah, sedangkan produksi dalam negeri cukup mahal dan kurang berkwalitas. Sikap mental orientasi menghargai apa yang berasal dari luar negeri ini kiranya menunjukkan sikap mental yang lebih mendalam, yaitu orang lebih menghargai orang lain/asing daripada saudara-saudari sendiri yang setiap hari hidup dan bekerja bersama, entah itu anggota keluarga atau rekan kerja. Memang menghargai dan mengasihi mereka yang setiap hari hidup dan bekerja bersama dengan kita cukup menantang dan sulit, sedangkan menghargai dan mengasihi orang lain/asing lebih mudah. Yang cukup memprihatinkan adalah relasi antar laki-laki dan perempuan yang menjadi suami-isteri: terhadap pasangannya sendiri kurang mesra sedangkan terhadap orang lain sangat mesra. Hemat saya jika kita tidak mampu menghargai dan mengasihi saudara sendiri, mereka yang setiap hari hidup bersama dengan kita, maka menghargai dan mengasihi orang lain, yang jauh berarti merupakan sebuah pelarian dari tanggungjawab, dan relasi dengan yang lain tersebut sebenarnya lebih bersifat menindas saja. Sebaliknya jika kita mampu mengasihi mereka yang dekat dengan kita setiap hari, maka mengasihi mereka yang jauh atau orang asing akan bersifat melayani.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Marilah dengan rendah hati kita saling menghargai dan mengasihi, antar kita yang hidup dan bekerja bersama setiap hari. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&amp;quot;Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah tiga hari penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan timbanglah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;(2 Sam 24: 13), demikian kata Gad, utusan Allah, kepada Daud. Sangat berat bagi Daud untuk memilih, karena semuanya membawa ke penderitaan atau kesengsaraan. Begitulah buah dari orang yang berdosa, yang kurang atau tidak menghargai dan mengasihi mereka yang dekat dengannya. Kita akan terhindar dari ancaman di atas jika kita dengan sungguh-sungguh mengasihi mereka dan apa saja yang bersama-sama dengan kita setiap hari. Mereka itu tidak lain adalah saudara-saudari kita sekandung, se rukun tetangga, se tempat kerja dst.., sedangkan 'apa saja' berarti lingkungan hidup beserta aneka jenis barang, tanaman maupun binatang yang ada di dalamnya. Dengan kata lain marilah kita usahakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat dimana pun dan kapan pun. Lingkungan hidup yang bersih dan sehat selain mendukung kesehatan dan kebugaran tubuh kita juga mendukung diri kita semakin berkreatif dan bereksploratif, karena kenikmatan tinggal dalam lingkungan yang bersih dan sehat mendorong kita untuk berangan-angan dan bermimpi, yang kemudian berkembang menjadi kreatifitas. Usahakan dan pertahankan tempat tinggal atau rumah anda senantiasa dalam keadaan bersih dan sehat, karena ketika tidak bersih dan tidak sehat pasti akan mengundang orang untuk berpikiran jahat, entah itu mencela atau marah-marah. Semoga kita tidak seperti Daud yang dihadapkan tiga pilihan, yang serba menyengsarakan atau mencelakakan&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: &amp;quot;Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,&amp;quot; dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" (Mzm 32:5-7)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 1 Februari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6379158795427474890?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6379158795427474890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6379158795427474890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/1-feb.html' title='1 Feb'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5009493650451394284</id><published>2012-01-31T00:44:00.001-08:00</published><updated>2012-01-31T00:44:12.964-08:00</updated><title type='text'>31 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Fil 4:4-9; Mat 18:1-5)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: &amp;quot;Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?&amp;quot; Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: &amp;quot;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mat 18:1-5), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St Yohanes Bosko, imam, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;St Yohanes Bosko oleh Gereja diangkat sebagai pelindung kaum muda/remaja, karena perhatian pelayanannya kepada kaum muda/remaja. Maka dalam mengenangkan St.Yohanes Bosko kami mengajak dan mengingatkan kita semua, terutama generasi tua atau orangtua untuk memberi perhatian kepada kaum muda/remaja atau anak-anak secara memadai, entah mereka masih berada di dalam keluarga maupun telah atau sedang belajar di sekolah-sekolah. Kepada anda semua kami ingatkan bahwa anda dapat menjadi pribadi atau orang sebagaimana adanya saat ini hemat saya karena pendidikan atau sekolah, maka dengan rendah hati kami harapkan anda juga memperhatikan pendidikan atau sekolah-sekolah tanpa pandang bulu. Alokasikan dana dan tenaga yang memadai bagi pendidikan, entah di dalam keluarga maupun pemerintahan. Jika anda termasuk orang yang kaya dan telah cukup membeayai pendidikan anak-anaknya, kami harapkan solider terhadap mereka yang miskin dan berkekurangan, entah secara pribadi atau organisatoris. Secara pribadi berarti memperhatikan orang-orang miskin yang telah anda kenal, dan tentu saja terutama para pembantu anda yang mengabdi dan melayani keluarga anda: bantulah anak-anak pembantu anda agar dapat belajar di sekolah-sekolah. Secara organisatoris berarti membantu yayasan atau lembaga pendidikan yang mengalami kesulitan financial karena mayoritas peserta didiknya berasal dari keluarga miskin. Tidak melayani, mendidik, mendampingi anak-anak atau remaja dengan memadai berarti anda bunuh diri pelan-pelan. Marilah kita boroskan waktu, tenaga dan dana/uang kita untuk pendidikan anak-anak. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur&lt;/i&gt;" (Ef 4:4-6). Kita diingatkan dan diajak untuk senantiasa bersukacita dan berbaik hati kepada orang lain dimana pun dan kapan pun; kegembiraan dan kebaikan hati kita hendaknya tidak disembunyikan, melainkan biarlah dilihat dan diperhatikan orang lain. Bagi kita orang beriman tidak ada alasan untuk tidak gembira karena kita telah menerima anugerah Tuhan secara melimpah melalui sekian banyak orang yang telah memperhatikan dan berbaik hati kepada kita melalui aneka cara dan bentuk. Pewartaan kegembiraan dan kebaikan hati merupakan bentuk penghayatan tugas missioner atau pewartaan yang handal, daripada aneka ceramah, omongan, kotbah atau nasihat dst..&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kegembiraan dan kebaikan hati merupakan wujud iman kita kepada Tuhan, yang akhirnya mendorong kita untuk senantiasa bersyukur dan berterima kasih selama hidup di dunia ini, meskipun harus menghadapi aneka tantangan dan masalah. Jika kita menginginkan sesuatu hendaknya dengan rendah hati mohon kepada Tuhan seraya mohon pencerahan apakah yang kita inginkan sungguh dibutuhkan dalam usaha menghayati iman atau panggilan maupun melaksanakan tugas pengutusan. Dalam bersukacita kita juga dingatkan agar tetap dalam Tuhan, sehingga tidak terjebak ke aneka bentuk kenikmatan yang merusak tubuh dan jiwa kita, misalnya lalu menikmati narkoba atau pergaulan seks bebas. Bukti atau tanda bahwa kita sungguh bersukacita dalam Tuhan antara lain kelihatan dalam buahnya, yaitu kita semakin beriman kepada Tuhan, semakin hidup penuh syukur dan terima kasih, tidak serakah dan tidak hidup sesuai keinginan atau nafsu pribadi. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mzm 112:1-6)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 31 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5009493650451394284?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5009493650451394284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5009493650451394284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/31-jan.html' title='31 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-4671424811313265575</id><published>2012-01-30T01:53:00.001-08:00</published><updated>2012-01-30T01:53:15.646-08:00</updated><title type='text'>Reminder about your invitation from Alexander Yusup</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%" bgcolor="#F4F4F4"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;     &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="550"&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;  &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;border:solid 1px #DDDDDD;-moz-border-radius:5px;-webkit-border-radius:5px;border-radius:5px;" bgcolor="#FFFFFF" width="550"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="98%" valign="top" align=""&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td align="left"&gt;       &lt;img src="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/logos/logo_emails_trans_98x24.png" alt="LinkedIn" border="0" height="24" width="98"&gt;     &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;div style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;This is a reminder that on January 20, Alexander Yusup sent you an invitation to become part of their professional network at LinkedIn.&lt;/div&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:12px;font-size:12px;line-height:12px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;         &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="1" align=""&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" valign="middle" bgcolor="#FFE86C" background="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png" style="background:url(http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png) repeat-x scroll 100% 0 #FFE86C;background-color:#FFE86C;border:1px solid #E8B463;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;border-radius:4px;"&gt;&lt;div style="padding-right:10px;padding-left:10px;"&gt;&lt;a href="https://www.linkedin.com/e/645fj6-gy1bm1b3-v/doi/5590693394/yClr6Pkg/gir_1571471986_1/?hs=false&amp;amp;tok=0hwuTtcZTNJ541" style="text-decoration:none;"&gt;&lt;span style="font-size:12px;font-family:Arial;font-weight:bold;color:#333333;white-space:nowrap;display:block;"&gt;Accept Alexander Yusup's Invitation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;     &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:12px;font-size:12px;line-height:12px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border:1px dotted #DDDDDD;border-width:1px 0"&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;background:#F2FAFF" width="100%"&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td&gt;&lt;table width="10" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;                          &lt;div&gt;On January 20, Alexander Yusup wrote:&lt;/div&gt;&lt;br&gt;               &lt;div&gt;&amp;gt; To:  [admin4941.renungan@blogger.com]&lt;/div&gt;               &lt;div&gt;&amp;gt; From: Alexander Yusup [artalex06@yahoo.com]&lt;/div&gt;                &lt;div&gt;&amp;gt; Subject: Invitation to connect on LinkedIn&lt;/div&gt;&lt;br&gt;               &gt; I'd like to add you to my professional network on LinkedIn.&lt;br/&gt; &gt; &lt;br/&gt; &gt; - Alexander                     &lt;/td&gt;       &lt;td&gt;&lt;table width="5" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;width:550px" &gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td style="color:#999;font-family:Arial,sans-serif;font-size:11px;line-height:15px"&gt;       &lt;div&gt; You are receiving &lt;b style="color:#666"&gt;Reminder emails for pending invitations&lt;/b&gt;.         &lt;a href="http://www.linkedin.com/e/645fj6-gy1bm1b3-v/qtWvRsNV33CW-QLwBaiDNs9EOEtSDE248qW8ZRlij92MWG/goo/admin4941%2Erenungan%40blogger%2Ecom/20060/I1944752156_1/?hs=false&amp;amp;tok=07O-uCXxPNJ541"&gt;Unsubscribe.&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;       &lt;div&gt;&amp;copy; 2012 LinkedIn Corporation. 2029 Stierlin Ct, Mountain View, CA 94043, USA.&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:1px;font-size:1px;line-height:1px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-4671424811313265575?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4671424811313265575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4671424811313265575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/reminder-about-your-invitation-from_30.html' title='Reminder about your invitation from Alexander Yusup'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5468106186297723512</id><published>2012-01-29T19:27:00.001-08:00</published><updated>2012-01-29T19:27:53.198-08:00</updated><title type='text'>30 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Sam 15:13-14.30; 16:5-13a; Mrk 5:1-20)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu. Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak: &amp;quot;Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!&amp;quot; Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: &amp;quot;Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!&amp;quot; Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: &amp;quot;Siapa namamu?&amp;quot; Jawabnya: &amp;quot;Namaku Legion, karena kami banyak.&amp;quot; Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: &amp;quot;Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!&amp;quot; Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 5:1-13), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Para penjahat ketika terjebak untuk ditangkap pada umumnya lebih memilih mati daripada tertangkap hidup-hidup, maka mereka lalu berusaha menyerang atau melawan habis-habisan seraya membentak atau menakut-nakuti mereka yang berusaha menangkapnya. Begitulah yang sering terjadi: setan lebih berteriak keras daripada Roh, penjahat lebih seram mengancam daripada orang-orang baik. Para penjahat karena dalam ketakutan pada umumnya juga senantiasa bersembunyi atau mengasingkan diri. Dalam kisah warta gembira hari ini setan-setan minta diperintah oleh &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Yesus untuk pindah dari manusia ke kawanan babi-babi dan hal itu sungguh terjadi sehingga menjadi bahan percaturan banyak orang perihal mujizat pengusiran setan yang dilakukan oleh Yesus. Hal lain yang mungkin baik saya angkat adalah perihal babi, yang bagi umat Muslim dikatakan najis dan mereka tidak boleh makan daging bagi sesuai dengan fatwa yang diberlakukan. Nampaknya perihal babi yang haram atau najis ini dilatarbelakangi oleh kisah pengusiran setan dari manusia ke kawanan babi-babi. Bagi yang beriman kepada Yesus Kristus kami ajak merenungkan dan menghayati sabda Yesus kepada orang yang telah dibebaskan dari kuasa setan: &lt;i&gt;&amp;quot;Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!&lt;/i&gt;" (Mrk 5:19) Sabda ini mengajak dan memanggil kita semua untuk kembali ke 'jati diri' kita masing-masing yang benar, yaitu sebagai gambar dan citra Tuhan melalui penghayatan panggilan maupun pelaksanaan tugas pengutusan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Sedangkan anak kandungku ingin mencabut nyawaku, terlebih lagi sekarang orang Benyamin ini! Biarkanlah dia dan biarlah ia mengutuk, sebab TUHAN yang telah berfirman kepadanya demikian. Mungkin TUHAN akan memperhatikan kesengsaraanku ini dan TUHAN membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari ini.&amp;quot;&lt;/i&gt; (2Sam 16:11-12), demikian kata Daud kepada para pegawainya. Pasrah diri sang raja Daud ini kiranya muncul dari ketulusan hatinya, yang antara lain ia menyadari dan menghayati diri telah berdosa atau melakukan apa yang tidak berkenan pada Tuhan. Daud mengimani bahwa Tuhan itu Mahatahu dan Mahaadil, Dia akan mengampuni orang yang mengakui dengan rendah hati dosa-dosanya serta siap sedia untuk bertobat atau memperbaharui diri, dan menghukum orang yang tahu terima kasih serta kasih pengampunan, yang suka balas dendam terhadap orang lain. Maka dengan ini kami mengajak anda sekalian untuk memiliki ketulusan hati dan kejujuran, tidak menutupi kesalahan dan kekurangan diri sendiri jika memang demikian adanya, dan juga tidak melawan mereka yang akan mempersalahkan dan mengancamnya. Persembahkan atau serahkan semuanya kepada Tuhan, Penyelenggaraan Ilahi, dan hendaknya juga jangan mengadili orang lain menurut keinginan atau kemauan pribadi. Jauhkan dan berantas sikap mental dan perilaku mengadili orang lain dan hayati serta sebarluaskan kasih pengampunan Tuhan kepada saudara-saudari kita dimana pun dan kapan pun dalam dan melalui kesibukan dan pelayanan kita setiap hari. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku;banyak orang yang berkata tentang aku: &amp;quot;Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.&amp;quot; Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku! Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (Mzm 3:2-7)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 30 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5468106186297723512?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5468106186297723512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5468106186297723512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/30-jan.html' title='30 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7843245337379904464</id><published>2012-01-27T19:53:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T19:53:55.391-08:00</updated><title type='text'>Fwd: Mg Biasa IV</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;" Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;Mg Biasa IV : Ul 18:15-20; 1Kor 7:32-35; Mrk 1:21-28&lt;/span&gt;&lt;br&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;br&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ketika ada seorang dukun atau yang mampu menyembuhkan aneka penyakit secara ajaib, pada umumnya berita tersebut dengan cepat tersebar luas serta banyak orang datang berbondong-bondong kepadanya mohon penyembuhan dari penyakitnya. Kasus dukun cilik yang konon mempunyai batu ajaib di Jawa Timur beberapa waktu yang lalu, misalnya: ribuan orang dari seluruh penjuru tanah air datang kepadanya, karena mereka percaya jika minum air yang telah 'dimasuki batu' tersebut maka penyakitnya langsung sembuh. Sebenarnya penyembuhan seorang pasien dari penyakitnya antara adalah karena kepercayaan orang yang bersangkutan: percaya bahwa akan sembuh alias dari dalam dirinya sendiri ada kehendak dan kemauan untuk sembuh dari penyakitnya. Dalam hal penyakit spiritual atau psikologis kiranya yang akan mampu menyembuhkan adalah mereka yang sungguh beriman atau suci, yang senantiasa hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan, sebagaimana terjadi dalam diri Yesus, dimana &lt;i&gt;"roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.&amp;quot;. &lt;/i&gt;Maka marilah kita renungkan atau refleksikan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: &amp;quot;Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.&amp;quot;Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;" (Mrk 1:27-28) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Yesus adalah Allah yang menjadi Manusia seperti kita, kecuali dalam hal dosa, maka sebagai Guru atau Pengajar, ajaran atau kata-kataNya sungguh berwibawa dan berkuasa, karena antara lain apa yang Ia ajarkan juga Ia hayati sendiri. Maka sebenarnya kita juga dapat meneladan Dia, jika kita sungguh berminat dan berhasrat, antara senantiasa berusaha untuk menghayati atau melakukan apa yang kita katakan dengan kata lain 'satu dalam kata dan tindakan atau perilaku atau cara hidup dan cara bertindak. Percayalah jika kita 'satu kata dan tindakan', maka siapapun yang berjumpa atau melihat kita akan tergerak untuk menirunya, sehingga mereka tersembuhkan dari aneka penyakit yang sedang dideritanya, dan kita sendiri akan menjadi percaturan atau percakapan banyak orang, karena kebaikan dan keutamaan kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Sabda Yesus mampu memeritah roh-roh jahat dan roh-roh jahat pun akhirnya taat kepadaNya. Roh-roh jahat menggejala dan hidup dalam diri orang yang sedang sakit hati, sakit jiwa atau sakit akal budi serta sakit phisiknya, karena mereka tidak setia melakukan apa yang pernah mereka janjikan dan hidup serta bertindak hanya mengikuti keinginan atau selera pribadi. Jika cara hidup dan cara bertindak kita sesuai dengan janji yang pernah kita ikrarkan atau ucapkan, maka kita akan mampu membantu penyembuhan mereka yang sedang menderita sakit tersebut: kata dan nasihat kita akan sungguh didengarkan dan kemudian dengan rendah hati juga akan dilaksanakan atau dihayati. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kepada mereka yang sedang menderita sakit hati, sakit jiwa, sakit akal budi maupun sakit phisik, kami harapkan untuk sungguh mawas diri. Anda menderita sakit karena anda hanya mengikuti selera atau keinginan pribadi alias seenaknya sendiri, maka kami harapkan untuk bertobat dengan setia pada janji yang pernah anda ikrarkan serta melaksanakan dengan sepenuh hati aneka tata tertib yang terkait dengan panggilan, tugas, fungsi dan jabatan anda. Seperti mereka yang setia melaksanakan tata tertib berlalu lintas akhirnya selamat dalam perjalanan serta sampai ke tempat tujuan yang didambakan, demikian pula jika dalam perjalanan hidup dan tugas kita setia pada tata tertib yang terkait, maka kita juga akan selamat selama di perjalanan dan akhirnya sampai ke tujuan yang kita dambakan yaitu keselamatan jiwa kita, artinya ketika kita dipanggil Tuhan alias meninggal dunia segera langsung menikmati hidup mulia dan berbahagia selamanya di sorga bersama Allah dan para kudus yang telah mendahului perjalanan kita. Marilah kita meneladan cara hidup dan cara bertindak santo-santa pelindung kita masing-masing, yang namanya kita abadikan dalam nama kita masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya. Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya, dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya. Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;." (1Kor 7:32-35). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kutipan surat Paulus yang pertama kepada umat di Korintus, yang tertulis dalam Kalendarium Liturgi hari ini saya kutip semuanya, karena menurut hemat saya hal itu sungguh jelas dan mudah dimengerti apa yang dikatakan, yaitu suatu perintah moral yang harus kita laksanakan. Baik beristeri atau bersuami atau tidak beristeri dan tidak bersuami alias hidup tidak menikah dengan menjadi imam, bruder atau suster, dipanggil untuk "&lt;i&gt;melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan". &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Bagi yang beristeri atau bersuami 'melayani Tuhan' antara lain menghayati dan mensikapi pasangannya sebagai hadiah atau kado dari Tuhan, sehingga merawatnya sesuai dengan kehendak dan perintah Tuhan. Anda kiranya memiliki pengalaman ketika menerima hadiah atau kado dari kekasih: bukankah anda akan merawatnya dan memperhatikannya siang malam dengan baik dan benar. Suami atau isteri adalah hadiah atau kado dari Yang Terkasih, maka selayaknya diperlakukan dengan baik dan benar. Yang baik dan benar jelas sekali bagi anda sebagai suami-isteri, yaitu saling mengasihi satu sama lain, baik dalam untung maupun malang, sehat maupun sakit, sampai mati. Kasihilah pasangan hidup anda dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap kekuatan atau tubuh alias dengan total tanpa syarat. Jika anda saling mengasihi yang demikian ini, maka tak aka nada gangguan yang mengaburkan dan merusak hidup keluarga anda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Sebagai imm, bruder dan suster 'melayani Tuhan' antara lain berarti membaktikan diri sepenuhnya kepada tugas pengutusan yang telah diterima dari pembesar: tugas dan pekerjaan dapat dikerjakan dan diselesaikan dengan benar dan baik. Secara khusus kepada rekan-rekan imam, bruder dan suster saya ajak untuk merenungkan peringatan ini &lt;i&gt;"Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.&lt;/i&gt;" (Ul 18:19-20). Sebagai imam, bruder dan suster dipanggil untuk menghayati rahmat kenabian dengan penuh, yaitu hidup dan bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan, sehingga yang dikatakan atau diajarkan benar dan baik adanya, karena meneruskan apa yang dikehendaki atau disabdakan Tuhan. Ingatlah dan sadari bahwa sebagai imam, bruder atau suster sering memberi pengajaran, petuah atau&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;nasihat: hendaknya memberi yang benar dan baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur. Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku&lt;/i&gt;." (Mzm 95:1-2.6-9)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 29 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-7843245337379904464?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7843245337379904464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7843245337379904464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/fwd-mg-biasa-iv.html' title='Fwd: Mg Biasa IV'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5809307907876236670</id><published>2012-01-27T11:04:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T11:04:38.542-08:00</updated><title type='text'>28 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Barangsiapa terbesar di antara kamu hendaklah ia menjadi pelayanmu."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Keb 7:7-10.15-16; Mat 23:8-12)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."&lt;/i&gt; (Mat 23:8-12), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Tomas Aquino, imam dan pujangga Gereja hari ini, saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Salah satu fungsi utama seorang imam, yang telah menerima tahbisan imamat, adalah sebagai pelayan: melayani umat Allah yang menjadi tanggungjawabnya atau yang harus digembalakan. Memang secara organisatoris seorang imam atau pastor bagi umatnya adalah yang terbesar atau tertinggi alias memiliki wewenang atau kuasa yang sangat menentukan kehidupan umat Allah. Kami berharap kepada rekan-rekan imam/pastor maupun para pembantunya (dewan paroki, ketua wilayah atau lingkungan dst..) untuk berjiwa melayani dalam cara hidup dan cara bertindaknya, dalam mem fungsikan atau menghayati jabatan atau tugasnya. Menjadi 'pelayan' berarti senantiasa dengan rendah hati berusaha untuk membahagiakan mereka yang harus dilayani. Cirikhas pelayan yang baik antara lain: gembira/ceria, cekatan, bekerja keras, tak pernah marah/mengeluh atau menggerutu meskipun diperlakukan dengan tidak baik oleh mereka yang dilayani. Pelayan yang baik pada umumnya juga sederhana dalam cara hidup dan cara bertindaknya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;"&lt;i&gt;Para klerikus (=mereka yang telah menerima tahbisan) hendaknya hidup sederhana dan menjuahkan diri dari segala sesuatu yang memberi kesan kesia-siaan" &lt;/i&gt;(KHK kan 282.1). Kami berharap juga kepada para imam tidak mudah marah atau mengeluh terhadap apa-apa yang diberikan oleh umat atau siapa saja yang mendatanginya. Dalam kesederhanaan dan kerendahan hati kami harapkan mereka yang menjadi pemimpin di tingkat dan pelayanan apapun sering mendatangi bawahannya, memberi sapaan dan perhatian.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Maka itu aku berdoa dan akupun diberi pengertian, aku bermohon lalu roh kebijaksanaan datang kepadaku. Dialah yang lebih kuutamakan dari pada tongkat kerajaan dan takhta, dan dibandingkan dengannya kekayaan kuanggap bukan apa-apa. Permata yang tak terhingga nilainya tidak kusamakan dengan dia, sebab segala emas di bumi hanya pasir saja di hadapannya dan perak dianggap lumpur belaka di sampingnya. Ia kukasihi lebih dari kesehatan dan keelokan rupa, dan aku lebih suka memiliki dia dari pada cahaya, sebab kilau dari padanya tidak kunjung hentinya&lt;/i&gt;" (Keb 7:7-10). Pengertian dan kebijaksanaan harus lebih diutamakan atau didahulukan oleh seorang pemimpin, daripada tongkat kepemimpiman, takhta, permata, emas dan perak atau aneka jenis harta benda/uang, jabatan dan kehormatan duniawi. Untuk memperoleh pengertian dan kebijaksanaan, selain mohon kepada Tuhan, antara lain pemimpin harus mendengarkan dengan rendah hati suka-duka dari yang dipimpin; hal itu dapat dilakukan dengan percakapan pribadi satu per satu atau mungkin dengan hadir di antara mereka yang harus dilayani/dipimpin di tempat kerja atau hidup mereka sehari-hari seraya mendengarkan dan melihat apa yang sedang terjadi dan berlangsung. Dengan kata lain pemimpin hendaknya menghayati kepemimpinan partisipatif dengan mendengarkan terus-menerus suka-duka dari mereka yang harus dipimpin atau dilayani. Pemimpin hendaknya sungguh mengerti dan mengenal suka-duka dari mereka yang harus dipimpin, sehingga dapat melayani mereka dengan baik sesuai dengan dambaan mereka maupun kehendak Tuhan. Memang agar keputusan pelayanan dinilai bijak atau bijaksana, hendaknya apa yang dilihat dan didengarkan kemudian dijadikan bahan doa atau permenungan sebelum mengambil keputusan atau kebijakan; dengan kata lain hendaknya seorang pemimpin terus berusaha untuk memperdalam dan memperkembangkan keterampilan pembedaan roh (&lt;i&gt;spiritual discernment), &lt;/i&gt;sehingga dapat memilah dan memilih dengan tepat aneka saran, nasihat dan masukan. Keterampilan pembedaan roh pada masa kini sungguh mendesak dan &lt;i&gt;up to date &lt;/i&gt;untuk dihayati, diperdalam dan disebarluaskan, mengingat dan mempertimbangkan banyak pilihan yang ditawarkan dan kita hanya mungkin memilih satu di antara sekian banyak pilihan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah tinggalkan aku sama sekali. Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;-&lt;i&gt;perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan. Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta."&lt;/i&gt; (Mzm 119:8-14)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 28 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5809307907876236670?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5809307907876236670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5809307907876236670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/28-jan.html' title='28 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6934340138783231003</id><published>2012-01-27T11:02:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T11:02:42.678-08:00</updated><title type='text'>27 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Sam 11:1-4a.5-10a.13-17; Mrk 4:26-34)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Lalu kata Yesus: &amp;quot;Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.&amp;quot; Kata-Nya lagi: &amp;quot;Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya? Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.&amp;quot; Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri."&lt;/i&gt; (Mrk 4:26-34), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Apa yang disebut benih pada umumya memang kecil, namun begitu ia tumbuh dalam waktu singkat dapat menjadi pohon atau pribadi atau makhluk besar. Sel sperma sangat kecil dan ketika bersatu dengan sel telor dalam hubungan seksual antara laki-laki dalam waktu kurang lebih sembilan bulan telah tumbuh berkembang dengan berat antara 3 s/d 4 kg, menjadi bayi yang manis dan mempesona. Demikian juga benih tanaman, ketika ditaburkan di tanah dan kemudian tumbuh akan menjadi pohon yang dapat menghasilkan buah yang berguna bagi kehidupan umat manusia. Perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus perihal Kerajaan Allah itu bagaikan biji sesawi yang ditaburkan di tanah menggambarkan Allah yang diimani oleh manusia, yang kemudian menghidupi dan menjiwai manusia, sebagaimana manusia yang percaya kepada Yesus Kristus, atau nabi-nabi lain seperti Nabi Muhamad s.w.a, dst.. Yang mulai percaya atau beriman pertama-tama dalam jumlah kecil dan dapat dihitung dengan jari, namun kemudian bertambah jumlahnya sampai berjuta-juta. Perumpamaan ini kiranya juga menggambarkan orang yang sungguh beriman, yang dapat menjadi naungan bagi banyak orang. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan segenap umat beriman untuk sungguh menghayati imannya agar dapat menjadi naungan atau perlindungan bagi saudara-saudarinya. Perumpamaan ini juga mengingatkan kita: meskipun jumlah kita hanya kecil, namun jika kita setia pada iman kita, percayalah dalam waktu singkat pasti akan banyak temannya alias banyak orang akan bergabung dengan kita. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: &amp;quot;Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.&amp;quot; Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya&lt;/i&gt;." (2Sam 11:2-4). Kutipan ini kiranya dapat menjadi bahan refleksi kita semua, entah laki-laki maupun perempuan. Keelokan atau kecantikan seorang perempuan pasti menjadi daya tarik atau daya pikat bagi kaum laki-laki, demikian sebaliknya ketampanan laki-laki akan menjadi daya tarik atau daya pikat bagi kaum perempuan. Marilah kita semua, entah laki-laki atau perempuan, dengan rendah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hati berusaha menjadikan diri kita masing-masing sebagai daya tarik atau daya pikat, dengan mengusahakan keelokan, kecantikan atau ketampanan hati dan budi kita masing-masing alias senantiasa berusaha untuk menjadi orang yang baik dan berbudi pekerti luhur. Ketika kita semua menjadi pribadi yang baik dan berbudi pekerti luhur, maka secara otomatis kita akan saling menarik dan memikat, sehingga terjadilah kebersamaan hidup yang nikmat. Tentu saja karena sama-sama baik dan berbudi pekerti luhur, meskipun saling dekat satu sama lain, pasti tidak akan melakukan sebagaimana dilakukan oleh Daud alias berselingkuh atau berbuat serong. Fungsikan atau hayati keelokan, kecantikan dan ketampanan anda sebagai daya tarik dan daya pikat bagi siapapun untuk semakin beriman, semakin membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan, semakin suci, semakin dikasihi oleh Tuhan dan sesama manusia. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu. Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" (Mzm 51:3-7)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 27 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6934340138783231003?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6934340138783231003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6934340138783231003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/27-jan.html' title='27 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-8464925977975146213</id><published>2012-01-25T16:44:00.001-08:00</published><updated>2012-01-25T16:44:09.512-08:00</updated><title type='text'>26 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Tuhan mengutus mereka berdua-dua mendahuliNya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungiNya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Tim 1:1-8; Luk 10:1-9)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: &amp;quot;Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan. Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu&lt;/i&gt;." (Luk 10:1-9), demikian kutipan Warta Gembira h&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;ari ini&lt;/span&gt;&lt;font face="Calibri"&gt;.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Timotius dan St.Titus, uskup, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Timoteus dan Titus adalah teman/sahabat dan pembantu Paulus dalam mewartakan Kabar Baik, dan kemudian dua sahabat ini diserahi tugas untuk menggembalakan umat Allah, orang-orang yang telah menerima pewartaan Kabar Baik serta dibaptis, alias mereka menjadi uskup. Hal ini kiranya yang menjadi inspirasi bagi para Gembala Gereja Katolik masa kini untuk menghayati kolegialitas dalam tugas penggembalaan, misalnya di Indonesia para Gembala/uskup tergabung dalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Kolegialitas atau kebersamaan dalam mengemban tugas pengutusan atau menghayati panggilan itulah yang diharapkan juga dihayati oleh siapapun yang berpartisipasi dalam penggembalaan umat Allah: para uskup, para pastor paroki, rektor, ketua stasi, ketua lingkungan dst..&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kolegialitas atau kebersamaan dalam tugas dan pengutusan ini penting sekali, mengingat dan memperhatikan godaan, masalah dan tantangan ada di mana-mana dan cukup besar, maka jika dihadapi bersama-sama kiranya kita akan mampu mengatasi godaan, masalah dan tantangan dalam rangka mewartakan Kabar Baik. Kebersamaan hidup bersama dalam komunitas atau paguyuban umat Allah/ beriman pada dirinya sudah merupakan Kabar Baik atau bersifat missioner. Siapapun yang melihat hidup bersama yang rukun, penuh dengan perdamaian dan persahabatan sejati pasti akan tergerak dan terpesona serta tertarik untuk menggabungkan diri. Kebersamaan atau persaudaraan merupakan salah satu bentuk 'pre-evangelisasi' atau jalan masuk yang mulus bagi kedatangan Tuhan, Yang Ilahi.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah&lt;/i&gt;" (2Tim 1:6-8). Peringatan Paulus kepada Timoteus ini kiranya juga terarah kepada kita semua yang beriman kepada Yesus Kristus. Kita dipanggil untuk "&lt;i&gt;mengobarkan karunia Allah yang ada pada kamu".&lt;/i&gt; Jika kita berani dan dengan jujur mawas diri kiranya kita akan mengakui dan menghayati bahwa kita telah menerima kasih karunia Allah secara melimpah ruah. Sebagai tanda bahwa kita sungguh mengobarkan kasih karunia Allah adalah '&lt;i&gt;membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban'. &lt;/i&gt;Cara hidup dan cara bertindak orang yang telah menerima kasih karunia Allah serta mengobarkannya dalam hidup sehari-hari senantiasa membuat orang semakin kuat dalam iman, semakin kuat membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan, semakin hidup saling mengasihi satu sama lain serta semakin tertib dalam hidupnya. Tertib dalam cara hidup dan cara bertindak pada masa kini sungguh mendesak dan &lt;i&gt;up to date &lt;/i&gt;untuk dihayati dan disebarluaskan, mengingat dan memperhatikan cukup banyak orang tidak dan kurang tertib dalam cara hidup dan cara bertindaknya serta hanya mengikuti selera pribadi atau seenaknya sendiri tanpa aturan dan tata tertib. Jika semua orang hidup dan bertindak tertib alias menghayati aneka tata tertib yang terkait dengan hidup, panggilan dan tugas pengutusannya, maka hidup bersama akan sungguh menarik, memikat dan mempesona, tidak ada permusuhan, iri hati, tawuran dan kebencian. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa. Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya"&lt;/i&gt; (Mzm 96:1-3.7-8a)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 26 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-8464925977975146213?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8464925977975146213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8464925977975146213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/26-jan.html' title='26 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6376261574878229773</id><published>2012-01-24T10:18:00.001-08:00</published><updated>2012-01-24T10:18:49.491-08:00</updated><title type='text'>25 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Pergilah ke seluruh dunia beritakanlah Injil kepada segala makhluk."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Kis 22:5-16; Mrk 16:15-18)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Lalu Ia berkata kepada mereka: &amp;quot;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 16:15-18), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pertobatan St.Paulus, rasul agung, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Setiap mengenangkan pertobatan St.Paulus saya senantiasa teringat akan ceritera perihal Sejarah Serikat Yesus, yang saya terima ketika masih di Novisiat Serikat Yesus di Girisonta, Ungaran. Konon Serikat Yesus yang baru berdiri, dimana anggota-anggotanya tersebar dan kurang tinggal bersama maupun doa bersama ditegor oleh pejabat Vatikan/Kepausan:"&lt;i&gt;Bagaimana para Yesuit itu, katanya menyatakan diri sebagai religious atau hidup membiara, lha kok jarang berdoa bersama dan bahkan para anggotanya pergi terus?". &lt;/i&gt;Sekretaris Serikat Yesus pun menjawab:"&lt;i&gt;Ya kami mengikuti jejak St.Paulus, yang berkeliling dunia untuk mewartakan Injil/Kabar Baik". &lt;/i&gt;St.Paulus memang berkeliling dunia dan menghayati sabda Yesus "&lt;i&gt;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahhluk". &lt;/i&gt;Sabda ini tidak hanya bagi Paulus, tetapi juga bagi kita semua yang beriman kepada Yesus Kristus. Jika kita jujur mawas diri kiranya kita semua mengakui bahwa kita setiap hari juga bepergian, artinya keluar dari rumah atau tempat tinggal untuk melaksanakan tugas pengutusan atau kewajiban. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan kita semua: hendaknya bepergian ke manapun dan sedang melakukan tugas apapun kita senantiasa juga mewartakan Injil atau Kabar Baik. Dengan kata lain semoga kehadiran dan sepak terjang kita dimana pun senantiasa tersiarkan atau terberitakan apa-apa yang baik dalam diri kita, karena kita senantiasa melakukan apa yang baik, semua tugas dan kewajiban dapat kita lakukan dan selesaikan dengan baik. Jika kita semua melakukan apa yang baik, maka akan terjadilah kesatuan dan persaudaraan sejati di antara kita; doa-doa kita di Pekan Doa bagi Kesatuan Umat Kristen terkabul. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan!"&lt;/i&gt; (Kis 22:16), demikian kutipan dari kotbah Paulus. Dibaptis berarti disisihkan atau dipersembahkan seutuhnya kepada Tuhan, sehingga mau tak mau harus melaksanakan kehendak dan perintah Tuhan. Seruan Paulus tersebut terutama diarahkan kepada mereka yang ragu-ragu atau kurang atau&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tidak mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan alias kurang atau tidak beriman. Kepada mereka diajak dan dipanggil untuk bertobat, memperbaharui &lt;span&gt; &lt;/span&gt;diri: yang terbiasa melakukan dosa hendaknya segera meninggalkannya, yang kurang disiplin hendaknya segera mendisiplinkan diri, yang tidak setia pada panggilan dan tugas pengutusan hendaknya segera berusaha untuk setia dst… Selanjutnya hendaknya kita senantiasa "&lt;i&gt;berseru kepada nama Tuhan", &lt;/i&gt;artinya mengawali dan mengakhiri aneka tugas dan pekerjaan dengan berdoa. Bagi umat Katolik mungkin hanya diawali dengan membuat tanda salib kiranya sudah cukup, asal kemudian melakukan tugas dan pekerjaan dalam dan dengan terang Yang Tersalib. Jika terpaksa akan marah atau menegor orang lain, hendaknya diawali dengan membuat tanda salib. Di Indonesia ini setiap hari kita dapat mendengarkan suara azan, seruan untuk memuliakan dan memuji Tuhan, dari masjid-masjid. Semoga setiap kali mendengar suara tersebut kita tidak merasa terganggu, melainkan hendaknya menyatukan diri dengan rekan-rekan umat Islam yang sedang mendengarkan suara atau ajakan tersebut seraya menghayati diri berada di hadirat Tuhan. Maka entah di dalam perjalanan karena sedang bepergian atau berada di rumah atau tempat kerja ketika mendengar suara azan dari masjid-masjid tersebut kita bersyukur dan berterima kasih karena diingatkan agar kita senantiasa harus hidup dan bertindak dalam dan bersama Tuhan. Hendaknya suara tersebut sungguh disikapi sebagai ajakan untuk bersama-sama memuliakan dan memuji Tuhan. Semoga di dalam perjalanan ke manapun kita senantiasa dapat mengusir dan mengalahkan setan yang terus merayu dan menggoda kita untuk berbuat dosa. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!"&lt;/i&gt; (Mzm 117)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 25 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6376261574878229773?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6376261574878229773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6376261574878229773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/25-jan.html' title='25 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-324834504971707372</id><published>2012-01-24T02:10:00.001-08:00</published><updated>2012-01-24T02:10:40.393-08:00</updated><title type='text'>Reminder about your invitation from Alexander Yusup</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%" bgcolor="#F4F4F4"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;     &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="550"&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;  &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;border:solid 1px #DDDDDD;-moz-border-radius:5px;-webkit-border-radius:5px;border-radius:5px;" bgcolor="#FFFFFF" width="550"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="98%" valign="top" align=""&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td align="left"&gt;       &lt;img src="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/logos/logo_emails_trans_98x24.png" alt="LinkedIn" border="0" height="24" width="98"&gt;     &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;div style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;This is a reminder that on January 20, Alexander Yusup sent you an invitation to become part of their professional network at LinkedIn.&lt;/div&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:12px;font-size:12px;line-height:12px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;         &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="1" align=""&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" valign="middle" bgcolor="#FFE86C" background="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png" style="background:url(http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png) repeat-x scroll 100% 0 #FFE86C;background-color:#FFE86C;border:1px solid #E8B463;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;border-radius:4px;"&gt;&lt;div style="padding-right:10px;padding-left:10px;"&gt;&lt;a href="https://www.linkedin.com/e/645fj6-gxsrlbik-r/doi/5590693394/yClr6Pkg/gir_1571471986_0/?hs=false&amp;amp;tok=3WAQVL5mh2AR41" style="text-decoration:none;"&gt;&lt;span style="font-size:12px;font-family:Arial;font-weight:bold;color:#333333;white-space:nowrap;display:block;"&gt;Accept Alexander Yusup's Invitation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;     &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:12px;font-size:12px;line-height:12px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border:1px dotted #DDDDDD;border-width:1px 0"&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;background:#F2FAFF" width="100%"&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td&gt;&lt;table width="10" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;                          &lt;div&gt;On January 20, Alexander Yusup wrote:&lt;/div&gt;&lt;br&gt;               &lt;div&gt;&amp;gt; To:  [admin4941.renungan@blogger.com]&lt;/div&gt;               &lt;div&gt;&amp;gt; From: Alexander Yusup [artalex06@yahoo.com]&lt;/div&gt;                &lt;div&gt;&amp;gt; Subject: Invitation to connect on LinkedIn&lt;/div&gt;&lt;br&gt;               &gt; I'd like to add you to my professional network on LinkedIn.&lt;br/&gt; &gt; &lt;br/&gt; &gt; - Alexander                     &lt;/td&gt;       &lt;td&gt;&lt;table width="5" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;/td&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;width:550px" &gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td style="color:#999;font-family:Arial,sans-serif;font-size:11px;line-height:15px"&gt;       &lt;div&gt; You are receiving &lt;b style="color:#666"&gt;Reminder emails for pending invitations&lt;/b&gt;.         &lt;a href="http://www.linkedin.com/e/645fj6-gxsrlbik-r/qtWvRsNV33CW-QLwBaiDNs9EOEtSDE248qW8ZRlij92MWG/goo/admin4941%2Erenungan%40blogger%2Ecom/20060/I1944752156_1/?hs=false&amp;amp;tok=3pG8d-h6R2AR41"&gt;Unsubscribe.&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;       &lt;div&gt;&amp;copy; 2012 LinkedIn Corporation. 2029 Stierlin Ct, Mountain View, CA 94043, USA.&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:1px;font-size:1px;line-height:1px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-324834504971707372?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/324834504971707372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/324834504971707372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/reminder-about-your-invitation-from.html' title='Reminder about your invitation from Alexander Yusup'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-45572590119093102</id><published>2012-01-23T04:45:00.001-08:00</published><updated>2012-01-23T04:45:28.134-08:00</updated><title type='text'>24 Jan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Kamu adalah sahabatKu&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="gmail_quote"&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Ef 3:8-12; Yoh 15:9-17)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&amp;quot;Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Yoh 15:9-17), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Uskup adalah penerus para rasul, sahabat-sahabat Yesus, dalam mewartakan Kabar Baik serta menggembalakan umat Allah. Maka para uskup juga dapat disebut sebagai sahabat-sahabat Yesus,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;namun demikian hemat saya siapapun yang beriman kepada Yesus juga sahabat-sahabat Yesus. Sebagai sahabat Yesus kita dipanggil untuk menghayati atau melaksanakan perintahNya, yaitu "&lt;i&gt;Kasihilah seorang akan yang lain", &lt;/i&gt;dan "&lt;i&gt; Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.". &lt;/i&gt;Memberikan nyawa berarti mempersembahkan atau mengarahkan cita-cita, dambaan, harapan, tenaga dan waktu, dengan kata lain jika kita dipanggil untuk saling memberikan nyawa berarti kita dipanggil untuk saling berbagi cita-cita, dambaan, harapan, tenaga dan waktu dengan saudara-saudari atau sahabat-sahabat kita. Pengalaman mendalam saling mengasihi ini kiranya telah dihayati oleh para suami-isteri, maka kami berharap kepada para suami-isteri atau bapak-ibu untuk menjadi teladan dalam saling mengasihi kepada anak-anaknya serta mendidik dan mengajarkan anak-anak sedini mungkin untuk saling mengasihi dengan kakak-adik maupun rekan sebayanya, sehingga kelak kemudian hari anak-anak tumbuh berkembang saling mengasihi dengan siapapun tanpa pandang bulu. Pengalaman atau pembekalan anak-anak di dalam keluarga merupakan modal yang besar sekali bagi mereka dalam hidup bersama dalam lingkungan yang lebih luas setelah mereka 'pisah' dari keluarga atau orangtuanya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya&lt;/i&gt;" (Ef 3:12). Kutipan ini secara kebetulan juga menjadi pengalaman iman dalam rangka menanggapi panggilan Tuhan untuk menjadi 'Sabahat Yesus' (SY), dan akhirnya saya pilih menjadi motto tahbisan imamat saya untuk menjiwai perjalanan penghayatan imamat sampai saat ini. Rasanya kutipan itu juga senada dengan motto yang dipakai oleh Mgr.A.Soegijapranata SJ maupun Bapak Kardinal Julius Darmaatmadja SJ '&lt;i&gt;in nomine Iesu' (Dalam Nama Yesus). &lt;/i&gt;Maka kami mengajak anda sekalian umat beriman dan khususnya yang beriman kepada Yesus Kristus untuk senantiasa hidup dan bertindak '&lt;i&gt;di dalam Dia', &lt;/i&gt;karena dengan demikian '&lt;i&gt;kita beroleh keberanian dan jalan kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepadaNya". &lt;/i&gt;Di dalam Dia (Tuhan) kita akan memiliki keberanian untuk menghadapi aneka masalah dan tantangan dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga kita juga semakin beriman, semakin membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan. Maka marilah kita senantiasa berada di dalam Tuhan, hidup dan bertindak bersamaNya dimana pun dan kapanpun. Kita sadari dan hayati bahwa Tuhan hadir dimana-mana dan berkarya terus menerus tanpa kenal ruang dan waktu, maka dimana dan kapan saja kita akan dapat bersama denganNya atau berada di dalam Tuhan. Tanda bahwa kita senantiasa di dalam Tuhan antara lain kita senantiasa hidup berbudi pekerti luhur dalam situasi dan kondisi apapun, kapan pun dan dimana pun, dan dengan demikian juga senantiasa berbuat baik kepada orang lain, melakukan apa yang baik, membahagiakan dan menyelamatkan, terutama keselamatan jiwa manusia. Didik dan dampingilah anak-anak anda agar senantiasa di dalam Tuhan, karena ia adalah ciptaan Tuhan, yang diciptakan sesuai dengan gambar atau citraNya. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang"&lt;/i&gt; (Mzm 37:3-6)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 24 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-45572590119093102?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/45572590119093102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/45572590119093102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/24-jan.html' title='24 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2981415656752317615</id><published>2012-01-22T00:15:00.001-08:00</published><updated>2012-01-22T00:15:39.502-08:00</updated><title type='text'>23 jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(2Sam 5:1-7.10; Mrk 3:22-30)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: &amp;quot;Ia kerasukan Beelzebul,&amp;quot; dan: &amp;quot;Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.&amp;quot; Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: &amp;quot;Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya. Tetapi tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.&amp;quot; Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 3:22-30), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Pertama-tama kami ucapkan "&lt;b&gt;&lt;i&gt;gong xi fa cai", &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Selamat Tahun Baru Cina 2563, Hari Raya Imlek, kepada mereka yang sedang merayakannya, dan jangan lupa 'ampho'nya untuk saya atau para seminaris di Seminari Mertoyudan-Magelang. Seraya bergembira ria kami ajak untuk merenungkan Warta Gembira hari ini. Dalam Warta Gembira hari ini Yesus dituduh oleh ahli-ahli Taurat bahwa Ia mengusir kerasukan Beelzebul, penghulu setan, karena Ia mengusir setan dan menyembuhkan orang-orang sakit. Maka Yesus menanggapi mereka "&lt;i&gt;Bagaimana Iblis mengusir Iblis", &lt;/i&gt;yang berarti perang atau bermusuhan dengan saudara sendiri. Maka Yesus sebenarnya mengingatkan kita semua perihal pentingnya hidup persaudaraan atau persahabatan sejati. Memusuhi saudara-saudarinya berarti menghojat Roh Kudus, dengan kata lain tidak beriman, tidak percaya kepada Tuhan atau Penyelenggaraan Ilahi. Hidup dalam persaudaraan atau persahabatan sejati berarti senantiasa berpikir positif terhadap apa yang dilakukan orang lain alias mengakui kehendak baiknya serta berusaha lebih melihat apa yang baik daripada yang jahat dalam diri saudara-saudarinya. Maka kami berharap kita tidak saling menuduh atau mengangkat dan membesar-besarkan kekurangan dan kesalahan.Sebagai warganegara Indonesia marilah kita hayati sila ke dua 'Persatuan Indonesia' serta motto "Bineka Tunggal Ika": keragaman dalam kesatuan, kesatuan dalam keragaman. Semoga kerukunan umat beragama di Indonesia tidak hanya manis di bibir saja, melainkan juga dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari. &lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" (2Sam 5:8), demikian kata Daud. Di bawah kota Yerusalem memang ada saluran air yang mengalirkan air untuk kebutuhan hidup penduduk Yerusalem. Dengan kata lain apa yang dikatakan oleh Daud ini sungguh merupakan kenyataan: suatu strategi perang, sehingga dalam perang di daerah Timur Tengah sampai sekarang pun para tentara memanfaatkan saluran untuk menyerang dan mengalahkan musuhnya. Namun baiklah saya mengajak anda sekalian untuk merefleksikan kata-kata Daud tersebut sebagai symbol. Dalam tubuh kita banyak saluran: saluran darah, udara dan makanan atau minuman, dan marilah kita perhatikan saluran yang vital, yaitu yang ada di dalam leher kita masing-masing. Semua makanan, minuman dan udara masuk ke dalam tubuh melalui saluran dalam leher, jika tidak melalui leher berarti menunjukkan bahwa orang yang bersangkutan sedang menderita sakit. Maka ada orang membunuh orang lain dengan mencekik leher orang yang bersangkutan. Kita semua berkeinginan atau berkehendak untuk mengalahkan atau menundukkan seluruh anggota tubuh kita alias mengarahkannya agar senantiasa dalam keadaan segar dan sehat wal'afiat, maka baiklah kita senantiasa juga berusaha untuk memasukkan makanan, minuman dan udara yang sehat ke dalam tubuh kita melalui leher. Dengan kata lain kami berharap kepada kepada kita semua untuk berpedoman "empat sehat lima sempurna" dalam hal makanan dan minuman serta menyantap makanan dan minuman yang sehat. Semoga tidak berpedoman pada enak dan tidak enak, melainkan sehat dan tidak sehat dalam hal makan dan minum. Sedini mungkin hendaknya anak-anak di dalam keluarga dibiasakan dan dididik dalam hal makan dan minum yang sehat.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu: &amp;quot;Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan, telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu. Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus, maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia."&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;(Mzm 89:20-22)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:14pt"&gt;"GONG XI FA CAI"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 23 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt; &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2981415656752317615?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2981415656752317615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2981415656752317615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/23-jan.html' title='23 jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-428940100887636391</id><published>2012-01-21T01:08:00.001-08:00</published><updated>2012-01-21T01:08:50.972-08:00</updated><title type='text'>Minggu Biasa III</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="font-size:12pt;font-family:times new roman,new york,times,serif"&gt;&lt;div style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;&amp;quot;Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."&lt;br&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;Mg Biasa III: 1Sam 3:3b-10.19; 1Kor 7:29-31; Mrk 1:14-20&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Sebut saja namanya 'Pastor Yudas' (nama samaran) dan yang bersangkutan adalah ketua sebuah Yayasan Pendidikan di kota Metropolitan Jakarta yang cukup terkenal dan favorit. Ia bangga dan merasa sukses dalam karya atau tugasnya karena telah mampu mengumpulkan dana alias menambah simpanan dana abadi yayasan cukup besar, dalam hitungan milyard rupiah. Setiap akhir tahun dalam laporan pertanggungjawabannya senantiasa mengatakan bahwa telah memperoleh surplus anggaran cukup besar guna menambah simpanan dana abadi yayasan. Namun di sisi lain para pegawai maupun guru kurang memperoleh perhatian dalam hal imbal jasa, bahkan jika dihitung secara nominal imbal jasa pegawai honor maupun harian yang diterima sesuai dengan peraturan yayasan lebih rendah dari jumlah UMP setempat. Apa yang saya angkat di atas  merupakan sebuah contoh, dan kiranya masih cukup banyak contoh lain dalam karya pelayanan pastoral di lingkungan Gereja Katolik yang demikian adanya alias lebih bersikap mental materialistis daripada spiritual, lebih menekankan "&lt;i&gt;material investment" &lt;/i&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;daripada "&lt;i&gt;human investment". &lt;/i&gt;Rasanya ini merupakan buah iklim materialistis dan bisnis yang lebih dominan di negeri Indonesia tercinta ini, sebagaimana nampak dalam korupsi yang terjadi di linngkungan atau jajaran Departemen Pendidikan maupun Departemen Agama. Maka marilah kita renungkan sabda Yesus kepada para rasul di bawah ini, sebagai acuan kita dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;TEXT-INDENT:0.5in;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (Mrk 1:17)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;The man behind the gun" = Manusia dibalik senjata, &lt;/i&gt;itulah kata sebuah pepatah yang mengajak dan mengingatkan kita semua untuk lebih mengutamakan atau mengedepankan manusia dari pada harta benda atau materi. Dengan kata lain hendaknya kita senantiasa hidup dan bertindak secara manusiawi, sehingga dengan mudah melangkah ke yang spiritual atau rohani. Kami berharap agar anggaran belanja, entah di dalam keluarga, organisasi maupun pemerintah sungguh mengutamakan pendidikan atau pembinaan manusia, bukan pembangunan gedung dengan sarana prasarananya, sebagaimana menjadi opsi DPR RI yang ingin membangun gedung baru DPR RI yang megah atau memperbaiki toilet, yang tidak masuk akal. Orang-orang atau rakyat miskin saja kesulitan air bersih maupun MCK, lha kok  para wakil rakyat ingin menghambur-hamburkan uang rakyat untuk kepentingan diri sendiri. Bukankah apa yang menjadi kecenderungan para wakil rakyat juga mempengaruhi sekompok warganegara yang bersikap mental materialistis: dengan mudah ganti mobil baru, sarana-prasarana tehnologi baru dst.., padahal yang ada atau dimiliki masih berfungsi dengan baik dan normal. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kami berharap gizi anak-anak, entah itu berupa makanan dan minuman maupun perhatian dan kasih sungguh memadai. "&lt;i&gt;Boroskan waktu dan tenaga/harta benda/uang" &lt;/i&gt;anda untuk pendidikan atau pembinaan anak-anak, sehingga anak-anak tumbuh berkembang menjadi pribadi yang sehat jasmani atau phisiknya maupun rohani atau spiritualnya. &amp;quot;&lt;i&gt;Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!&amp;quot;&lt;/i&gt; (Mrk 1:15), demikian sabda Yesus. Kami berharap kepada mereka yang bersikap mental materialistis segera bertobat, dan percayalah pada Penyelenggaraan Ilahi atau Allah. Allah, yang telah menciptakan kita sesuai dengan gambar atau citraNya, hadir dan berkarya terus menerus dalam semua ciptaanNya,  terutama dalam diri manusia, ciptaan yang terluhur dan termulia di bumi ini. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Marilah kita hayati dan tunjukkan bahwa kita manusia adalah ciptaan yang terluhur dan termulia di bumi ini, yang berarti menjadi 'tuan atas ciptaan-ciptaan lainnya'. Aneka jenis harta benda dan uang hendaknya difungsikan sebagai sarana atau jalan bagi manusia untuk mengejar tujuan manusia diciptakan, yaitu keselamatan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;jiwa manusia, dengan mengabdi, menghormati, memuji dan memuliakan Allah dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari dimana pun dan kapan pun. Jika aneka harta benda dan uang mengganggu dalam mengejar tujuan manusia diciptakan, hendaknya segera dibuang atau dimusnahkan. Sikap mental materialistis hemat saya tidak hanya dihayati oleh mereka yang kaya akan harta benda atau uang, tetapi mereka yang miskin dan berkekurangan akan harta  benda atau uang pun juga dapat bersikap mental materilistis, atau bahkan mereka yang telah berkaul untuk hidup miskin pun juga dapat bersikap mental materialistis. Sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, marilah kita meneladan "Ia, yang walaupun kaya telah memiskinkan dirinya agar dapat mengangkat orang miskin untuk menjadi kaya", tentu saja terutama dan pertama-tama adalah kaya akan nilai-nilai atau keutamaan-keutamaan kehidupan yang menyelamatkan jiwa manusia. Selanjutnya marilah kita renungkan sapaan Paulus kepada umat di Korintus di bawah ini. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri; dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli; pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" (1Kor 7:29-31)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Paulus mengingatkan kita semua bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini sungguh bersifat sementara, maka ia mengingatkan "&lt;i&gt;orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu". &lt;/i&gt;Barang-barang duniawi adalah sarana dan bukan tujuan, sarana untuk membantu manusia dalam mengejar tujuan manusia diciptakan, yaitu demi keselamatan jiwa manusia. Maka dengan ini kami berharap dan mengingatkan anda sekalian jika ada barang-barang duniawi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang mengganggu tujuan manusia diciptakan atau keselamatan jiwa hendaknya segera disingkirkan atau dimusnahkan. Hal yang senada adalah anggota-anggota tubuh kita, kaki, tangan,  mulut, hidung dst.., hendaknya difungsikan demi keselamatan jiwa kita sendiri maupun jiwa orang lain. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Salah satu anggota tubuh kita yang penting adalah telinga, maka marilah kita fungsikan untuk mendengarkan sabda Tuhan, sebagaimana dihayati oleh Samuel dengan berkata &lt;i&gt;&amp;quot;Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.&amp;quot;&lt;/i&gt; (1Sam 3:10). Sabda Tuhan selain dapat kita temukan di dalam Kitab Suci, juga dapat kita temukan atau dengarkan melalui ciptaan-ciptaanNya di bumi ini, entah itu manusia, binatang maupun tanaman, yang antara lain menganugerahi kehidupan dan pertumbuhan atau perkembangan. Marilah kita hayati bahwa kita dapat hidup, tumbuh dan berkembang karena Tuhan, demikian juga ciptaan-ciptaan lainnya di bumi ini. Maka marilah kita saling mendengarkan satu sama lain, agar kita semakin diperkaya dengan pengalaman-pengalaman orang lain. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;'Mendengarkan' merupakan salah satu keutamaan yang hendaknya terus menerus kita perdalam dan perkembangkan, karena apa yang kita dengarkan akan membentuk pribadi kita. Tentu saja seraya mendengarkan kita juga harus memilah dan memilih: yang baik kita tiru, sedangkan yang jelek atau jahat kita buang. Tentu saja kami juga berharap kepada kita semua akan apa-apa yang terdengar dari diri kita masing-masing adalah yang baik, yang menyelamatkan jiwa manusia. Dengan kata lain hendaknya kita senantiasa berusaha untuk melakukan apa yang baik dan menyelamatkan jiwa manusia. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;." (Mzm 25:4b-7)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 22 Januari 2012&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;var&gt;&lt;/var&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-428940100887636391?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/428940100887636391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/428940100887636391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/minggu-biasa-iii.html' title='Minggu Biasa III'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7292498007982552835</id><published>2012-01-20T06:30:00.001-08:00</published><updated>2012-01-20T06:30:52.181-08:00</updated><title type='text'>21 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="font-size:12pt;font-family:times new roman,new york,times,serif"&gt;&lt;div style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:12pt"&gt;"Ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu"&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:10pt"&gt;(1Kor 1:26-31; Mat 13:44-46)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:justify;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:10pt"&gt;&amp;quot;Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;font-size:10pt"&gt;" (Mat 13:44-46), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:justify;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Agnes, perawan dan martir, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:justify;margin:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;St.Agnes yang kita kenangkan hari ini adalah seorang gadis cantik dan baru berumur 13 tahun, namun demikian ia telah siap sedia untuk menjadi martir atau saksi iman, meskipun untuk itu ia harus dibunuh karena imannya. Bujukan agar ia meninggalkan imannya begitu menggebu-gebu, antara lain anak kaisar, seorang pemuda yang tampan, merayunya untuk menjadi isterinya asal Agnes mau meninggalkan imannya. Tawaran atau rayuan kekayaan, ketampanan dan kedudukan tak menggoyahkan Agnes. Maka baiklah dalam rangka mengenangkan St.Agnes ini kami mengajak dan  mengingatkan kita semua untuk mawas diri perihal panggilan kemartiran kita sebagai umat beriman, untuk senantiasa setia pada iman dan panggilan kita masing-masing. "&lt;i&gt;Setia adalah sikap dan perilaku yang menunjukkan keterikatan dan kepedulian atas perjanjian yang telah dibuat" &lt;/i&gt;(Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 24). Hidup dan bertindak setia pada masa kini memang cukup berat, sarat dengan tantangan dan masalah, sehingga tidak sedikit orang yang tidak setia pada perjanjiannya, entah dalam hal perkawinan, panggilan menjadi imam, bruder atau suster, dalam hal kepegawaian maupun hal belajar pada siswa dan mahasiswa, dst. Memang itu semua kiranya disebabkan oleh ketidaksetiaan pada iman atau ajaran agamanya. Setia pada imam berarti senantiasa membaktikan dan mengandalkan diri kepada Penyelenggaraan Ilahi atau Tuhan kapan pun dan dimana pun, dalam  situasi dan kondisi apapun. Puncaknya adalah orang siap sedia mati demi imannya sebagaimana dialami oleh St.Agnes. Maka dengan ini kami berharap kepada mereka yang memiliki nama baptis atau pelindung St.Agnes dapat menjadi teladan dalam hal kesetiaan pada iman dan panggilannya. Selanjutnya marilah kita renungkan sapaan atau ajakan Paulus di bawah ini.&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:justify;margin:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan"&lt;/i&gt; (1Kor 1:31). Bermegah berarti berbangga atas dirinya sendiri: kesuksesan, keberhasilan, kecantikan, kesehatan,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ketampanan, kekayaan, pangkat, kedudukan dst..&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ada kecenderungan orang dengan mudah untuk menjadi sombong ketika dirinya cantik, tampan, sukses, sehat, kaya, berpangkat dan berkedudukan, dst.. Sebagai orang beriman kita dipanggil untuk  rendah hati, bermegah di dalam Tuhan berarti rendah hati. Maka jika anda dianugerahi hal-hal di atas hendaknya hidup dan bertindak rendah hati, penuh syukur dan terima kasih, karena semuanya itu merupakan anugerah Tuhan yang telah kita terima melalui orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita atau mengasihi kita dalam dan melalui aneka bentuk, kesempatan dan kemungkinan. Jika anda rendah hati, bersyukur dan berterima kasih, maka ketika orang lain melihat atau berjumpa dengan anda orang yang bersangkutan secara otomatis akan tergerak untuk semakin beriman, meneladan kerendahan hati, syukur dan terima kasih anda. Entah sukses atau gagal hendaknya tetap bersyukur dan berterima kasih. Ketika sukses mungkin orang mudah bersyukur, tetapi ketika gagal kiranya orang sulit untuk bersyukur atau bahkan kemudian putus asa dan marah-marah,. Ketika gagal kita juga bersyukur karena dengan kegagalan tersebut kepada kita ditunjukkan keterbatasan kita, alias jati  diri kita yang sebenarya yaitu orang berdosa yang dipanggil untuk berpartisipasi dalam karya penyelamatan. Kita diingatkan agar kita bersikap mental belajar terus menerus sampai mati. Maka marilah kita tingkatkan dan perdalam semangat belajar kita. Kita dapat belajar melalui aneka peristiwa atau kejadian hidup sehari-hari; kita refleksikan apa yang terjadi. &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align:center;margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;i&gt;TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa&lt;/i&gt;." (Mzm 23)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="margin:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Ign 21 Januari 2012&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;var&gt;&lt;/var&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-7292498007982552835?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7292498007982552835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7292498007982552835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/21-jan.html' title='21 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5519710261098611627</id><published>2012-01-19T23:00:00.001-08:00</published><updated>2012-01-19T23:00:43.383-08:00</updated><title type='text'>Invitation to connect on LinkedIn</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%" bgcolor="#F4F4F4"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;     &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="550"&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td align="left"&gt;     &lt;img src="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/logos/logo_emails_trans_98x24.png" alt="LinkedIn" border="0" height="24" width="98"&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td&gt;     &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:10px;font-size:10px;line-height:10px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;  &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;border:solid 1px #DDDDDD;-moz-border-radius:5px;-webkit-border-radius:5px;border-radius:5px;" bgcolor="#FFFFFF" width="550"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="98%" valign="top" align=""&gt;   &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;" width="100%"&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;         &lt;div&gt;           &lt;b style="font-size:16px;margin-right:12px"&gt;From Alexander Yusup&lt;/b&gt;         &lt;/div&gt;            &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:6px;font-size:6px;line-height:6px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;            &lt;div style="color:#666666"&gt;Managing Director at PT. Anugrah Rimba Artha&lt;/div&gt;             &lt;div style="color:#666666"&gt;Greater Jakarta Area, Indonesia&lt;/div&gt;         &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:16px;font-size:16px;line-height:16px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td style="border:1px dotted #DDDDDD;border-width:1px 0"&gt;         &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;background:#F2FAFF;width:100%" &gt;         &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:4px;font-size:4px;line-height:4px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;         &lt;tr&gt;           &lt;td&gt;&lt;table width="5" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;           &lt;td style="font-family:Arial,sans-serif;font-size:12px"&gt;             &lt;p&gt;               I'd like to add you to my professional network on LinkedIn.&lt;br/&gt; &lt;br/&gt; - Alexander             &lt;/p&gt;           &lt;/td&gt;           &lt;td&gt;&lt;table width="5" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;         &lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;         &lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td&gt;         &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:12px;font-size:12px;line-height:12px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;           &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="1" align=""&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" valign="middle" bgcolor="#FFE86C" background="http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png" style="background:url(http://www.linkedin.com/scds/common/u/img/bg/yellow_button_back.png) repeat-x scroll 100% 0 #FFE86C;background-color:#FFE86C;border:1px solid #E8B463;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;border-radius:4px;"&gt;&lt;div style="padding-right:10px;padding-left:10px;"&gt;&lt;a href="https://www.linkedin.com/e/645fj6-gxmv1mfa-y/isd/5590693394/yClr6Pkg/?hs=false&amp;amp;tok=1b6gnesgI4v541" style="text-decoration:none;"&gt;&lt;span style="font-size:12px;font-family:Arial;font-weight:bold;color:#333333;white-space:nowrap;display:block;"&gt;Confirm that you know Alexander&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt; &lt;/td&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;table width="15" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:0px;font-size:0px;line-height:0px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3"&gt;&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:15px;font-size:15px;line-height:15px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:5px;font-size:5px;line-height:5px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt; &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-family:Arial;width:550px" &gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td style="color:#999;font-family:Arial,sans-serif;font-size:11px;line-height:15px"&gt;       &lt;div&gt;You are receiving Invitation to Connect emails. &lt;a href="http://www.linkedin.com/e/645fj6-gxmv1mfa-y/qtWvRsNV33CW-QLwBaiDNs9EOEtSDE248qW8ZRlij92MWG/goo/admin4941%2Erenungan%40blogger%2Ecom/20061/I1944752156_1/?hs=false&amp;amp;tok=09W-2JsJM4v541"&gt;Unsubscribe&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;       &lt;div&gt;&amp;copy; 2011, LinkedIn Corporation. 2029 Stierlin Ct. Mountain View, CA 94043, USA&lt;table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="height:1px;font-size:1px;line-height:1px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/table&gt;       &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;   &lt;img src="http://www.linkedin.com/emimp/645fj6-gxmv1mfa-y.gif" style="width:1px; height:1px;"/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5519710261098611627?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5519710261098611627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5519710261098611627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/invitation-to-connect-on-linkedin.html' title='Invitation to connect on LinkedIn'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6305291733198448327</id><published>2012-01-18T22:56:00.001-08:00</published><updated>2012-01-18T22:56:05.003-08:00</updated><title type='text'>20 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"DiutusNya memberitakan Injil dan diberiNya kuasa untuk mengusir setan"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 24:3-21; Mrk 3:13-19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 3:13-19), demikian&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Sebagai orang beriman atau beragama kita memiliki tugas pengutusan, yaitu untuk mewartakan kabar baik atau menjadi saksi iman di dalam hidup sehari-hari. Kiranya tugas pengutusan tersebut memiliki dasar dan visi yang sama bagi yang beriman atau beragama apapun, yaitu "hanya mau mengabdi Tuhan saja serta menolak godaan setan". Maka baiklah dalam refleksi hari ini saya dengan sederhana mau menguraikan tugas pengutusan tersebut, pertama-tama adalah tugas untuk 'mengabdi Tuhan'. Mengabdi Tuhan berarti senantiasa berusaha dengan rendah hati untuk membahagiakan Tuhan, sehingga cara hidup dan cara bertindak kita senantiasa dikasihi oleh Tuhan dan sesama manusia. Yang membahagiakan Tuhan tidak lain adalah jika kita hidup saling mengasihi dan melayani satu sama lain dimana pun dan kapan pun tanpa pandang bulu. Marilah kita sadari dan hayati bahwa kita telah menerima kasih dari Tuhan secara melimpah ruah melalui siapapun yang telah memperhatikan dan berbuat baik kepada kita melalui aneka cara dan bentuk. Dengan kata lain masing-masing dari kita adalah 'yang terkasih', maka bertemu dengan siapapun berarti 'yang terkasih bertemu dengan yang terkasih' dan dengan demikian secara otomatis akan saling mengasihi dan melayani atau saling berbuat baik. Apa yang disebut baik senantiasa berlaku secara universal, kapan saja dan dimana saja, dan hemat saya yang terbaik adalah keselamatan jiwa manusia. Dengan demikian mengabdi Tuhan juga berarti berusaha untuk menyelamatkan jiwa manusia dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;Engkau lebih benar dari pada aku, sebab engkau telah melakukan yang baik kepadaku, padahal aku melakukan yang jahat kepadamu.Telah kautunjukkan pada hari ini, betapa engkau telah melakukan yang baik kepadaku: walaupun TUHAN telah menyerahkan aku ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuh aku. Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan dilepaskannya dia berjalan dengan selamat? TUHAN kiranya membalaskan kepadamu kebaikan ganti apa yang kaulakukan kepadaku pada hari ini. Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" (1Sam 24:18-21), demikian kata Saul kepada Daud. Kata-kata Saul ini menunjukkan bahwa Daud adalah calon raja atau pemimpin bangsa yang dikehendaki oleh Tuhan. Maka kami berharap kepada siapapun yang berkeinginan menjadi pemimpin atau terpilih sebagai pemimpin, hendaknya bersikap seperti Daud, antara lain senantiasa bersikap baik terhadap siapapun yang memusuhi atau membencinya. Salah satu tugas atau fungsi pemimpin adalah mempersatukan atau pemersatu umat/bangsa. Secara kebetulan juga bahwa hari ini kita masih berada dalam 'Pekan Doa Seluruh dunia untuk persatuan umat Kristen', maka kami berharap secara khusus kepada segenap umat Kristen, para murid atau pengikut Yesus Kristus untuk menggalang dan memperteguh persatuan dan persahabatan sejati serta kemudian menjadi saksi atau teladan persatuan atau persahabatan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Persatuan atau persahabatan sejati sungguh mendesak dan &lt;i&gt;up to date &lt;/i&gt;untuk kita hayati dan sebarluaskan pada masa kini mengingat ada kelompok-kelompok ekstrim yang vocal merongrong persatuan dan persaudaraan dengan aneka cara dan bentuk, yang menimbulkan kerusuhan, ketegangan, tawuran, permusuhan bahkan juga korban dimana-mana. Semoga para pemimpin agama di tingkat apapun dapat menjadi teladan dan penggerak persaudaraan atau persatuan. Kami juga beharap kepada mereka yang berkecimpung dan bekerja di bidang pendidikan untuk memperhatikan pembinaan persaudaraan atau persatuan sejati di antara para peserta didik di sekolah-sekolah di tingkat apapun dan dimanapun. Semoga mereka yang berpikiran fanatik sempit serta tidak mengakui adanya perbedaan segera bertobat dan menghentikan aneka gerakan atau provokasi yang merongrong persaudaraan atau persahabatan sejati. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu. Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku. Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya."&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;(Mzm 57:2-4)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 20 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6305291733198448327?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6305291733198448327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6305291733198448327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/20-jan.html' title='20 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-4521251090868460663</id><published>2012-01-18T01:22:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T01:24:18.590-08:00</updated><title type='text'>19 Jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Engkaulah Anak Allah"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 18:6-9; 19:1-7; Mrk 3:7-12)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: &amp;quot;Engkaulah Anak Allah.&amp;quot; Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia."&lt;/i&gt; (Mrk 3:7-12), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Pengakuan akan Yesus sebagai 'Anak Allah' muncul dari setan atau penjahat, sementara itu para murid atau rasul belum sampai untuk mengimani Yesus sebagai 'Anak Allah', artinya menghayati iman akan Yesus, Penyelamat Dunia di dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari. Ada kemungkinan kita belum memahami sepenuhnya apa arti menjadi anak-anak Allah, maka marilah kita saling membantu dan bertukar pengalaman, sehingga kita semakin memahami dan diperkaya. Gambaran Allah di sini dijiwai oleh semangat paternailistis, yaitu penting dan mutlaknya peranan bapak di dalam keluarga, dimana anak-anak senantiasa taat kepada bapak serta meneladan cara hidup dan cara bertindak bapak. Maka menjadi anak-anak Allah berarti senantiasa mentaati kehendak Allah, sebagaimana juga dihayati oleh Yesus, sehingga cara hidup dan cara bertindaknya merupakan perwujudan kehendak dan perintah Allah. Kehendak dan perintah Allah antara lain agar kita mengusir setan, yang melayang-layang di permukaan bumi ini serta berusaha membujuk manusia untuk berbuat jahat. Setan-setan antara lain menggoda antara lain dalam tawaran-tawaran kenikmatan yang terkait dengan harta benda/uang, jabatan/kedudukan dan kehormatan duniawi, yang sering dengan samar-samar atau halus menggoda kita. Maka kami berharap kepada anda semua untuk peka terhadap tawaran-tawaran kenikmatan tersebut, dan sekiranya ragu-ragu menghadapi tawaran tersebut segera tolaklah atau hindari, jangan coba-coba mengikuti, karena dengan demikian anda pasti akan terjatuh alias mengikuti godaan tersebut dan dengan demikian mengingkari diri sebagai anak-anak Allah. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&amp;quot;Ayahku Saul berikhtiar untuk membunuh engkau; oleh sebab itu, hati-hatilah besok pagi, duduklah di suatu tempat perlindungan dan bersembunyilah di sana. Aku akan keluar dan berdiri di sisi ayahku di padang tempatmu itu. Maka aku akan berbicara dengan ayahku perihalmu; aku akan melihat bagaimana keadaannya, lalu memberitahukannya kepadamu&lt;/i&gt;." (1Sam 19:2-3), demikian kata Yonatan kepada Daud. Kutipan di atas ini kiranya dapat menjadi contoh yang baik bagi kita semua dalam rangka menghadapi rayuan atau godaan setan. Untuk sementara jika kita tidak mampu menghadapi, hendaknya menyingkir mencari perlindungan atau penerangan. Dengan kata lain hendaknya menghadap kepada orang yang dapat memberi nasihat atau tuntunan dalam menghadapi godaan atau rayuan setan, misalnya kepada pembimbing rohani, entah itu awam, biarawan, biarawati, imam/pendeta/kyai dst.. Dengan rendah hati kita dengarkan nasihat atau tuntunannya. Selain menghadap pembimbing rohani ada kemungkinan lain, yaitu berdoa mohon pencerahan dari Tuhan. Jika anda masih anak atau remaja, baiklah minta penerangan atau tuntunan dari orangtua masing-masing, kami percaya bahwa orangtua anda memiliki pengalaman dalam menghadapi aneka godaan atau rayuan setan. Pendek kata hendaknya mencari nasihat atau tuntunan kepada orang yang dinilai cakap dan bijak dalam memberi nasihat atau tuntunan, jangan mencari nasihat atau tuntunan kepada teman sederajat, yang ada kemungkinan akan sama-sama tersesat. Para orangtua atau pembimbing rohani hendaknya meneladan Yonatan, yaitu ketika melihat anak-anaknya atau orang yang menjadi bimbingannya hendaknya proaktif memberi tahu mereka jika mereka dalam bahaya godaan atau rayuan setan. Jangan menunggu untuk memberi tahu, agar mereka tidak terjebak pada godaan atau rayuan setan. Cara lain untuk menghadapi godaan atau rayuan setan adalah membuka diri pada orang lain bahwa anda dalam godaan atau rayuan, karena dengan demikian orang lain tersebut pasti akan mendampingi dan menyertai anda, dan dengan anda membuka godaan atau rayuan setan sebenarnya setan akan mundur teratur, dan tak akan menggoda atau merayu lagi. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan? Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa Allah memihak kepadaku. Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;(Mzm 56:9-13)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign. 19 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-4521251090868460663?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4521251090868460663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4521251090868460663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/19-jan.html' title='19 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5182033739377341881</id><published>2012-01-17T02:11:00.001-08:00</published><updated>2012-01-17T02:11:31.085-08:00</updated><title type='text'>18 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat?"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 17:32-33.37.40-51; Mrk 3:1-6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: &amp;quot;Mari, berdirilah di tengah!&amp;quot; Kemudian kata-Nya kepada mereka: &amp;quot;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?&amp;quot; Tetapi mereka itu diam saja. Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: &amp;quot;Ulurkanlah tanganmu!&amp;quot; Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;." (Mrk 3:1-6), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Hari 'Sabat' dalam tradisi Yahudi adalah hari istirahat dan dipersembahkan kepada Allah. Pada hari Sabat , yang berarti hari Sabtu,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ini masa kini di daerah Yahudi memang kegiatan kantor dan sekolah-sekolah libur dan masyarakat menikmati hari itu untuk berrekreasi dengan seluruh anggota keluarga. Mereka memang tidak boleh bekerja pada hari Sabat, maka ketika Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat orang-orang Yahudi mempersalahkanNya. Menanggapi sikap orang-orang Farisi tersebut Yesus bersabda;" &lt;i&gt;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?". &lt;/i&gt;Orang yang waras dan berbudi pekerti luhur atau bermoral kiranya akan memilih untuk berbuat baik dan menyelamatkan nyawa. Perbuatan baik dan penyelamatan nyawa atau jiwa mengatasi aneka tata tertib atau kebiasaan-kebiasaan hidup. Hemat saya aneka tata tertib dan kebiasaan hidup pada umumnya bertujuan untuk melakukan apa yang baik, dan memang ada keterbatasan apa yang terjadi dalam kata-kata atau rumus-rumus tata tertib. Untuk berani mengatasi atau 'melanggar' tata tertib memang mengandaikan pengetahuan dan pemahaman tata tertib dengan baik dan benar serta berwawasan luas. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan agar anak-anak kita sedini mungkin untuk melakukan apa yang baik seraya diberitahukan aneka tata tertib yang berlaku maupun aneka pengetahuan yang perlu untuk hidup bersama. Keselamatan jiwa hendaknya menjadi barometer atau tolok ukur dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami."&lt;/i&gt; (1Sam 17:45-47), demikian kata Daud kepada orang-orang Filistin. Berperang dalam nama Tuhan semesta alam itulah yang dihayati oleh Daud, bukan '&lt;i&gt;dengan pedang dan tombak dan lembing'. &lt;/i&gt;Kita semua dalam hidup sehari-hari juga dipanggil untuk berperang, tetapi berperang melawan kejahatan-kejahatan. Dalam hal ini saya teringat apa yang terjadi di Filipina dalam revolusi rakyat untuk menggulingkan presiden Marcos. Tank-tank dan persenjataan lengkap dan mutakhir yang dipakai oleh tentara-tentara yang gagah dan kekar dihadapi oleh para wanita, ibu-ibu dan anak-anak dengan memegang rosario seraya berdoa rosario. Pasukan tentara utusan Marcos pun akhirnya bertekuk lutut di hadapan para ibu, wanita dan anak-anak tersebut. Bukankah hal ini menunjukkan bahwa dalam tiap pribadi orang ada kerinduan dan dambaan mendalam akan Tuhan di dalam hatinya?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Maka hendaknya menyikapi dan menghadapi siapapun, termasuk para penjahat, senantiasa di dalam dan bersama dengan Tuhan, artinya hadapi dan sikapi dalam dan dengan cintakasih. Setiap orang yang hidup serta masih hidup sampai saat ini hanya karena cintakasih, tanpa cintakasih mereka tak dapat hidup sebagaimana adanya pada saat ini. Mereka menjadi jahat dan berbuat jahat, hemat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kurang menyadari dan menghayati cintakasih yang telah diterimanya, maka marilah kita tolong untuk menyadari dan menghayati cintakasih dengan kita kasihi dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap tubuh atau tenaga. Dalam dan dengan cintakasih Tuhan kita akan mampu menghadapi dan mengatasi aneka kejahatan yang ada di sekitar kita. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu! Bebaskanlah aku dari pada pedang celaka dan lepaskanlah aku dari tangan orang-orang asing, yang mulutnya mengucapkan tipu, dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta."&lt;/i&gt; (Mzm 144:10-11)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 18 Januari 2012. &lt;i&gt;Note: mulai hari ini kita diajak untuk berdoa bagi kesatuan umat Kristen/pengikut Yesus Kristus s/d tgl 25 Januari, Pesta Bertobatnya St.Paulus. &lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5182033739377341881?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5182033739377341881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5182033739377341881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/18-jan.html' title='18 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-1388807377905446363</id><published>2012-01-16T06:44:00.001-08:00</published><updated>2012-01-16T06:44:35.010-08:00</updated><title type='text'>17 Jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Ef 6:10-13.18; Mat 19:16-21)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: &amp;quot;Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&amp;quot; Jawab Yesus: &amp;quot;Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.&amp;quot; Kata orang itu kepada-Nya: &amp;quot;Perintah yang mana?&amp;quot; Kata Yesus: &amp;quot;Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.&amp;quot; Kata orang muda itu kepada-Nya: &amp;quot;Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?&amp;quot; Kata Yesus kepadanya: &amp;quot;Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku&lt;/i&gt;.&amp;quot; (Mat 19:16-21), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Antonius, Abas, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Semua orang kiranya mendambakan hidup kekal, bahagia selamanya di sorga bersama Tuhan, setelah meninggal dunia atau dipanggil Tuhan, sebagaimana didambakan dan ditanyakan oleh seseorang kepada Yesus dalam Warta Gembira hari ini. Jika kita sungguh mendambakan hidup kekal marilah kita hayati atau laksanakan sabda Yesus "&lt;i&gt;Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutilah Aku".&lt;/i&gt; Sabda ini kiranya telah dihayati atau dilaksanakan oleh St.Antonius, Abas, serta para pengikutnya. Sabda tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi Antonius dan para pengikutnya, tetapi juga bagi kita semua yang beriman kepada Yesus Kristus. Maka marilah kita yang beriman kepada Yesus Kristus bekerjasama dan saling membantu untuk menghayati atau melaksanakan sabda tersebut. Memang tak mungkin bagi kita semua untuk menghayati sabda tersebut apa adanya, maka baiklah saya ajukan kurang lebih apa yang dimaksudkan bagi kita semua. Sabda tersebut terkait dengan masalah harta benda atau uang: hendaknya memfungsikan aneka jenis harta benda serta uang sedemikian rupa sehingga semakin dikasihi oleh Tuhan dan sesama manusia alias juga semakin memiliki banyak sahabat. Kita juga diharapkan dan dipanggil untuk membantu mereka yang miskin atau melarat, entah karena kesalahan pribadi atau kesalahan orang lain. Prinsip hidup "&lt;i&gt;preferential option for/with the poor"=keberpihakan bagi dan bersama yang miskin/melarat, &lt;/i&gt;hendaknya dihayati dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu" &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;(Ef 6:10-13), demikian nasehat Paulus kepada umat di Efesus, kepada kita semua umat beriman. Mengenakan senjata Allah berarti tidak bersikap materialistis sebagaimana dihayati oleh mayoritas manusia di bumi masa kini. Derap langkah pertumbuhan dan perkembangan teknologi dengan aneka macam produksinya telah mempengaruhi banyak orang bersikap mental materialistis, dan sikap mental ini juga merasuki umat beragama, termasuk para pemimpin agama (dalam Gereja Katolik: pastor, bruder dan suster). Kami berharap agar anak-anak sedini mungkin dididik dan dibina untuk tidak bersikap materialistis di dalam keluarga dengan teladan atau inspirasi dari para orangtua.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mengenakan senjata Allah secara positif berarti memiliki kecerdasan spiritual, yang cirikkasnya, sebagaimana diketengahkan oleh Danah Zohar dan Ian Marshall dalam bukunya "SQ" , adalah "&lt;i&gt;mampu bersikap fleksibel(adaptif secara spontan dan aktif), memiliki tingkat kesadaran diri yang tinggi, mampu untuk menghadapi dan memanfaatkan penderitaan, mampu menghadapi dan mengatasi rasa sakit, memiliki kualitas hidup yang diilhami oleh visi dan nilai-nilai, enggan untuk menyebabkan kerugian yang tidak perlu, cenderung untuk melihat keterkaitan antara berbagai hal (berpandangan 'holistik'),cenderung untuk bertanya 'mengapa' atau 'bagaimana jika' untuk mencari jawaban-jawaban yang mendasar, memiliki kemudahan untuk bekerja melawan konvensi" &lt;/i&gt;(lih Danah Zohar dan Ian Marshall: SQ, Penerbit Mizan, Bandung 2000, hal 14). Marilah kita berusaha bersama-sama menghayati apa yang menjadi cirikhas kecerdasan spiritual di atas ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu: &amp;quot;Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan, telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu. Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus, maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia&lt;/i&gt;" &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;(Mzm 89:20-22)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 17 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-1388807377905446363?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1388807377905446363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1388807377905446363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/17-jan.html' title='17 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-8642916988139189306</id><published>2012-01-15T09:34:00.001-08:00</published><updated>2012-01-15T09:34:50.624-08:00</updated><title type='text'>16 Jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="font-size:12pt;font-family:times new roman,new york,times,serif"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 15:16-23; Mrk&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;2:18-22)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" &lt;i&gt;Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: &amp;quot;Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?&amp;quot; Jawab Yesus kepada mereka: &amp;quot;Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya. Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur  yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."&lt;/i&gt; (Mrk 2:18-22), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Di dunia ini setiap hari ada yang baru dan pada umumnya orang senang dengan yang baru, berbahagia dengan yang baru. Apa yang baru itu? Misalnya; baju baru, teman baru, keluarga baru, imam/bruder/ suster baru, rumah baru, pekerjaan/tugas/jabatan, baru, baptisan baru dst.. Ketika memasuki atau memakai apa yang baru tersebut pada umumnya orang juga memiliki semangat baru yang menjanjikan masa depan yang cerah dan membahagiakan, apalagi untuk mencapai yang baru tersebut orang harus berjanji, misalnya janji baptis, janji perkawinan, janji imamat, kaul,  sumpah jabatan dst.. "&lt;i&gt;Anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula", &lt;/i&gt;demikian sabda Yesus. Marilah kita renungkan dan hayati sabda ini. Sekali lagi saya tak henti-hentinya mengajak dan mengingatkan anda sekalian untuk setia pada janji yang telah kita ikrarkan ketika memasuki hidup baru maupun tugas/ jabatan baru, sebagai agar kita sungguh menyimpan"&lt;i&gt;anggur yang baru dalam kantong yang baru pula". &lt;/i&gt;Sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus dan telah dibaptis kami ajak untuk setia menghayati janji baptis, karena jika setia pada janji baptis dengan mudah kita akan setia pada panggilan, tugas pengutusan atau kewajiban yang baru atau 'hidup baru' di rumah yang baru dengan teman yang baru dst.. Sebaliknya jika kita kurang atau tidak setia pada janji-janji yang telah kita ikrarkan, marilah kita melakukan lakutapa atau matiraga. Matiraga  berarti mengendalikan seluruh anggota raga atau tubuh sehingga berfungsi untuk mengabdi, melayani, memuji dan menghormati Tuhan maupun saudara-saudari kita yang hidup dan bekerja bersama dengan kita.&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;i&gt;TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka. Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?&amp;quot;(&lt;/i&gt;1Sam 15:18-19), demikian kata nabi Samuel kepada raja Saul. Apa yang dilakukan oleh Saul ini kiranya juga sering dilakukan oleh para pemimpin atau raja di tingkat apapun atau dalam kehidupan bersama  apapun. Menyeleweng atau berselingkuh dalam tugas dan pekerjaan itulah yang sering dilakukan. Sebagai contoh orang diberi tugas ke luar kota untuk beberapa hari karena kesepian lalu berselingkuh pergi ke tempat pelacuran. Tegoran Samuel di atas mengajak dan mengingatkan kita semua untuk 'berujud lurus' atau dalam hal penggunaan harta benda atau uang sesuai dengan motto '&lt;i&gt;intentio dantis' &lt;/i&gt;(=maksud pemberi). Ingatlah dan sadarilah jika kita menyeleweng atau berselingkuh mungkin untuk sementara tak ketahuan orang lain, tetapi Tuhan tahu, dan akhirnya penyelewengan atau perselingkuhan anda pada suatu saat akan ketahuan juga dan andapun akan malu serta kena hukuman yang memadai sesuai dengan penyelewengan atau kejahatan atau perselingkuhan anda. "&lt;i&gt;Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga", &lt;/i&gt;demikian kata sebuah pepatah. Serapi-rapi dan seketat apapun  anda menyembunyikan penyelewengan, perselingkuhan atau kejahatan anda akhirnya ketahuan juga. Hendaknya kita jujur dalam dan selama melaksanakan tugas pengutusan atau mengemban fungsi atau jabatan tertentu. Kejujuran pada masa kini sungguh dibutuhkan. "&lt;i&gt;Jujur adalah sikap dan perilaku yang tidak suka berbohong dan berbuat curang, berkata-kata benar apa adanya dan berani mengakui kesalahan, serta rela berkorban untuk kebenaran" &lt;/i&gt;(Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 17)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku? Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya&lt;/i&gt;.&amp;quot; &lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;(Mzm 50:16b-17.21.23)&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Ign 16 Januari 2012&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;var&gt;&lt;/var&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-8642916988139189306?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8642916988139189306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8642916988139189306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/16-jan.html' title='16 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-8971712842029006030</id><published>2012-01-14T20:28:00.001-08:00</published><updated>2012-01-14T20:28:20.162-08:00</updated><title type='text'>Minggu Biasa II</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;Mg Biasa II: 1Sam 3:3b-10.19; 1Kor 6:13c-15a.17-20; Yoh 1:35-42&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Marilah dan kamu akan melihatnya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ketika saya bertugas sebagai Ekonom Keuskupan Agung Semarang serta melayani beberapa yayasan pendidikan, saya sering berkeliling untuk mengunjungi paroki maupun sekolah-sekolah, lebih-lebih dan terutama yang miskin. Dalam suatu kunjungan ke daerah Wonosari saya mengajak dua rekan awam, pengusaha menengah di kota Semarang, sambil berziarah di goa Maria Singkil-Wonosari. Ketika kami berada di goa Maria Singkil, rekan saya ingin buang air kecil atau kencing, maka saya minta kencing saja di sekitar tempat goa ini, tidak apa-apa. Maklum memang waktu itu di kompleks goa Maria Singkil belum tersedia 'toilet'. Melihat hal itu rekan saya tergerak untuk membangun atau membuat 'toilet', mengingat dan memperhatikan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang berziarah juga banyak rekan-rekan perempuan, yang kiranya membutuhkan tempat khusus untuk buang air kecil alias 'toilet'. Perjalanan dari Singkil kami ajak mengunjungi sekolah SD Sanjaya yang tak terlalu jauh dari Singkil. Setelah melihat dan mendengarkan apa yang diceriterakan oleh para guru, mereka pun tergerak untuk membantu sekolah tersebut. Dan memang tak lama kemudian 'toilet' dibangun di kompleks goa Maria Singkil dan setiap bulan mereka juga membantu atau memberi sumbangan untuk SD Sanjaya, yang miskin tersebut. Dengan mendatangi dan melihat langsung orang tergerak untuk melakukan sesuatu yang baik, membahagiakan dan menyelamatkan, itulah yang terjadi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;TEXT-INDENT:0.5in;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Marilah dan kamu akan melihatnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" (Yoh 1:39) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Jawaban Yesus terhadap Andreas dan temannya ini kiranya juga menjadi sabda Yesus bagi kita semua yang beriman kepadaNya, entah secara formal berarti resmi menjadi murid Yesus dengan dibaptis atau informal dalam arti baptis batin. Kita semua dipanggil untuk keluar dari diri sendiri, entah itu secara phisik maupun spiritual. Secara phisik berarti tidak hanya duduk-duduk di kamar saja ketika berada di rumah maupun di tempat kerja, melainkan hendaknya luangkan waktu dan tenaga sesuai dengan kemungkinan dan kesempatan untuk melangkah keluar dari kamar, berjalan-jalan dan melihat apa yang terjadi di lingkungan hidup atau kerja anda. Sedangkan secara spiritual yang kami maksudkan antara lain hendaknya kita jangan hanya memikirkan kepentingan atau keinginan pribadi, melainkan kepentingan umum atuu bersama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Jika kita memiliki hati, jiwa dan akal budi yang baik, maka ketika kita berjalan-jalan dan melihat apa yang ada dan terjadi dilingkungan hidup kita, percayalah anda pasti akan digerakkan untuk melakukan sesuatu serta diberi kesempatan untuk berubah lebih baik dari apa yang ada sekarang atau saat ini. Percayalah kita pasti akan dapat berkata-kata seperti Andreas jika kita sungguh melihat dalam dan dengan iman: "&lt;i&gt;Kami telah menemukan Mesias (artinya Kristus)" &lt;/i&gt;atau&lt;i&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;"Kami telah menemukan Tuhan, yang memanggil dan mengutus kami". &lt;/i&gt;Ketika melihat dan bertemu dengan Tuhan, maka mau tak mau kita pasti akan diutusNya untuk menghayati iman kita akan Penyelamat Dunia. Kita dipanggil untuk mendunia, berpartisipasi dalam seluk-beluk dunia dan dimana ada bagian dunia yang tidak selamat segera kita selamatkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Dalam hal melihat ini saya pribadi sangat terkesan dengan tegoran atau peringatan ayah saya (alm) ketika saya masih kecil, yaitu "&lt;i&gt;Barang kathon wae ora biso nggarap, ojo maneh sing ora kathon" (="Yang kelihatan saja tidak dapat mengerjakan, apalagi yang tidak kelihatan"). &lt;/i&gt;Tegoran atau peringatan ini sungguh membekali pribadi saya untuk senantiasa melihat apa yang tidak kelihatan, yang tak dapat diindrai dengan mata kepala kita ini, sebagaimana pepatah mengatakan bahwa 'ada udang di balik batu', ada sesuatu yang lebih berharga atau bernilai dari apa yang kelihatan. Yang lebih berharga atau bernilai tersebut ada di balik aneka kejadian atau peristiwa, kata-kata atau perilaku yang dapat kita lihat dan dengar, maka marilah kita lihat dengan dan dalam kacamata iman. Melihat dengan dan dalam kacamata iman berarti kita sendiri sungguh beriman serta memiliki dambaan suci. Andreas dan temannya yang menanggapi ajakan Yesus untuk datang dan melihat, hemat saya mereka sungguh beriman serta memiliki dambaan suci. Orang yang sungguh beriman dan memiliki dambaan suci ketika melihat sesuatu pasti akan semakin beriman dan semakin suci, entah sukses atau gagal dalam tugas dan pekerjaan senantiasa akan bersyukur dan berterima kasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (1Kor 6:17-19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;Tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu" &lt;/i&gt;dan "&lt;i&gt;Jauhkan dirimu dari percabulan", &lt;/i&gt;inilah yang hendaknya kita renungkan atau refleksikan serta kita hayati dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari. Percabulan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, entah sendirian atau bersama dengan orang lain, yang sejenis maupun lain jenis. Berbuat cabul sendirian misalnya masturbasi atau onani, sedangkan dengan orang lain misalnya dengan bermain-main alat kelamin orang lain, entah sejenis atau lain jenis. Percabulan merupakan perendahan atau pelecehan tubuh manusia atau diri pribadi manusia sebagai citra atau gambar Tuhan. Hendaknya anak-anak sedini mungkin dididik dan didampingi dalam hal atau seluk-beluk seksual: kenikmatan seksual adalah anugerah Tuhan untuk membangun dan memperdalam cintakasih kepada Tuhan dan sesama manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Menghayati tubuh sebagai bait Roh Kudus berarti segala gerak-gerik anggota tubuh hendaknya senantiasa berfungsi untuk mendukung kita semakin beriman, berbakti sepenuhnya kepada Tuhan, semakin suci. Dengan kata lain hendaknya buah gerak-gerik anggota tubuh kita adalah apa-apa yang baik, menyealamatkan dan membahagiakan, terutama keselamatan dan kebahagiaaan jiwa. Kita juga diajak menghayati bahwa tubuh kita bukan milik kita sendiri, melainkan milik Tuhan, maka kita juga tidak mungkin seenaknya sendiri memperlakukan tubuh kita seperti sering dilakukan beberapa orang. Kami sering mendengar bahwa mereka yang mau menggugurkan kandungan memiliki alasan hak asasi, yaitu hak terhadap tubuh sendiri. Alasan ini kelihatan logis atau masuk akal, padahal muncul dari kebejatan moralnya, yaitu hubungan seks bebas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Memang kita bebas memperlakukan anggota tubuh kita, tetapi hendaknya juga diingat bahwa kebebasan dibatasi oleh cintakasih. Kita dapat memperlakukan anggota tubuh kita seperti apapun asal tidak melanggar cintakasih. Penghayatan cintakasih antara lain hormat dan menjunjung harkat martabat manusia sebagai gambar atau citra Allah. Menggunakan anggota tubuh hanya untuk kenikmatan pribadi yang mengarah ke egois hemat saya melanggar cintakasih. Kepada mereka yang dianugerahi kecantikan atau ketampanan tubuh kami harapkan tidak dengan mudah 'menjual diri', antara lain dengan berperilaku sedemikian rupa sehingga merangsang orang lain untuk berbuat jahat atau berdosa, memikirkan apa yang jahat dan berdosa. Untuk itu hendaknya diperhatikan cara berpakaian maupun pemakaian aneka assesori, sehingga tidak mudah merangsang orang lain untuk memikirkan yang jahat dan berdosa serta kemudian melakukan kejahatan atau berdosa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Marilah kita fungsikan anggota-anggota tubuh kita sesuai dengan kehendak Tuhan, sehingga semua gerakan tubuh kita senantiasa merupakan ungkapan atau perwujudan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;cintakasih, kita saling mengasihi. Misalnya mulut antara lain untuk mencium, maka jika mencium orang lain hendaknya sungguh merupakan perwujudan kasih bukan nafsu, sehingga yang kita cium pun akhirnya menikmati kasih yang luar biasa dan kemudian juga akan senantiasa mengasihi orang lain atau sesamanya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita"&lt;/i&gt; (Mzm 40:2-4b)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 15 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-8971712842029006030?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8971712842029006030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/8971712842029006030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/minggu-biasa-ii.html' title='Minggu Biasa II'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-1109494138050847085</id><published>2012-01-12T23:48:00.001-08:00</published><updated>2012-01-12T23:48:54.851-08:00</updated><title type='text'>14 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Aku datang bukan untuk memanggil orang benar melainkan orang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;berdosa"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 9:1-4.17-19; 10:1a; Mrk 2:13-17)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka. Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: &amp;quot;Ikutlah Aku!&amp;quot; Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia. Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: &amp;quot;Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?&amp;quot; Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: &amp;quot;Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 2:13-17), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Yesus adalah Penyelamat Dunia, maka dimana ada bagian dari dunia ini tidak selamat, entah itu manusia, binatang, tanaman atau lingkungan hidup, dan tentu saja terutama manusia, Ia segera menyelamatkannya. Maka ketika para ahli Taurat dan orang Farisi bertanya "&lt;i&gt;Mengapa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa", &lt;/i&gt;Ia menanggapinya "&lt;i&gt;Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa". &lt;/i&gt;Sebagai orang yang beriman kepadaNya kami mengajak dan mengingatkan anda semua untuk meneladanNya. Marilah kita perhatikan saudara-saudari kita yang tidak selamat, misalnya yang sakit, bodoh, kurangajar, suka berbuat jahat atau melukai hati orang lain dst.. Dengan rendah hati dan dalam cintakasih kita datangi mereka untuk menyembuhkannya. Kami percaya yang kurang atau tidak selamat lebih sedikit daripada yang selamat, maka jika kita yang selamat bekerjasama menyelamatkan mereka yang tidak selamat pasti akan segera beres. Meneladan Yesus berarti juga mengajak kita untuk tidak takut bergaul dengan orang-orang berdosa, tentu saja kita sendiri tidak berdosa dan dengan demikian kehadiran kita di tengah-tengah mereka dapat menyelamatkannya. Secara khusus kami ingatkan mereka yang berkarya di bidang pelayanan pendidikan, kesehatan maupun sosial, untuk sungguh dalam dan dengan rendah hati serta cintakasih berusaha mendekati dan membimbing mereka yang bodoh, kurang ajar, kurang terdidik ataupun sedang menderita sakit phisik. Yang juga tidak kalah penting adalah ermenyelamatkan lingkungan hidup: usahakan dan perteguh agar kebersihan lingkungan hidup sungguh sehat, demikian juga penanaman dan perawatan aneka jenis pohon hendaknya memperoleh perhatian yang memadai. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;" &lt;i&gt;Ketika Samuel melihat Saul, maka berfirmanlah TUHAN kepadanya: &amp;quot;Inilah orang yang Kusebutkan kepadamu itu; orang ini akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku.&amp;quot;Dalam pada itu Saul, datang mendekati Samuel di tengah pintu gerbang dan berkata: &amp;quot;Maaf, di mana rumah pelihat itu?&amp;quot; Jawab Samuel kepada Saul, katanya: &amp;quot;Akulah pelihat itu. Naiklah mendahului aku ke bukit. Hari ini kamu makan bersama-sama dengan daku; besok pagi aku membiarkan engkau pergi dan aku akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ada dalam hatimu"&lt;/i&gt; (1Sam 9:17-19). Dari kutipan di atas ini kiranya dapat difahami atau dimengerti bahwa fungsi raja atau pemimpin antara lain adalah utusan atau wakil Tuhan di dunia ini, maka dengan ini kami berharap kepada para 'raja' atau pemimpin untuk sungguh-sungguh menghayati diri sebagai utusan atau wakil Tuhan dalam cara hidup dan cara bertindaknya setiap hari dimana pun dan kapan pun. Sebagai utusan atau wakil Tuhan yang baik berarti senantiasa sejiwa dengan Tuhan dan dengan demikian memiliki visi dan misi untuk menyelamatkan dunia seisinya, terutama manusia, sebagai ciptaan terluhur dan termulia di dunia ini, yang diciptakan sesuai dengan gambar atau citra Tuhan. Para 'raja' atau pemimpin sendiri hendaknya dapat menjadi gambar atau citra Tuhan, sehingga siapapun yang melihat dan bertemu dengan 'raja' atau pemimpin tergerak untuk memuji, memuliakan, menghormati dan mengabdi Tuhan. Untuk itu kami harapkan para 'raja' atau pemimpin menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia antara lain kebebasan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;beragama. Hendaknya usaha untuk mendirikan tempat ibadat maupun beribadat mendapat kemudahan dan tidak dipersulit. Sungguh kontradiktif: izin dan kemudahan membangun hotel atau losmen atau tempat penginapan dipermudah, sedangkan izin mendirikan rumah ibadat dipersulit atau bahkan dilarang, karena jika dicermati hotel, losmen dan tempat ibadat dengan mudah disalahgunakan, yaitu untuk tindakan amoral seperti pelacuran alias melecehkan harkat martabat manusia, sebagai gambar atau citra Tuhan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;TUHAN, karena kuasa-Mulah raja bersukacita; betapa besar kegirangannya karena kemenangan yang dari pada-Mu! Apa yang menjadi keinginan hatinya telah Kaukaruniakan kepadanya, dan permintaan bibirnya tidak Kautolak.Sebab Engkau menyambut dia dengan berkat melimpah; Engkau menaruh mahkota dari emas tua di atas kepalanya.Hidup dimintanya dari pada-Mu; Engkau memberikannya kepadanya, dan umur panjang untuk seterusnya dan selama-lamanya&lt;/i&gt;." (Mzm 21:2-5)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 14 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-1109494138050847085?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1109494138050847085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/1109494138050847085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/14-jan.html' title='14 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2592029094844002300</id><published>2012-01-12T03:04:00.001-08:00</published><updated>2012-01-12T03:04:30.933-08:00</updated><title type='text'>13 Jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 8:4-7.10-22a; Mrk 2:1-12)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &amp;quot;Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!&amp;quot; Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: &amp;quot;Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?&amp;quot; Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: &amp;quot;Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa&amp;quot; -- berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu --: &amp;quot;Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!&amp;quot;Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: &amp;quot;Yang begini belum pernah kita lihat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 2:1-12), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Mujizat yang dibuat oleh Yesus membuat iri hati atau pikiran jahat para ahli Taurat, karena mereka merasa tersaingi dengan kehadiran dan karya Yesus. Sebaliknya orang-orang kebanyakan atau rakyat menjadi semakin percaya kepadaNya bahwa Ia adalah Penyelamat Dunia yang telah dijanjikan oleh Allah, dan mereka pun berkata "&lt;i&gt;Yang begini belum pernah kita lihat". &lt;/i&gt;Mereka menyaksikan bagaimana orang lumpuh karena sabdaNya menjadi sembuh dan dapat berjalan normal. Mungkin di antara kita juga dengan mudah iri hati serta merasa disaingi ketika ada sesuatu yang baru dan lebih menarik, mempesona dan berpengaruh; jika demikian adanya kami ajak menghayati sabda Yesus kepada orang lumpuh yang baru saja disembuhkan, yaitu "&lt;i&gt;Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!". &lt;/i&gt;Pulang ke rumahmu artinya kembalilah ke jati dirimu sebagai ciptaan Allah, yang diciptakan untuk menghormati, mengabdi dan memujiNya melalui cara hidup dan cara bertindak setiap hari dimanapun dan kapanpun sesuai dengan panggilan, tugas pengutusan atau kewajiban masing-masing. Dengan kata lain: sebagai orang yang katolik hendaknya menghayati kekatolikannya, sebagai orang beragama menghayati ajaran agamanya, sebagai suami/isteri, imam, bruder atau suster menghayati janji atau kaulnya dst… Hendaknya jangan saling iri hati atau merasa diisaingi oleh orang lain yang memang sungguh berbeda dengan kita. &lt;span&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Inilah yang menjadi hak raja yang akan memerintah kamu itu: anak-anakmu laki-laki akan diambilnya dan dipekerjakannya pada keretanya dan pada kudanya, dan mereka akan berlari di depan keretanya; ia akan menjadikan mereka kepala pasukan seribu dan kepala pasukan lima puluh; mereka akan membajak ladangnya dan mengerjakan penuaian baginya; senjata-senjatanya dan perkakas keretanya akan dibuat mereka. Anak-anakmu perempuan akan diambilnya sebagai juru campur rempah-rempah, juru masak dan juru makanan. Selanjutnya dari ladangmu, kebun anggurmu dan kebun zaitunmu akan diambilnya yang paling baik dan akan diberikannya kepada pegawai-pegawainya&lt;/i&gt;" (1Sam 8:11-14), demikian kata Samuel kepada bangsanya. Apa yang digambarkan oleh Samuel perihal raja ini kiranya raja yang serakah dan ingin memperkaya diri, dan rasanya kebanyakan raja di dunia ini demikian adanya. Raja pada umumnya ingin disembah, dipuji dan dihormati serta kepadanya dipersembahkan upeti, tetapi tak pernah melayani. Hal ini kiranya kebalikan dalam Gereja Katolik dimana para pemimpin sungguh berhasrat dan berkehendak untuk melayani, meneladan Yesus yang datang untuk melayani dan bukan dilayani. Maka kami berharap kepada siapapun yang menjadi pemimpin dalam umat katolik di tingkat apapun kami harapkan bersemangat melayani. Bapak atau ibu keluarga hendaknya bersemangat melayani, yaitu melayani anak-anak yang dianugerahkan kepada mereka. Melayani berarti senantiasa berusaha membahagiakan yang dilayani, maka para orangtua kami harapkan sungguh berusaha membahagiakan anak-anaknya, dengan gembira dan ceria memboroskan waktu dan tenaga bagi anak-anaknya disamping dana/uang atau harta benda. Kebahagiaan sejati para orangtua adalah jika anak-anaknya juga dalam keadaan bahagia masa kini maupun mendatang ketika mereka sudah dewasa dan mungkin juga berkeluarga, menjadi imam, bruder atau suster.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu; karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah. Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" (Mzm 89:16-18).&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 13 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2592029094844002300?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2592029094844002300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2592029094844002300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/13-jan.html' title='13 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-838628006976067108</id><published>2012-01-11T03:19:00.001-08:00</published><updated>2012-01-11T03:19:14.278-08:00</updated><title type='text'>12 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Aku mau jadilah engkau tahir"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 4:1-11; Mrk 1:41-45)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;'Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: &amp;quot;Aku mau, jadilah engkau tahir.&amp;quot; Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras: &amp;quot;Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.&amp;quot; Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" (Mrk 1:40-45), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Pribadi Yesus, Penyelamat Dunia, memang sungguh berwibawa dan berkuasa, SabdaNya mampu menyembuhkan orang sakit, sehingga semakin banyak orang yang tergerak untuk datang kepadaNya serta mohon penyembuhan dari penyakitnya. Namun mereka salah faham atau tidak mengetahui siapa sebenarnya Yesus, dan Yesus pun juga menyadari hal itu, maka Ia mencoba menyingkir dengan "&lt;i&gt;tinggal di tempat-tempat yang sepi" &lt;/i&gt;untuk berdoa dan menyadari Diri agar tidak terjebak pada dambaan kebanyakan orang yang salah faham perihal siapa Dia sebenarnya. Apa yang terjadi pada dan dilakukan oleh Yesus ini kiranya baik menjadi permenungan atau refleksi, lebih-lebih bagi mereka yang menjadi favorit bagi banyak orang. Hendaknya jangan sampai kebanyakan orang terhenti pada pujian dan sanjungan pada diri anda yang favorit itu, sehingga ada kemungkinan anda menjadi sombong, tetapi berusahalah agar kebanyakan orang yang memperhatikan anda tidak terhenti pada diri anda, melainkan terarah kepada Dia yang telah menganugerahi kelebihan kepada anda, yaitu Tuhan. Dengan kata lain jika anda dianugerahi kelebihan yang membuat anda menjadi favorit, hendaknya anda tetap rendah hati serta berusaha mengarahkan mereka yang memuji dan memuja anda agar semakin beriman, semakin membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan. Secara khusus kami berharap kepada para pemimpin maupun artis, yang sering menjadi favorit bagi kebanyakan orang, untuk sering menyepi dan berdoa mohon kepada Tuhan agar tidak jatuh kepada kesombongan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Celakalah kita, sebab seperti itu belum pernah terjadi dahulu. Celakalah kita! Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dahsyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun&lt;/i&gt;." (1Sam 4:7-8), demikian kata-kata orang Filistin yang berkendak jahat terhadap bangsa terpilih serta ingin menghabisi bangsa terpilih. Bangsa terpilih yang jumlahnya sedikit dan kelihatan lemah ternyata disertai dan didampingi oleh Tuhan di dalam perjalanannya menuju tanah terjanji. Bukankah hal ini dapat menjadi cermin untuk mawas diri bagi siapapun yang merasa terpilih? Terpilih menjadi juara lomba, akreditasi sekolah atau lamaran pekerjaan dst.. Yang terpilih pada umum sedikit, dan mungkin sebagai yang terpilih membuat iri hati bagi yang tak terpilih, maka bagi yang terpilih kami harapkan untuk tetap dalam Tuhan: hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan agar tidak jatuh ke kebencian atau permusuhan karena membuat iri hati banyak orang. Kutipan diatas kiranya juga baik untuk menjadi permenungan bagi kita umat Kristen atau Katolik, yang dalam kenyataan secara kwantitas termasuk kelompok kecil di Indonesia ini. Kami berharap kepada rekan-rekan umat Kristen maupun Katolik untuk tetap setia pada imannya, senantiasa hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan kapan pun dan dimana pun. Jika demikian adanya maka hendaknya tidak takut dan tidak gentar ketika menghadapi cemoohan, ejekan atau ancaman dari mereka yang tidak senang pada kita atau bahkan membenci kita.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Berdoalah kepadaNya dan biarkanlah Tuhan sendiri yang akan menegor dan mengingatkan mereka yang membenci atau mengancam kita. Percayalah bahwa sejelek-jelek orang di mata kita pasti dalam hatinya masih ada kerinduan akan Tuhan, dan ketika menerima tegoran atau peringatan dari Tuhan mereka pasti akan bertobat. Hendaknya menghadapi aneka ejekan, cemoohan atau ancaman dengan tenang seraya berdoa, sebagaimana pernah terjadi dalam revolusi di Filipina dimana para ibu sambil berdoa rosariyo menghadapi tentara dengan senjatanya yang canggih dan lengkap serta tank-tank tempurnya, dan akhirnya mereka pun mundur teratur. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Namun Engkau telah membuang kami dan membiarkan kami kena umpat, Engkau tidak maju bersama-sama dengan bala tentara kami. Engkau membuat kami mundur dari pada lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami mengadakan perampokan. Engkau membuat kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami. Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa-bangsa, menyebabkan suku-suku bangsa menggeleng-geleng kepala&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mzm 44:10-11.14-15)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 12 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-838628006976067108?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/838628006976067108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/838628006976067108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/12-jan.html' title='12 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2998920020304497614</id><published>2012-01-10T08:04:00.001-08:00</published><updated>2012-01-10T08:04:22.322-08:00</updated><title type='text'>11 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Semua orang mencari Engkau"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 3:1-10.19-20; Mrk 1:29-39)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" &lt;i&gt;Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka. Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia. Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; waktu menemukan Dia mereka berkata: &amp;quot;Semua orang mencari Engkau.&amp;quot; Jawab-Nya: &amp;quot;Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.&amp;quot; Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan&lt;/i&gt;" (Mrk 1:29-39), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ketika ada 'dukun' atau ahli mengobatan secara alternatif serta pengobatannya sungguh mujarab, pada umumnya banyak orang berbondong-bondong mencari dan mendatanginya. Mereka percaya terjadi mujizat melalui dukun atau ahli pengobatan yang bersangkutan. Memang kebanyakan orang zaman sekarang ini bersikap mental instant: cepat dan murah serta mudah; orang yang demikian ini berarti tidak mau bekerja keras, melainkan kerja ringan dan hasil melimpah, sebagaimana orang judi. Apa yang dilakukan oleh Yesus kiranya ditanggapi dengan cara yang demikian itu, sehingga mereka menyikapi Yesus sebagai dukun atau tabib, tidak sampai mengimani bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia. Mereka salah faham dan belum mampu mengimani Yesus sebagai Allah, maka Yesus berusaha menyingkir :"&lt;i&gt;Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang". &lt;/i&gt;Tugas utama Yesus adalah memberitakan Injil atau Kabar Baik, maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan siapapun yang beriman kepada Yesus untuk meneladan Dia dengan mewartakan Kabar Baik/Injil, antara lain memang harus senantiasa berbuat baik kepada saudara-saudari kita dimana pun dan kapanpun. Dan sekiranya dengan berbuat baik kemudian kita akan ditahan di satu tempat saja, hendaknya dengan rendah hati memberitahu mereka yang manahannya bahwa kita harus berbuat baik juga kepada orang lain, tanpa pandang bulu atau SARA dan tak terikat oleh ruang/tempat dan waktu.&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN&lt;/i&gt;." (1Sam 3:19-20). Semua orangtua kiranya mendambakan agar anak-anaknya 'makin besar dan Tuhan menyertai dia' , sehingga anak-anak senantiasa menghayati sabda atau firman Tuhan dalam cara hidup dan cara bertindaknya, dan dengan demikian kelak boleh disebut sebagai nabi-nabi Tuhan. Jika anda sebagai orangtua mendambakan demikian, maka baiklah anak-anak sungguh didampingi dan dididik dengan baik, dalam suasana kebebasan dan cintakasih Injili, artinya di satu sisi orangtua sungguh memboroskan waktu dan tenaga bagi anak-anaknya dan disisi lain membiarkan Tuhan sendiri yang telah menciptakan akan menganugerahi pertumbuhan dan arah masa depannya. Hendaknya tidak ada aneka macam bentuk 'pemerkosaan atau penindasan' pada anak-anak, dan marilah kita hayati sebagai orangtua tugasnya, setelah mengandung dan melahirkan, adalah 'menyiram' anak-anak dengan penuh kasih, merawatnya dalam kasih dan tekun. Penyiraman atau perawatan sifatnya merupakan bantuan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, karena yang menganugerahkan pertumbuhan dan perkembangan adalah Tuhan sendiri. Marilah kita perhatikan para petani yang dengan penuh kasih, sabar dan tenang merawat tanamannya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Demi kesehatan dan kebugaran serta ketahanan anak-anak masa kini dan masa depan, hendaknya dijauhkan aneka intervensi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;medis ataupun aneka jenis makanan dan minuman yang dapat memperlemah atau mengurangi daya tahan atau kebugaran anak-anak. Aneka makanan dan minuman instant dapat memperlemah dan mengurangi daya tahan dan kebugaran anak-anak: info ini saya peroleh dari sharing Pembina Akmil di Magelang. Konon para siswa Akmil masa kini memiliki daya tahan tubuh lebih lemah daripada para siswa masa lalu, dan setelah diteliti karena disebabkan oleh&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;jenis makanan dan minuman yang dikomsumsi. Bukankah kebanyakan anak-anak sekarang mengkomsumsi makanan dan minuman instant?&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata: &amp;quot;Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku; aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.&amp;quot;&lt;/i&gt; (Mzm 40:7-9)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;Ign 11 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;font size="3" face="Times New Roman"&gt; &lt;/font&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2998920020304497614?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2998920020304497614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2998920020304497614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/11-jan.html' title='11 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2492782121641645209</id><published>2012-01-09T00:49:00.001-08:00</published><updated>2012-01-09T00:49:30.190-08:00</updated><title type='text'>10 jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Sam 1:9-20; Mrk 1:21b-28)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: &amp;quot;Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.&amp;quot; Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: &amp;quot;Diam, keluarlah dari padanya!&amp;quot;Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: &amp;quot;Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.&amp;quot; Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" (Mrk 1:21b-28), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Mulai hari ini secara liturgis kita memasuki masa biasa, setelah masa NATAL. Sesuai dengan kutipan Warta Gembira hari ini, sebagai umat beriman atau beragama kita dipanggil untuk menjadi saksi iman, sehingga cara hidup dan cara bertindak kita dapat mengusir setan atau aneka macam bentuk kejahatan. Semoga cara hidup dan cara bertindak kita yang dijiwai oleh iman dengan cepat tersebar di lingkungan hidup dan kerja kita masing-masing. Orang yang sungguh beriman pada umumnya hidup dan bertindak dengan saleh dan tenang, sehingga kesalehan dan ketenangannya mengusik setan-setan yang hidup dalam diri seseorang, dan setan-setanpun berteriak karena ketakutan. Maka ketika dalam hidup sehari-hari kita tiba-tiba menghadapi orang-orang yang berteriak atau kelihatannya mengancam kita, hendaknya tetap tenang saja, karena mereka itu bagaikan anjing menggonggong yang ketakutan. Coba perhatikan anjing menggonggong itu tanda ketakutan, karena kalau tidak takut ia langsung menyerang atau menggigitnya tanpa menggonggong. Sikapi dan hadapi orang-orang yang takut dengan tenang, karena dengan demikian mereka akan diam dan selanjutnya akan mengagumi ketenangan anda serta kemudian mewartakan ketenangan anda kemana-mana. Dalam hidup biasa sehari-hari kiranya kita akan menghadapi orang-orang yang ketakutan dan kelihatan mengancam, maka sekali lagi jika menghadapi yang demikian itu tetap tenang saja.&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya&lt;/i&gt;." (1Sam 1:11), demikian permohonan Hana, seorang ibu yang belum dianugerahi anak. Semoga doa permohonan Hana ini juga menjadi doa permohonan para ibu kepada Tuhan: " &lt;i&gt;Jika Engkau memberikan kepada hambaMu ini seorang anak laki-laki, maka akan akan memberikan dia kepada TUHAN seumur hidupnya". &lt;/i&gt;Dengan kata lain kami berharap kepada para orangtua, khususnya ibu yang pada umumnya lebih dekat pada anak-anak lelakinya, kami harapkan untuk berpartisipasi dalam promosi panggilan imamat, mengingat dan memperhatikan masa kini kurang jumlah imam dan juga kwalitasnya merosot. Kami berharap ketika anaknya laki-laki tergerak untuk menjadi imam hendaknya didukung dan didoakan. Dukungan dalam keluarga antara lain berupa pendidikan atau pendampingan anak-anak agar peka terhadap kepetingan orang lain atau kesejahteraan umum, atau diperhatikan perihal kepekaan sosialnya. Jauhkan anak-anak dari aneka bentuk pemanjaan. Kami juga berharap kepada anda sekalian untuk berdoa bagi para imam, agar para imam setia pada panggilannya, setia dalam melayani umat Allah dengan rendah hati. Kebiasaan berdoa bersama di dalam keluarga, saling mendoakan antar anggota keluarga, juga merupakan wujud pembibitan panggilan di dalam keluarga. Maka hendaknya jangan melupakan doa harian dan sedapat mungkin didoakan bersama. Pada masa kini rasanya, mengingat pekerjaan dan tugas para anggota keluarga, waktu yang paling baik untuk berdoa bersama adalah sore/malam hari setelah makan malam bersama. Sekiranya tidak mungkin berkumpul karena tugas dan pekerjaan, baiklah di tempat yang berpisah berdoa bersama; dengan kata lain membuat perjanjian kapan berdoa dalam waktu yang sama (catatan: komunikasi masa kini dengan HP atau email dengan mudah dapat dilakukan, maka fungsikan sarana komunikasi modern ini untuk saling mempererat dan meneguhkan relasi kasih seluruh anggota keluarga). &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&amp;quot;Hatiku bersukaria karena TUHAN, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu. Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan. Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt; (1Sam 2:1.4-7)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 10 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2492782121641645209?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2492782121641645209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2492782121641645209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/10-jan.html' title='10 jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7399656110461323236</id><published>2012-01-07T23:39:00.001-08:00</published><updated>2012-01-07T23:39:03.662-08:00</updated><title type='text'>9 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"KepadaMulah Aku berkenan"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Kis 10:34-38; Mrk 1:7-11)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Inilah yang diberitakannya: &amp;quot;Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.&amp;quot; Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: &amp;quot;Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;.&amp;quot; (Mrk 1:7-11), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan 'Pesta Pembaptisan Tuhan' hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Baptis adalah "&lt;i&gt;gerbang sakramen-sakramen, yang perlu untuk keselamatan, entah diterima secara nyata atau setidak-tidaknya dalam kerinduan, dengan mana manusia dibebaskan dari dosa, dilahirkan kembali sebagai anak-anak Allah serta digabungkan dengan Gereja setelah dijadikan serupa dengan Kristus oleh meterai yang tak terhapuskan" &lt;/i&gt;(KHK kan 849). Dalam kutipan di atas ini kiranya dapat kita fahami bahwa ada baptis lahir dan baptis batin. Entah telah menerima baptis lahir atau batin, dengan ini kami mengajak dan mengingatkan segenap umat beriman untuk menjadi pribadi-pribadi yang berkenan pada Tuhan. Tuhan telah mengasihi kita dengan melimpah ruah melalui orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita atau memperhatikan kita, maka selayaknya kita tanggapi dengan hidup dan bertindak yang berkenan kepada Tuhan. Yang berkenan kepada Tuhan tidak lain adalah yang menghayati janji baptis dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari, yaitu '&lt;i&gt;hanya mengabdi Tuhan Allah saja serta menolak semua godaan setan'. &lt;/i&gt;Abdi atau pelayan yang baik memang yang senantiasa melaksanakan perintah, arahan, nasihat dan tuntunan tuannya, maka mengabdi Tuhan berarti senantiasa melaksanakan kehendak dan perintah Tuhan yang utama, yaitu hidup dan bertindak saling mengasihi sebagaimana Tuhan telah mengasihi kita. Kita hendaknya juga menolak dengan tegas semua godaan setan tanpa ambil kompromi sedikitpun, termasuk hal-hal yang merangsang kita untuk melakukan dosa atau berbuat jahat. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&amp;quot;&lt;i&gt;Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang"&lt;/i&gt; (Kis 10:34-36), demikian kesaksian iman Petrus kepada para pendengarnya. "&lt;i&gt;Allah tidak membedakan orang dan Yesus Kristus adalah Tuhan dari semua orang", &lt;/i&gt;inilah yang hendaknya kita renungkan, hayati dan sebarluaskan. Dengan kata lain kita dipanggil untuk mengusahakan, memperdalam dan memperteguh persaudaraan atau persahabatan sejati antar kita yang berbeda satu sama lain. Milyardan atau jutaan manusia di bumi ini tidak ada yang sama, melainkan berbeda satu sama lain, maka tidak mengherankan sering terjadi ketegangan dan tawuran sampai pembunuhan atau perusakan-perusakan karena orang lebih menekankan perbedaan daripada kesamaan. Untuk membangun, memperdalam dan memperteguh persaudaraan atau persahabatan sejati hendak lebih mengutamakan dan mengedepankan apa yang berbeda antar kita, sehingga apa yang berbeda antar kita akan memperteguh persaudaraan. Ingatlah dan sadari bahwa laki-laki dan perempuan berbeda satu sama lain (phisik, sifat, usia dst.) tetapi ada daya tarik dan daya pikat, sehingga saling menarik dan memikat maupun bersahabat, bahkan sampai bersatu sebagai suami-isteri. Dengan kata lain perbedaan menjadi daya tarik atau daya pikat, maka hendaknya aneka perbedaan antar kita dijadikan daya tarik dan daya pikat untuk saling mengenal dan akhirnya bersahabat. Memang untuk itu butuh kerendahan hati agar kita tertarik dan terpikat apa yang berbeda antar kita. Kami berharap para suami-isteri, yang memiliki pengalaman mendalam dapat bersahabat dan bersatu, mengembangkan dan memperdalam serta menyebarluaskan dalam kehidupan bersama yang lebih luas. Kami ingatkan juga bahwa dalam ilmu phisika dikenal adanya dua kutup listrik, yaitu negatif dan positif, yang saling bertolak belakang. Namun ketika yang negatif dan positif bersatu terjadilah sinar terang yang membahagiakan dan menyelamatkan. Semoga apa yang terjadi dalam relasi antar laki-laki dan perempuan serta kutup negatif dan positif dalam phisika tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun, memperdalam dan menyebarluaskan persaudaraan atau persahabatan sejati antar kita umat manusia di bumi ini. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.&amp;quot; Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan&lt;/i&gt;." (Yes 12:2-3)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 9 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-7399656110461323236?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7399656110461323236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/7399656110461323236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/9-jan.html' title='9 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-3660615347135726599</id><published>2012-01-07T11:08:00.001-08:00</published><updated>2012-01-07T11:08:02.742-08:00</updated><title type='text'>Hari Raya Penampakan Tuhan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="margin:0in 0in 10pt;text-align:center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;HR PENAMPAKAN TUHAN: Yes 60:1-6; Ef 3:2-3a.5-6; Mat 2:1-12&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Para nelayan pada umumnya bekerja di malam hari dalam rangka mencari atau menangkap ikan di laut. Mereka juga terampil dalam hal melihat bintang di langit sebagai petunjuk arah, dengan kata lain bintang yang bertebaran di langit pada malam hari bagi mereka sungguh merupakan 'jalan hidup' menuju ke keselamatan dan kebahagiaan. Bintang-bintang di langit di malam hari bagi para nelayan juga merupakan kehidupan, dan mungkin bagi kebanyakan orang hanya sekedar keindahan di malam hari. Pada hari ini dalam warta gembira dikisahkan orang-orang majus dari Timur yang melihat bintang sebagai tanda kedatangan Penyelamat Dunia, dan bintang tersebut menjadi petunjuk arah ke mana ia harus mencari tempat dimana Penyelamat Dunia dilahirkan dan berada. Maka dari jauh dengan petunjuk bintang mereka berjalan menuju Yerusalem, dimana bintang yang dilihatnya menunjukkannya. Penampakan Tuhan bagi mereka ditandai dengan simbol bintang, dan memang Sang Penyelamat Dunia kiranya juga boleh dikatakan sebagai Bintang Sejati yang menerangi dan memberi petunjuk jalan bagi semua orang untuk mengarah ke keselamatan atau kebahagiaan sejati. Maka marilah kita yang beriman kepadaNya mawas diri: apakah kita juga dapat menjadi bintang-bintang bagi saudara-saudari kita dalam hidup dan kerja kita setiap hari kapan pun dan dimana pun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.&amp;quot; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;(Mat 2:2)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Pertama-tama marilah kita lihat kehadiran dan karya Tuhan dalam diri saudara-saudari kita, yang nampak atau menggejala dalam aneka perbuatan baik, yang bermoral dan berbudi pekerti luhur. Apa yang baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur dalam diri saudara-saudari kita merupakan bintang-bintang yang menunjukkan jalan bagi kita semua untuk menuju ke kebahagiaan atau keselamatan sejati, yaitu kebahagiaan dan keselamatan jiwa manusia. Kami percaya dalam diri saudara-saudari kita dapat kita jumpai lebih banyak apa yang baik daripada tidak baik, yang bermoral daripada yang tidak bermoral, yang berbudi pekerti luhur daripada yang tidak berbudi pekerti luhur. Kita tiru dan hayati dalam diri kita apa yang kita temukan atau jumpai dalam diri saudara-saudari kita agar kita pun juga semakin dapat menjadi bintang-bintang bagi orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Menjadi bintang pada umumnya menjadi sorotan atau perhatian banyak orang, misalnya bintang penyanyi, bintang pelajar/mahasiswa, dst.. Maka kami berharap anda tidak menjadi malu ketika menjadi perhatian dan sorotan dari banyak orang serta juga tidak menjadi sombong, melainkan hendaknya bersyukur dan berterima kasih serta kemudian menghayati syukur dan terima kasih tersebut dengan berbuat baik kepada mereka yang memperhatikan dan menyoroti. Jika perbuatan baik tak mungkin&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dilakukan dengan tindakan-tindakan phisik, baiklah dilakukan secara spiritual, yaitu dengan mendoakan mereka. Dengan kata lain menjadi bintang berarti juga menjadi pendoa sejati, yaitu orang yang senantiasa hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan kapan pun dan dimana pun.&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kami berharap kepada anda semua tidak meniru sikap raja Herodes, yang pura-pura juga ingin melihat dan berbakti kepada Sang Penyelamat Dunia, namun sebenarnya dalam hatinya iri dan merasa disaingi karena konon ada raja baru yang muncul dan lebih berwibawa. &lt;i&gt;&amp;quot;Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."&lt;/i&gt; (Mat 3:8), demikian kata-kata raja Herodes kepada para majus yang datang menghadapnya. Irihati dan kebohongan Herodes dikemas dalam kata-kata yang indah, dan memang begitulah sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehar-hari dalam diri orang yang irihati dan bohong. Para penjahat pada umumnya menggunakan kata-kata mesra dan indah untuk mengelabui sasarannya. Maka dengan ini kami juga berharap kepada anda untuk peka, hati-hati dan cermat terhadap kata-kata mesra dan indah, jangan-jangan hal itu merupakan jebakan atau rayuan bagi kita untuk menjadi korban kejahatan dan mungkin juga bagi para gadis menjadi korban perkosaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu, yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus,yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;" (Ef 3:2-3a.5-6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Menjadi orang beriman atau beragama pertama-tama bukan karena ikatan darah atau suku, melainkan karena Roh yang dianugerahkan kepada kita. Dengan kata lain yang unggul dalam hidup beriman atau beragama adalah mereka yang hidup dijiwai oleh Roh Kudus, sehingga cara hidup dan cara bertindaknya menghasilkan buah-buah Roh Kudus seperti &lt;i&gt;"kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri&lt;/i&gt;" (Gal 5:22-23). Sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus kita juga memiliki tugas merasul, maka marilah kita hayati dan sebarluaskan buah-buah Roh Kudus di atas dalam hidup dan kerja kita sehari-hari kapan pun dan dimana pun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kita juga diingatkan "&lt;i&gt;bahwa&lt;/i&gt; &lt;i&gt;orang-orang bukan Yahudi, karena Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus". &lt;/i&gt;Warta Injil diperuntukkan bagi seluruh manusia atau bangsa di dunia tanpa pandang bulu atau SARA. Peringatan di atas ini mengajak dan mengingatkan kita semua bahwa bukan ikatan darah atau suku, yang diutamakan dalam keanggotaan Umat Allah, melainkan ikatan dalam Roh Kudus, artinya budi pekerti luhur atau kecerdasan spiritual yang menjadi ikatan. Sekali lagi kami ingatkan bahwa Yesus Kristus adalah Penyelamat dunia, Ia datang untuk menyelamatkan seluruh dunia. Atas dasar iman inilah para Gembala Gereja Katolik di dalam Konsili Vatikan II berani menyatakan atau mengajarkan bahwa "&lt;i&gt;mereka yang tanpa bersalah tidak mengenal Injil Kristus serta Gereja-Nya, tetapi dengan hati tulus mencari Allah, dan berkat pengaruh rahmat berusaha melaksanakan kehendakNya yang mereka kenal melalui suara hati dengan perbuatan nyata, dapat memperoleh keselamatan" &lt;/i&gt;(Vatikan II: LG no 16).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Para majus yang menerima penampakan bukan orang Yahudi. Secara konkret yang menjadi anggota Gereja Katolik pada masa kini mayoritas juga bukan orang Yahudi dan tergerak untuk menjadi anggota Gereja Katolik karena kesaksian iman mereka yang telah menjadi anggota Gereja Katolik, yang telah menampakkan rahmat Allah melalui cara hidup dan cara bertindaknya setiap hari. Maka dengan ini kami mengajak anda sekalian, entah keyakinan atau agamanya apapun, untuk lebih mengutamakan penghayatan iman bukan pengungkapan iman, dengan kata lain lebih mengutamakan cara hidup dan cara bertindak yang baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur daripada ajaran, wacana atau omongan. Marilah kita hayati tugas merasul (berdkwah) dengan dan melalui cara hidup dan cara bertindak, bukan dengan omongan atau provokasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;i&gt;Kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti! Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya! Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin&lt;/i&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;(Mzm 72:10-13)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 8 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-3660615347135726599?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3660615347135726599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3660615347135726599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/hari-raya-penampakan-tuhan.html' title='Hari Raya Penampakan Tuhan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2527362447700716399</id><published>2012-01-07T11:07:00.001-08:00</published><updated>2012-01-07T11:07:18.762-08:00</updated><title type='text'>7 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Mereka kehabisan anggur"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 5:14-21; Yoh 2:1-11)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: &amp;quot;Mereka kehabisan anggur.&amp;quot; Kata Yesus kepadanya: &amp;quot;Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.&amp;quot; Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: &amp;quot;Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!&amp;quot;Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: &amp;quot;Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.&amp;quot; Dan mereka pun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: &amp;quot;Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.&amp;quot; Lalu mereka pun membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu -- dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya -- ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: &amp;quot;Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.&amp;quot; Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; (Yoh 2:1-11), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ibu atau perempuan pada umumnya lebih peka akan kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari daripada bapak atau laki-laki. Itulah yang terjadi di pesta perkawinan di Kana dimana Bunda Maria dan Yesus hadir, Bunda Maria melihat sesuatu yang kurang dalam pesta tersebut dan jika tidak segera dibereskan akan memalukan tuan rumah yang mengundang sekian banyak tamu. Bunda Maria percaya bahwa Yesus dapat melakukan sesuatu demi keselamatan pesta perkawinan tersebut. Maka pertama-tama saya mengajak dan mengingatkan rekan-rekan ibu atau perempuan untuk memperdalam dan mengembang-kan kepekaan terhadap kebutuhan-kebutuhan kecil dan penting dalam hidup bersama, entah di dalam keluarga, masyarakat maupun tempat kerja. Memang masalah makanan dan minuman pada umumnya menjadi urusan atau tugas pelayanan bagi para ibu atau perempuan untuk dilaksanakan sebaik mungkin, entah di dalam keluarga maupun masyarakat dan tempat kerja atau aneka macam pesta bersama. Ketika makanan dan minuman yang disajikan baik pada umumnya mereka yang mengkomsumsi sungguh gembira dan bahagia, meskipun tidak tergerak untuk memuji siapa yang mempersiapkan atau mengurusnya. Sebaliknya ketika makanan atau minuman yang disajikan tidak berkenan di hati atau selera pribadi, pada umumnya orang lalu mencari-cari siapa yang mengurusnya alias melecehkannya. Melalui makanan atau minuman memang orang dapat membahagiakan atau merusak, yang merusak misalnya sebagaimana dilakukan oleh para penipu kepada para penumpang kendaraan umum, yang sering terjadi di sekitar Idul Fitri. Semoga melalui makanan dan minuman kita dapat saling membahagiakan dan menyelamatkan. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Dalam warta gembira hari ini dikisahkan adanya mujijat 'air menjadi anggur'. Kita semua sebagai umat beriman juga dipanggil untuk mengubah 'air menjadi anggur', artinya membuat apa yang tidak enak menjadi enak, yang enak menjadi lebih enak. Memang dalam kenyataan belum tentu apa yang dihadapkan atau disajikan atau yang kita lihat dan nikmati sebenarnya tidak enak atau tidak sesuai dengan selera&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pribadi. Dekati dan sikapi apa yang tidak enak dalam dan oleh kasih, dengan demikian akan menjadi enak adanya. "&lt;i&gt;Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya."&lt;/i&gt; (1Yoh 5:14-15). Apa yang dikatakan oleh Yohanes dalam suratnya di atas ini kiranya dapat menjadi pegangan atau pedoman dalam rangka mengubah 'air menjadi anggur', yang tidak enak menjadi enak. Kita hendaknya percaya kepadaNya, dengan kata lain sungguh beriman. Jika kita sungguh beriman maka hadapi dan segala sesuatu dalam dan oleh iman. Sekali lagi kembali soal makanan; makanlah dalam iman, maka apa yang kita makan enak dan menyelamatkan, tentu saja makanan tersebut sehat. Makanan sehat belum tentu enak atau sesuai dengan selera pribadi kita, apalagi makanan suku-suku atau bangsa-bangsa tertentu yang asing bagi kita. Makan dalam dan dengan iman berarti saya makan yang tidak enak dan biasa dimakan orang setempat tersebut pasti tidak mati. Enak dan tidak enak hitungannya hanya detik: mau melewati yang tidak enak dan sehat pasti akan selamat dan bahagia. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka! Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan&lt;/i&gt;." (Mzm 149:1-4)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 7 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2527362447700716399?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2527362447700716399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2527362447700716399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/7-jan.html' title='7 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-5447384357469903158</id><published>2012-01-05T03:54:00.001-08:00</published><updated>2012-01-05T03:54:35.591-08:00</updated><title type='text'>6 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Engkaulah AnakKu yang Kukasihi"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 5:5-13; Mrk 1:7-11)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Inilah yang diberitakannya: &amp;quot;Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.&amp;quot; Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.Lalu terdengarlah suara dari sorga: &amp;quot;Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan&lt;/i&gt;.&amp;quot; (Mrk 1:7-11), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Yesus, Sang Penyelamat dunia, memang Yang terkasihi oleh Allah. Kita semua yang beriman kepadaNya kiranya juga diharapkan sebagai yang dikasihi oleh Allah, maka marilah kita mawas diri apakah kita menghayati diri sebagai yang dikasihi oleh Allah. Kasih Allah kepada kita telah dicurahkan secara melimpah ruah melalui orang-orang yang memperhatikan dan mengasihi kita sejak kita dilahirkan di dunia ini melalui aneka cara dan bentuk, dan tentu saja pertama-tama dan terutama melalui orangtua kita masing-masing khususnya ibu kita yang telah mengandung dan melahirkan kita. Maka sekali lagi saya angkat lagu "&lt;i&gt;Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia". &lt;/i&gt;Maka marilah kita berusaha dengan rendah hati untuk senantiasa menjadi yang berkenan kepada Allah dan sesama kita kapan pun dan dimana pun. Kita akan berkenan kepadaNya maupun sesama kita jika kita menghayati sabdaNya dan sabdaNya yang utama adalah agar kita saling mengasihi satu sama lain. Maka kepada mereka yang masih membenci atau memusuhi sesamanya kami ajak untuk bertobat atau memperbaharui diri. Apakah saya mengasihi siapapun yang setiap hari hidup dan bekerja bersama kita? Jika kita mampu mengasihi mereka yang dekat dengan kita setiap hari, maka untuk mengasihi mereka yang jauh atau asing akan mudah, sebaliknya jika kita tak mampu mengasihi mereka yang dekat dengan kita, maka mengasihi yang jauh atau asing berarti melarikan diri dari tanggungjawab. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;i&gt;Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu&lt;/i&gt;" (1Yoh 5:5-7). Air, darah dan roh adalah unsur utama kehidupan. Roh atau jiwa membuat kita memiliki kreatifitas, cita-cita dan dambaan, darah membuat kita sehat wal'afiat , sedangkan air membuat kita segar. Air juga menjadi penyalur tenaga listrik dalam tubuh kita, sebagaimana fungsi air antara lain mengalirkan sesuatu, demikianlah dalam tubuh kita mengalirkan tenaga ke seluruh tubuh. Ketiganya adalah satu berarti jika ketiga baik dan berfungsi prima dalam diri kita, maka kita dimanapun dan kapanpun akan mampu memberi kesaksian kabar baik alias kapan pun dan dimana pun senantiasa mewartakan atau menyebarluaskan apa yang baik. Mungkin yang perlu kita usahakan adalah kesehatan darah dan kecukupan air dalam tubuh kita. Untuk menjaga dan mengusahakan kesehatan darah hendaknya berpedoman 'empat sehat lima sempurna' dalam mengkonsumsi makanan, dan juga sejauh mungkin menyingkiri makanan-makanan dan minuman-minuman instant atau kemasan. Pengalaman menunjukkan bahwa generasi muda masa kini yang terbiasa mengkomsumsi jenis makanan dan minuman instant memiliki daya tahan tubuh lemah serta mudah terserang penyakit. Komsumsilah makanan dan minuman yang alamiah, yang belum diintervensi aneka macam obat atau pengawet. Hendaknya juga minum air putih yang memadai atau secukupnya setiap hari; air putih biasa bukan yang steril sama sekali. Makanan dan minuman alamiah memang mengandung bakteri pembusuk, yang kita butuhkan untuk membusukkan sisa makanan dan minuman dalam tubuh kita. Mereka yang mengkomsumsi makanan dan minuman steril pada umumnya dengan mudah akan sakit diare, dan untuk itu sering orang lalu mengkonsumsi suplemen-suplemen. Suplemen-suplemen berupa tablet dst.. pada dasarnya juga kurang sehat. Ketika kondisi darah kita baik dan kita kecukupan air maka dengan mudah kita digerakkan oleh roh (semangat, cita-cita, dambaan) dan dengan demikian kita akan hidup dinamis, bergairah dan tidak pernah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;mudah lelah, serta memiliki daya tahan tubuh prima. &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu. Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mzm 147:13-15)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 6 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-5447384357469903158?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5447384357469903158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/5447384357469903158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/6-jan.html' title='6 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6547139318028869870</id><published>2012-01-04T03:42:00.001-08:00</published><updated>2012-01-04T03:42:01.793-08:00</updated><title type='text'>5 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 3:11-21; Yoh 1:43-51)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" &lt;i&gt;Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: &amp;quot;Ikutlah Aku!&amp;quot; Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus. Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: &amp;quot;Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.&amp;quot; Kata Natanael kepadanya: &amp;quot;Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?&amp;quot; Kata Filipus kepadanya: &amp;quot;Mari dan lihatlah!&amp;quot; Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: &amp;quot;Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!&amp;quot; Kata Natanael kepada-Nya: &amp;quot;Bagaimana Engkau mengenal aku?&amp;quot; Jawab Yesus kepadanya: &amp;quot;Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.&amp;quot; Kata Natanael kepada-Nya: &amp;quot;Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!&amp;quot; Yesus menjawab, kata-Nya: &amp;quot;Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.&amp;quot; Lalu kata Yesus kepadanya: &amp;quot;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.&amp;quot;&lt;/i&gt; (Yoh 1:43-51), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Banyak orang sulit percaya dan mudah curiga ketika mendengar ceritera dari temannya akan suatu kejadian atau peristiwa dan belum melihat atau menyaksikan sendiri apa yang terjadi. Orang yang demikian ini memang sulit percaya kepada sesamanya serta dapat menimbulkan masalah bagi sesamanya. Maka marilah kita mawas diri perihal kepercayaan kita kepada saudara-saudari kita atau bagaimana kita saling percaya satu sama lain. Bukankah kita memiliki pengalaman konkret, yaitu mudah percaya kepada saudara-saudari kita ketika kita diberi makanan atau minuman, tanpa curiga sedikitpun langsung kita santap dengan mantap? Hendaknya pengalaman percaya macam itu juga dikembangkan di dalam bidang kehidupan yang lain, yaitu ceritera atau omongan saudara-saudari kita. Tentu saja kita juga harus berusaha untuk menjadi orang yang dapat dipercaya, dengan kata lain tidak pernah berbohong atau menipu sedikitpun, apa yang kita ceriterakan sungguh merupakan kenyataan atau apa yang saya saksikan dengan mata sendiri. Dengan kata lain hendaknya kita senantiasa berusaha hidup dan bertindak jujur. "&lt;i&gt;Jujur adalah sikap dan perilaku yang tidak suka berbohong dan berbuat curang, berkata-kata benar apa adanya dan berani mengakui kesalahan, serta rela berkorban untuk kebenaran" &lt;/i&gt;(Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 17). Natanael kiranya juga termasuk orang yang jujur atau polos terhadap diri sendiri, dimana ia terus terang apa adanya bahwa ia belum percaya jika belum melihat sendiri. Maka Natanael kiranya juga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk dengan jujur mengakui kelemahan dan keterbatasan kita, tidak menutupi sedikitpun. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu&lt;/i&gt;" (1Yoh 3:18-20). Kasih memang terutama dan pertama-tama harus diwujudkan dalam perbuatan atau tindakan. Perbuatan atau tindakan akan lebih mengesan daripada wacana atau omongan, misalnya ciuman, sentuhan, pelukan, dst…dan tentu saja sebagai suami-isteri kasih yang sungguh mengesan pada umumnya adalah ketika hubungan seksual, perbuatan atau tindakan konkret dimana masing-masing juga saling telanjang alias menghadirkan diri apa adanya dan tiada yang ditutupi sedikitpun. Perbuatan atau tindakan kasih yang baik pada umumnya juga dengan sepenuh hati, jiwa dan akal budi serta tenaga, dengan kata lain tidak hanya sekedar kekuatan atau tenaga yang diketengahkan, tetapi juga hati, jiwa dan akal budi. Maka orang yang sakit hati, sakit jiwa atau sakit akal budi pada umumnya perbuatan atau tindakan kasih kurang mengesan atau bahkan menyakitkan, dengan kata lain bukan kasih yang disampaikan melainkan perwujudan nafsu pribadi. Hubungan seksual antar suami-isteri pun juga dapat hanya sekedar peluapan nafsu belaka dan ada kemungkinan sepihak sehingga yang lain merasa diperkosa. Kasih itu bersifat bebas, tak ada paksaan, maka ketika ada paksaan kasih kurang sempurna dan kurang mengesan. Kasih terhadap mereka yang lapar dan haus berarti memberi makanan dan minuman, kasih kepada yang miskin dan berkekurangan dalam hal harta benda atau uang berarti memberi harta benda atau uang dst.. Saya ingatkan juga kepada para ibu muda: anak/bayi menangis belum tentu lapar atau haus, dan mungkin hanya minta dicium, dipeluk dst..&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (Mzm 100)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 5 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6547139318028869870?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6547139318028869870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6547139318028869870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/5-jan.html' title='5 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-4631439171956402359</id><published>2012-01-03T09:37:00.001-08:00</published><updated>2012-01-03T09:37:32.700-08:00</updated><title type='text'>4 Jan</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Apa yang kamu cari?"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 3:7-10; Yoh 1:35-42)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: &amp;quot;Lihatlah Anak domba Allah!&amp;quot; Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: &amp;quot;Apakah yang kamu cari?&amp;quot; Kata mereka kepada-Nya: &amp;quot;Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?&amp;quot; Ia berkata kepada mereka: &amp;quot;Marilah dan kamu akan melihatnya.&amp;quot; Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: &amp;quot;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&amp;quot; Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: &amp;quot;Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;)." (Yoh 1:35-42), demikian kutipan Warta Gembira hari ini &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sbb.:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Pertanyaan "&lt;i&gt;Apa yang kamu cari?"&lt;/i&gt; juga ditanyakan kepada kita semua umat beriman, maka marilah kita mawas diri: apakah yang kita cari dalam hidup dan bertindak kita setiap hari dengan susah payah, kerja keras dan membanting tulang? Jika kita jujur mawas diri kiranya banyak dari kita akan menjawab "cari uang atau harta benda" demi kesejahteraan dan kebahagiaan hidup masa kini. Kiranya tidak salah bahwa kita cari uang dan harta benda, karena selama hidup di dunia ini kita membutuhkannya. Namun baiklah saya mengajak anda sekalian untuk berusaha agar dalam mencari uang dan harta benda juga semakin suci atau membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan. Dengan kata lain jika semakin memiliki banyak uang dan harta benda hendaknya semakin suci, semakin dikasihi oleh Tuhan dan sesamanya kapan pun dan dimana pun. Ketika melihat uang atau harta benda hendaknya juga melihat Tuhan yang telah menganugerahkannya, demikian juga ketika memiliki uang atau harta benda berarti semakin melihat dan mengimani Tuhan. Ingatlah dan sadari bahwa uang atau harta benda pada dasarnya bersifat sosial, semakin memiliki uang atau harta benda berarti semakin sosial, semakin memiliki sahabat dan teman, bukan semakin pelit dan dibenci oleh banyak orang. Sebagai bentuk atau wujud bahwa kita sungguh mencari Tuhan dalam aneka kesibukan dan pelayanan kita setiap hari, hendaknya diawali dengan doa. Secara khusus kepada siapapun yang beriman kepada Yesus Kristus, hendaknya membuat tanda salib sebelum melakukan segala sesuatu sehingga dalam Tuhan kita melakukan segala sesuatu serta tidak hanya mengikuti keinginan atau selera pribadi. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya&lt;/i&gt;." (1Yoh 3:9-10). Sebagai orang beriman kiranya kita semua harus mengakui dan mengimani bahwa masing-masing dari kita '&lt;i&gt;lahir dari Allah' &lt;/i&gt;kerjasama dengan orangtua atau bapak-ibu kita yang saling mengasihi. Benih ilahi ada di dalam diri kita masing-masing, maka marilah kita beri kesempatan dan kemungkinan yang leluasa untuk tumbuh berkembang. Cara memberi kesempatan dan kemungkinan tidak lain adalah senantiasa berbuat baik dan tidak pernah melakukan dosa sekecil apapun. Kita diharapkan senantiasa melakukan apa yang baik dan benar, dan apa yang baik dan benar senantiasa berlaku umum atau universal. Yang baik dan benar antara lain adalah keselamatan jiwa manusia, maka marilah dalam segala cara bertindak maupun cara hidup kita senantiasa berpedoman pada keselamatan jiwa; keselamatan jiwa hendaknya menjadi barometer atau tolok-ukur keberhasilan atau kesuksesan hidup kita, bukan uang atau harta benda. Maka marilah kita fungsikan semua ciptaan lain di dunia ini sebagai bantuan bagi kita untuk mengejar tujuan kita diciptakan, yaitu keselamatan jiwa manusia. Secara konkret kami harapkan hendaknya segala usaha pendidikan atau pembinaan, entah formal atau informal, memiliki tujuan atau arah agar para peserta didik semakin tumbuh berkembang menjadi pribadi yang baik, berbudi pekerti luhur atau bermoral. Mendidik atau membina anak maupun peserta didik agar menjadi baik, berbudi pekerti luhur atau bermoral,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;memang lebih sulit daripada agar pandai atau pintar, namun demikian marilah kita imani bahwa bersama dan bersatu dengan Tuhan semuanya akan menjadi mudah dan mungkin. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran&lt;/i&gt;." (Mzm 98:7-9)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 4 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-4631439171956402359?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4631439171956402359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/4631439171956402359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/4-jan.html' title='4 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-6893626782281006075</id><published>2012-01-02T06:36:00.001-08:00</published><updated>2012-01-02T06:36:17.195-08:00</updated><title type='text'>3 Jan</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&amp;quot;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati dan Ia tinggal di atasNya."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 2:29-3:6; Yoh 1:29-34)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &amp;quot;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.&amp;quot; Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: &amp;quot;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt; (Yoh 1:29-34), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sbb.:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Dalam warta gembira hari ini antara lain dikisahkan bahwa Yohanes Pembaptis "&lt;i&gt;telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati dan Ia tinggal di atas-Nya", &lt;/i&gt;di atas kepala Sang Penyelamat dunia, Yesus Kristus. Ia juga akan membaptis dengan dengan Roh Kudus, tidak hanya seperti Yohanes hanya dengan air. Maka baiklah saya mengajak anda sekalian untuk mawas diri: apakah kita mungkin dapat seperti Yohanes Pembaptis atau meneladan Yesus yang membaptis dengan Roh Kudus. Pertama-tama kami ajak anda semua yang beriman kepada Yesus Kristus, entah secara formal atau informal, untuk berusaha seperti Yohanes Pembaptis, yaitu 'melihat Roh Kudus turun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan tinggak di atas kepala setiap orang beriman', sehingga dapat melihat apa yang baik, luhur, mulia dan indah dalam diri setiap orang beriman, dan dengan demikian kita tertarik, terpikat dan terpesona untuk hidup bersahabat atau bersaudara dengan semua umat beriman, tanpa pandang SARA. Sebaliknya jika meneladan Yesus, yaitu para imam/pastor yang pada umumnya membaptis, kami harapkan sungguh hidup dan bertindak dijiwai oleh Roh Kudus, sehingga menghasilkan keutamaan-keutamaan seperti " &lt;i&gt;kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri"&lt;/i&gt; (Gal 5:22-23), keutamaan-keutamaan yang menurut hemat saya mendesak dan &lt;i&gt;up to date &lt;/i&gt;untuk dihayati dan disebarluaskan pada masa kini. Kami harapkan para imam/pastor dapat menjadi teladan penghayatan keutamaan-keutamaan tersebut bagi umatnya, dan pada giliran berikutnya segenap umat kami harapkan dapat menjadi teladan bagi warga masyarakat pada umumnya dalam hidup sehari-hari. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah&lt;/i&gt;." (1Yoh 3:3-4). Kiranya sebagai umat beriman kita semua memiliki pengharapan pada Allah yang telah menciptakan dan mengasihi kita dengan melimpah ruah. Mengharapkan Allah berarti mempersembahkan dambaan, cita-cita, impian dan segala suka-duka kepada Allah, sehingga hidup dan bertindak sesuai dengan kehendak Allah alias berusaha dengan rendah hati '&lt;i&gt;menyucikan diri' &lt;/i&gt;terus menerus dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari. Dengan kata lain tidak berbuat jahat atau melakukan dosa sekecil apapun. Ingatlah, sadari dan hayati hukum Allah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;utama dan pertama adalah agar kita hidup saling mengasihi, sebagaimana Allah telah mengasihi kita. Tugas panggilan atau perutusan untuk saling mengasihi hemat saya tidak sulit jika masing-masing dari kita menghayati diri sebagai 'yang terkasih'. Bukankah kita semua adalah buah kasih, dapat tumbuh berkembang sebagaimana adanya pada saat ini hanya karena dan oleh kasih?. Jika masing-masing dari kita mampu menghayati diri sebagai 'yang terkasih', maka bertemu dengan siapapun otomatis akan saling mengasihi karena 'yang terkasih' bertemu dengan 'yang terkasih'. Sekali lagi kami harapkan bahwa para suami-isteri hendaknya dapat menjadi teladan dalam hal saling mengasihi, karena telah saling berjanji untuk saling mengasihi baik dalam untung maupun malang, sehat maupun sakit, sampai mati. Sebagaimana telah kami angkat dalam renungan sebelumnya, maka saya angkat kembali bahwa wujud kasih yang utama dan pertama adalah dengan sukacita, bergairah dan ceria berani memboroskan waktu dan tenaga bagi yang terkasih. Bukankah anda ketika masih dalam masa pacaran maupun tunangan sungguh memboroskan waktu dan tenaga bagi calon pasangan hidupnya, maka hendaknya apa yang telah dialami tersebut terus diperdalam dan diperkuat ketika telah menjadi suami-isteri. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah! Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring, dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN&lt;/i&gt;!" (Mzm 98:3c-6)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 3 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-6893626782281006075?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6893626782281006075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/6893626782281006075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/3-jan.html' title='3 Jan'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-497059238273968003</id><published>2012-01-01T00:48:00.001-08:00</published><updated>2012-01-01T00:48:23.632-08:00</updated><title type='text'>2 Jan 2012</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Membuka tali kasutNya pun aku tidak layak.&amp;quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 2:22-28; Yoh 1:19-28)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: &amp;quot;Siapakah engkau?&amp;quot; Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: &amp;quot;Aku bukan Mesias.&amp;quot; Lalu mereka bertanya kepadanya: &amp;quot;Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?&amp;quot; Dan ia menjawab: &amp;quot;Bukan!&amp;quot; &amp;quot;Engkaukah nabi yang akan datang?&amp;quot; Dan ia menjawab: &amp;quot;Bukan!&amp;quot; Maka kata mereka kepadanya: &amp;quot;Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?&amp;quot; Jawabnya: &amp;quot;Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.&amp;quot; Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Mereka bertanya kepadanya, katanya: &amp;quot;Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?&amp;quot;Yohanes menjawab mereka, katanya: &amp;quot;Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.&amp;quot; Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" (Yoh 1:19-28), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan serta mengenangkan pesta St.Basilius Agung dan Gregorius dari Nazianze, Uskup dan Pujangga Gereja, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sbb.:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Yohanes Pembaptis termasuk nabi besar, dan ia memberi kesaksian tentang Penyelamat Dunia, Yesus Kristus, bahwa ia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Dia. Yang terbesar di dalam Gereja Katolik, Paus dan para Uskup, juga menghayati diri sebagai yang kecil dan senantiasa menyatakan diri sebagai hamba yang hina dina. Dengan rendah hati para Gembala kita berusaha melayani umat Allah, maka baiklah kita sebagai umat juga berusaha hidup dan bertindak dengan rendah hati serta saling melayani satu sama lain. Maka tak jemu-jemunya saya mengangkat arti rendah hati: "&lt;i&gt;Rendah hati ialah sikap dan perilaku yang tidak suka menonjolkan dan menomorsatukan diri, yaitu dengan menenggang perasaan orang lain. Meskipun dalam kenyataannya lebih dari orang lain, ia dapat menahan diri untuk tidak menonjolkan dirinya" &lt;/i&gt;(Prof Dr Edi Sedyawati/edit: Pedoman Penanaman Budi Pekerti Luhur, Balai Pustaka – Jakarta 1997, hal 24). Kita juga baru saja mengenangkan Penyelamat Dunia yang datang dengan rendah hati, yang melepaskan kebesaranNya dan menjadi sama dengan manusia kecuali dalam hal dosa. Menghayati rendah hati memang antara lain berusaha untuk menjadi sama dengan yang lain, tentu saja yang berusaha menjadi sama adalah mereka yang lebih tinggi atau besar, bukan yang kecil dan rendah berusaha menjadi sama dengan yang lebih besar dan tinggi. "&lt;i&gt;Turba"/turun ke bawah alias menunduk untuk melihat ke bawah, &lt;/i&gt;itulah yang hendaknya kita lakukan atau hayati terus menerus, lebih-lebih bagi mereka yang berada di atas. Turun ke bawah untuk mengunjunji atau mendatangi serta menyapa mereka dalam dan dengan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;cintakasih, rendah hati dan lemah lembut. &lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:Symbol"&gt;&lt;span&gt;&lt;font size="3"&gt;·&lt;/font&gt;&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;" Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;." (1Yoh 2:28). Percaya kepada Tuhan serta tidak malu menghayati hidup dalam kesatuan dengan dan bersama Tuhan dalam hidup sehari-hari itulah yang hendaknya menjadi jati diri kita sebagai orang beriman. Percaya kepada Tuhan berarti tidak mengandalkan diri pada manusia maupun ciptaan-ciptaan lainnya, dan senantiasa melihat dan menghayati kehadiran dan karya Tuhan dalam ciptaan-ciptaanNya, entah itu manusia, binatang maupun tanaman. Kehadiran dan karya Tuhan dalam ciptaan-ciptaanNya antara lain nampak atau mengejala dalam apa yang baik, indah, mulia, luhur dalam ciptaan-ciptaan tersebut. Jika kita mampu melihat dan menghayati kehadiran dan karya Tuhan dalam ciptaan-ciptaanNya, maka dengan sendirinya kita juga tak akan malu menghayati kebersamaan atau kesatuan denganNya alias melakukan apa yang baik, mulia, indah dan luhur. Hendaknya tidak malu berbuat baik serta tidak takut, karena apa yang kita lakukan pasti akan menarik, mempesona dan memikat orang-orang yang berkehendak baik, dan mereka yang berkehendak baik lebih banyak daripada mereka yang berkehendak jelek atau jahat. Pada saat kedatanganNya yang khusus, yaitu ketika Ia memanggil kita untuk kembali ke sorga atau meninggal dunia, kita pun juga dengan terbuka dan senang hati &lt;span&gt; &lt;/span&gt;menyambutNya. Dengan kata lain jika kita sungguh hidup bersama dan bersatu dengan Tuhan setiap hari alias senantiasa melakukan apa yang baik, maka sewaktu-waktu kita dipanggil Tuhan kita siap dan tak takut. Marilah kita senantiasa berbuat baik atau melakukan apa yang baik kapan pun dan dimana pun. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;!" (Mzm 98:1-4)&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 2 Januari 2012&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-497059238273968003?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/497059238273968003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/497059238273968003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2012/01/2-jan-2012.html' title='2 Jan 2012'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-2576347031093588718</id><published>2011-12-31T23:49:00.001-08:00</published><updated>2011-12-31T23:49:30.516-08:00</updated><title type='text'>1 Jan 2012</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;HR SP MARIA BUNDA ALLAH: Bil 6:22-27; Gal 4:4-7; Luk 2:16-21&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Pertama-tama kami ucapkan 'SELAMAT TAHUN BARU 2012', Selamat menelusuri tahun baru dan semoga dengan semangat baru juga kita mengarungi tahun 2012 ini. Hari ini tepat delapan hari setelah kelahiran Penyelamat Dunia, dan menurut tradisi pada hari ke delapan ini Sang Bayi Penyelamat Dunia harus diberi nama, "&lt;i&gt;ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya".&lt;/i&gt; Hari ini selain Hari raya SP Maria Bunda Allah juga merupakan Hari Perdamaian Sedunia, dan bagi anggota Serikat Yesus juga merupakan hari Pesta Nama Serikat. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Bunda Maria juga sering disebut sebagai Ratu Perdamaian, maka baiklah di awal tahun ini kami mengajak anda sekalian untuk mawas diri perihal perdamaian yang menjadi dambaan semua orang di dunia ini, dan untuk itu pertama-tama marilah kita bercermin pada Bunda Maria. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"&lt;b&gt;&lt;i&gt;Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (Luk 2:19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Di dalam masyarakat kita masa kini dalam hidup dan kerja bersama kiranya cukup banyak perkara yang muncul, ada perkara yang ringan , sedang dan berat. Di dalam pergaulan sehari-hari kita sering menghadapi hal-hal yang tidak enak, tidak sesuai dengan selera atau keinginan pribadi, yang pada umumnya membuat kita akan marah, menggerutu atau mengeluh. Marah, menggerutu atau mengeluh hemat saya merupakan bentuk permusuhan yang lembut alias kebalikan dari damai atau perdamaian. Maka kami berharap kepada anda sekalian untuk meneladan semangat Bunda Maria, ketika menghadapi sesuatu yang kurang jelas baginya atau perkara maka ia "&lt;i&gt;menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya", &lt;/i&gt;yang berarti mempersembahkan perkara itu kepada Tuhan untuk mohon penccrahan dan bimbingan dalam menghadapinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kami percaya kita semua menghadapi banyak perkara di dalam hidup sehari-hari, entah besar atau kecil. Meneladan Bunda Maria serta menjadi saksi dan pewarta perdamaian berarti menjadi perkara tersebut bahan doa atau permenungan di hadapan Tuhan. Dalam doa atau permenungan kami yakin bahwa kita akan menerima pencerahan dari Tuhan, yaitu agar kita dengan semangat kasih pengampunan menghadapi atau menyelesaikan perkara tersebut. "&lt;i&gt;There is no peace without justice, there is no justice without forgiveness" (=Tiada perdamaian tanpa keadilan, tiada keadilan tanpa pengampunan), &lt;/i&gt;demikian tema pesan Perdamaian Sedunia dari Paus Yohanes Paulus II memasuki Millenium ketiga ini, 1 Januari 2000. Kiranya pesan tersebut masih &lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt; untuk kita hayati dan sebarluaskan. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Kami percaya para ibu memiliki pengalaman menghayati kasih pengampunan tersebut, yaitu ketika sedang merawat dan mengasuh bayinya atau anak balitanya: bukankah ketika sang bayi rewel atau mengganggu anda sebagai ibunya, anda tidak mengeluh, menggerutu atau marah, melainkan dengan kasih pengampunan menimang, memeluk dan mencium sang bayi? Hendaknya pengalaman tersebut diperdalam dan diteguhkan dalam hidup sehari-hari serta disebarluaskan kepada saudara-saudarinya dalam berbagai kesempatan dan kemungkinan. Ingat akan lagu "&lt;i&gt;Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia". &lt;/i&gt;Dengan kata lain kepada rekan-rekan perempuan, khususnya para ibu kami harapkan dapat menjadi teladan perdamaian yang dijiwai oleh kasih pengampunan atau kerahiman. Ingatlah bahwa anda sebagai perempuan memiliki rahim dan di dalam rahimlah tumbuh berkembang yang terkasih dalam kasih pengampunan atau kerahiman. Selanjutnya kepada kita semua kami ajak untuk merenungkan perihal pemberian nama kepada Sang Bayi Penyelamat dunia, nama Yesus, sebagaimana dikatakan oleh malaikat sebelum Ia dikandung dan dilahirkan oleh Bunda Maria. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;" (Luk 2:21)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 0.5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Nama Yesus kurang lebih berarti Allah menyelamatkan, maka Sang Bayi yang baru saja lahir diberi nama Yesus karena Ia adalah Penyelamat dunia. Hari ini bagi kami, anggota Serikat Yesus, merayakan pesta nama Serikat Yesus, maka dengan ini kami mengajak rekan-rekan Yesuit untuk menghayati diri sebagai sahabat-sahabat Yesus, yang berarti berpartisipasi dalam Penyelamatan Dunia. Pada masa kini, setelah pembelajaran kurang lebih selama satu tahun, Provinsi Serkat Yesus Indonesia mencanangkan opsi pelayanan dalam tiga bidang atau masalah, yaitu : kemiskinan, lingkungan hidup dan persaudaraan sejati. Jika kita cermati kemiskinan di Indonesia masih menjadi keprihatinan, demikian juga lingkungan hidup yang terus menerus dirusak oleh orang-orang yang serakah, serta persaudaraan sejati yang dirongrong oleh sekelompok ekstrimis di Indonesia ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: &amp;quot;ya Abba, ya Bapa!&amp;quot;Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;." (Gal 4:6-7). Kutipan dari surat Paulus kepada umat di Galatia di atas ini kiranya dapat menjadi inspirasi bagi untuk berpartisipasi dalam gerakan-gerakan pemberantasan kemiskinan, pelestarian lingkungan hidup maupun pemba-ngunan dan pemantapan persaudaraan sejati. Kita semua sama-sama ahli waris, dengan kata lain kita sama-sama memiliki hak dan kewajiban yang sama, meskipun kita berbeda satu sama lain. Kita sama-sama anak, maka selayaknya kita hidup saling mengasihi, memperhatikan dan menghormati, sehingga ketika ada saudara kita yang miskin kita entaskan, ketika ada yang merusak lingkungan hidup kita tegor dan ingatkan dengan rendah hati, dan ketika ada yang merongrong persaudaraan atau persahabatan sejati kita dekat dalam dan dengan kasih serta rendah hati dan lemah lembut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Sebagai anak atau ahli waris kita memiliki Roh yang sama, semangat yang sama, yang menjadi nyata dalam keutamaan-keutamaan seperti "&lt;i&gt;kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri&lt;/i&gt;." (Gal 5:22-23). Dalam rangka mengatasi kemiskinan, lingkungan hidup yang semakin rusak dan persaudaraan yang dirongrong, hemat saya keutamaan 'penguasaan diri' memadai untuk kita hayati dan sebarluaskan. Karena ada orang-orang yang tidak dapat menguasai diri sehingga terjadi kemiskinan, perusakan lingkungan hidup maupun perongrongan persaudaraan sejati. Menguasai diri memang tidak mudah, tetapi siapapun yang dapat menguasai diri pada umumnya tidak serakah serta sikap hidup terhadap orang lain senantiasa melayani, menghormati dan memuliakan. Sebaliknya orang yang tak dapat menguasai diri maka sikap terhadap orang lain akan menindas atau menyengsarakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Buah penguasaan diri adalah lembah lembut, sabar dan rendah hati dan dari hatinya bersuara "&lt;i&gt;TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera&lt;/i&gt;." (Bil 6:24-26). Kami berharap keutamaan penguasaan diri ini sedini mungkin dididikkan dan dibiasakan pada anak-anak di dalam keluarga dengan dan melalui teladan orangtua atau bapak-ibu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;(Mzm 67:2-3.5-6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;'SELAMAT TAHUN BARU 2012, DAN MARILAH HIDUP BARU SESUAI DENGAN KARISMA ATAU VISI-MISI KITA MASING-MASING"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;Ign 1 Januari 2012&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-2576347031093588718?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2576347031093588718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/2576347031093588718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2011/12/1-jan-2012.html' title='1 Jan 2012'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-3556302218631909879</id><published>2011-12-29T23:05:00.001-08:00</published><updated>2011-12-29T23:05:02.123-08:00</updated><title type='text'>31 des</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya tetapi dunia tidak mengenalNya"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(1Yoh 2:18-21; Yoh 1:1-18)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;i&gt;Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran&lt;/i&gt;. " (Yoh 1:1-14), demikian kutipan Warta Gembira hari ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 0pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;Yesus, Penyelamat Dunia, telah mendunia, hadir di tengah-tengah kita, Allah menjadi manusia seperti kita kecuali dalam hal dosa. Namun sebagaimana diwartakan oleh penginjil Yohanes tidak semua orang mengenalNya atau bahkan juga ada yang menolakNya, karena Ia tidak sebagaimana mereka impikan atau dambakan. Kiranya cukup banyak orang yang mendambakan bahwa Ia datang dengan kebesaranNya, namun Ia datang dalam kemiskinan dan kesederhanaanNya dan dengan demikian hanya mereka yang berjiwa miskin dan sederhana mampu menerima dan mengenalNya. Maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan kita semua untuk hidup berjiwa miskin dan sederhana dalam hidup sehari-hari kapan pun dan dimana pun. Berjiwa miskin dan sederhana antara lain berarti senantiasa dengan rendah hati terbuka terhadap segala kemungkinan dan kesempatan. Maka kami mengajak anda sekalian marilah di tahun yang akan datang ini kita dengan rendah hati terbuka terhadap segala kemungkinan dan kesempatan, terutama terbuka terhadap Penyelenggaraan Ilahi. Dengan kata lain kami berharap semoga di tahun baru yang akan datang kita sungguh hidup baru, yang ditandai oleh "&lt;i&gt;penuh kasih karunia dan kebenaran". &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt 9pt"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:Symbol;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="FONT:7pt &amp;#39;Times New Roman&amp;#39;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;"&lt;i&gt;Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita&lt;/i&gt;" (1Yoh 2:18-19). Kutipan ini mengingatkan kita agar dalam menempuh tahun 2012 yang akan datang kita sungguh hati-hati dan peka terhadap aneka godaan atau rayuan yang mengajak kita untuk berbuat jahat atau melakukan dosa. Cermati bahwa akan muncul orang-orang yang tak beriman yang berkehendak menggerogoti iman kita dengan dan melalui tawaran seperti uang/harta benda, kedudukan/jabatan atau kehormatan duniawi. Orang-orang yang bersikap mental materialistis pada umumnya dengan lembut dan halus merayu kita agar mengikuti cara hidup dan cara bertindaknya yang materialistis. Sekali lagi saya mengajak dan mengingatkan kita semua: marilah kita berjiwa miskin dan sederhana agar tidak mudah jatuh ke dalam dosa, mengikuti keinginan mereka yang bersikap mental materialistis. Marilah kita sadari dan hayati bahwa kita diciptakan oleh Allah untuk memuji, menghormati, melayani dan memuliakanNya demi keselamatan jiwa kita. Dengan kata lain marilah kita lebih mengutamakan keselamatan jiwa manusia daripada apa-apa yang bersifat phisik dalam cara hidup dan cara bertindak kita. Hendaknya memfungsikan apa-apa yang bersifat phisik seperti harta benda/uang, jabatan/kedudukan dan kehormatan duniawi sebagai bantuan atau wahana untuk lebih memuliakan, mengabdi, menghormati dan melayani Allah alias agar semakin suci, semakin beriman, semakin dikasihi oleh Allah dan sesama manusia. &lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;"&lt;i&gt;Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya&lt;/i&gt;." (Mzm 96:11-13)&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;"&gt;&lt;font size="3"&gt;Ign 31 Desember 2011&lt;/font&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7309419599842265060-3556302218631909879?l=imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3556302218631909879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7309419599842265060/posts/default/3556302218631909879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imankatolikgerejakatolikagamakatolik.blogspot.com/2011/12/31-des.html' title='31 des'/><author><name>Iman Katolik,  Agama Katolik, Gereja Katolik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VbSyl0K3cmY/SYia8WxbS8I/AAAAAAAAAAQ/t62QyPBxsBo/s1600-R/pic3_indeks.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7309419599842265060.post-7201178863129246743</id><published>2011-12-28T22:34:00.001-08:00</published><updated>2011-12-28T22:34:46.566-08:00</updated><title type='text'>30 des</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:12pt"&gt;"Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:center;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;(Kej 15:1-6; 21:1-3; Luk 2:36-40)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="TEXT-ALIGN:justify;MARGIN:0in 0in 10pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:&amp;#39;Times New Roman&amp;#39;,&amp;#39;serif&amp;#39;;FONT-SIZE:10pt"&gt;" &lt;i&gt;Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Dan setelah selesai se
